Computers & Electronics

BAHAN AJAR 4 PEMBELAJARAN MATERI BILANGAN BULAT New

Description
bahan ajar bilangan bulat
Published
of 24
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  PEMBELAJARAN BILANGAN BULAT DI KELAS RENDAH BAHAN AJAR 4 FACHRURAZI, M.Pd A. INDIKATOR  1.Memahami operasi hitung penjumlahan dengan menggunakan bantuan alat peraga kartu bilangan bermuatan dan garis bilangan.2.Memahami operasi hitung pengurangan dengan menggunakan bantuan alat peraga kartu bilangan bermuatan dan garis bilangan.3.Memahami operasi hitung perkalian dengan menggunakan bantuan alat peraga kartu bilangan bermuatan dan garis bilangan.4.Memahami operasi hitung pembagian dengan menggunakan bantuan alat peraga kartu bilangan bermuatan dan garis bilangan. B. TUJUAN 1.Setelah mempelajari bahan ajar ini anda diharapkan memahami operasihitung penjumlahan dengan menggunakan bantuan alat peraga kartubilangan bermuatan dan garis bilangan.2.Setelah mempelajari bahan ajar ini anda diharapkan memahami operasihitung pengurangan dengan menggunakan bantuan alat peraga kartubilangan bermuatan dan garis bilangan.3.Setelah mempelajari bahan ajar ini anda diharapkan memahami operasihitung perkalian dengan menggunakan bantuan alat peraga kartu bilanganbermuatan dan garis bilangan. 25 Pembelaa!a" Ma#ema#$%a SD Kela& Re"da' e(Ma#e!$ T!a"&)e! Melal*$ PDITT  4.Setelah mempelajari bahan ajar ini anda diharapkan memahami operasihitung pembagian dengan menggunakan bantuan alat peraga kartubilangan bermuatan dan garis bilangan. C.DESKRIPSI MATERI+. K"&e- B$la"a" B*la# Bilangan adalah sebuah konsep yang kompleks dan multi bentuk (Walle,22!. "emahaman yang kaya akan bilangan yang merupakan pemahamanrerasional. Berbi#ara tentang bilangan maka tidak terlepas dari membilang.Membilang adalah memberitahu berapa banyak anggota di dalam sebuahhimpunan. Bilangan juga berhubungan satu sama lainnya melalui berma#am$ma#am operasi. Sebagai #ontoh bilangan % adalah lebih dari &, tiga krangnyadari '. da berbagai ma#am kategori bilangan, mulai dari bilangan komplekssampai bilangan prima. di antara bilangan tersebut tidak asing bagi kita aadalahbilangan bulat. )ari bilangan bulat diturunkan bilangan negati* dan bilangan#a#ah. Bilangan #a#ah menurunkan bilangan asli dan bilangan nol. +erakhirbilangan asli menurunkan bilangan prima, ganjil, genap, dan bilangan komposit."ada kesempatan berikutnya kita akan membi#arakan mengenai bilangan bulatdan operasinya. )engan mengetahui tentang bilangan bulat, maka anda jugadiyakini akan memahami bilangan yang lain turunan dari bilangan bulat.Bilangan$bilangan bulat memuat ide tentang laan dalam bilangan,sehingga setiap bilangan mempunyai ukuran positi* dan negati* atau hubungannegati* dengan bilangan lain. Bilangan negati* adalah laan dari bilangan positi* dengan ukuran yang sama. -impunan bilangan bulat dapat dikelompokkan 26 Pembelaa!a" Ma#ema#$%a SD Kela& Re"da'e(Ma#e!$ T!a"&)e! Melal*$ PDITT  menjadi tiga himpunan bagian, yaitu bilangan bulat positi* 1,2,3,4,&,.../, nol/, dan Bilangan bulat negati* ...,$&,$4,$3,$2,$1/. /. O-e!a&$ B$la"a" B*la# Sering kita jumpai kasus baha sisa sekolah dasar, bahkan sisasekolah menengah ke atas sekalipun mengalami kesulitan dalam melakukanoperasi hitung bilangan bulat. 0esulitan yang sangat sering dialami adalahketika berhadapan dengan soal operasi hitung bilangan bulat yang melibatkanbilangan negati* atau pada operasi pengurangan, di mana bilangan yang kedualebih dari bilangan pertama. Sebagai #ontoh adalah ketika sisa harusmengoperasi 2  4, mayoritas sisa merespon hasilnya adalah 2, bahkan adayang menjaab baha 2$4 tidak bisa diselesaikan. "ada penjelasan berikutnyakita akan membahas mengenai model yang digunakan untuk operasi bilanganbulat dan #ara penerapannya dalam pembelajaran untuk mengatasi masalahyang telah disebutkan di atas.)ua model yang populer untuk membantu sisa memahami operasibilangan bulat. Model yang pertama sering kita kenal dengan nama kartubilangan bermuatan positi* dan negati*. Model ini ditandai dengan adanya duakartu, yaitu satu kartu bermuatan positi* dan satu kartu bermuatan negati*.ntuk menandai dua kartu tersebut berikutnya kita sepakati dua arna untuk meakili masing$masing positi* dan negati*. )alam penggunaan kartu bilanganini, maka guru harus menjelaskan dulu kepada sisa mengenai aturanpenggunaanya. dapun beberapa aturan "enggunaan 0artu Bilanganbermuatan adalah sebagai berikut 27 Pembelaa!a" Ma#ema#$%a SD Kela& Re"da'e(Ma#e!$ T!a"&)e! Melal*$ PDITT   0artu bilangan bermuatan ini terdiri dari dua arna (boleh arna apa saja!yaitu kartu arna kuning menunjukkan bilangan positi*, sedangkan kartuarna merah menunjukkan bilangan negati*.  ntuk satu kartu arna kuning bernilai 1 dan untuk satu kartu arna merah bernilai $1  ntuk sebuah kartu yang kuning (positi*! dipasangkan dengan kartu yang merah maka hasilnya adalah nol (!  ntuk tanda operasi, jika tanda operasi penjumlahan (!, maka kartubertambah dari semula. 5ika tanda operasi pengurangan ($!, maka kartuberkurang dari semula.  Berikut ini ada beberapa #ontoh 6lustrasi penggunaan kartunya penjumlahanyaitu = + = (+  Model lain yang digunakan untuk memahami operasi bilangan adalahgaris bilangan. Model ini agak bersi*at tradisional dan bersi*at matematis.Bilangan$bilangan positi* dan negati* diukur dengan arah kekanan dan kekiridari titik . )engan ketentuan baha bilangan negati* berada disebelah kiri noldan bilangan positi* berada di sebelah kanan nol. Seperti halnya pada kartubilangan, maka pada garis bilangan juga perlu dijelaskan aturan 28 Pembelaa!a" Ma#ema#$%a SD Kela& Re"da'e(Ma#e!$ T!a"&)e! Melal*$ PDITT  penggunaannya. dapun beberapa aturan "enggunaan garis bilangan adalah sebagai berikut1!rah panah7gambar orang mula$mula berada pada posisi bilangan  dan menghadap ke arah bilangan positi*.2!turan tanda bilangan.  Bilangan positi* (! berarti menunjukkan baha arah panah7boneka maju sebanyak bilangan yang tertera.  Bilangan negati* ($! berarti menunjukkan baha arah panah7boneka mundur sebanyak bilangan yang tertera.3!turan 8perasi  8perasi "enjumlahan (! berarti arah panah7boneka tetap seperti semula.  8perasi "engurangan ($! berarti arah panah7boneka berubah. 5ika sebelumnya kekanan maka menjadi kekiri, begitu juga sebaliknya.Meskipun dua model tersebut nampak sangat berbeda, keduanya miripse#ara matematis. Mengenai model mana yang paling #o#ok digunakan,maka kedua model tersebut #o#ok untuk diterapkan. 5ika demikian asumsikita, maka penjelasan berikutnya akan menjelaskan bagaimana #arapenerapan kedua model tersebut dalam penyelesaian soal untuk bilanganbulat. 29 Pembelaa!a" Ma#ema#$%a SD Kela& Re"da'e(Ma#e!$ T!a"&)e! Melal*$ PDITT
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks