Small Business & Entrepreneurship

BATUK

Description
BATUK
Published
of 9
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  BATUK  Batuk merupakan upaya pertahanan paru terhadap berbagai rangsangan yang ada.Batuk adalah refleks normal yang melindungi tubuh kita. Tentu saja bila batuk itu berlebihan, ia akan menjadi amat mengganggu. Penelitian menunjukkan bahwa pada penderita batuk kronik didapat 628 sampai 76 kali batuk! hari. PenderitaTB paru jumlah batuknya sekitar "27 kali!hari dan penderita influen#a bahkansampai $%.% kali!hari.Penelitian epidemiologi telah menunjukkan bahwa batuk kronik banyak  berhubungan dengan kebiasaan merokok. &ua puluh lima persen dari merekayang merokok !2 bungkus!hari akan mengalami batuk'batuk, sementara dari penderita yang merokok  bungkus per hari akan ditemukan kira'kira $() yang batuk kronik. *ebagian besar dari perokok berat yang merokok 2 bungkus!hariakan mengeluh batuk'batuk kronik. Penelitian berskala besar di +* jugamenemukan bahwa 22) non perokok juga menderita batuk yang antara laindisebabkan oleh penyakit kronik, polusi udara dan lain'lain. DEFINISI Batuk dalam bahasa latin disebut tussis  adalah refleks yang dapat terjadi searatiba'tiba dan sering berulang'ulang yang bertujuan untuk membantumembersihkan saluran pernapasan dari lendir besar, iritasi, partikel asing danmikroba. Batuk dapat terjadi seara sukarela maupun tanpa disengaja.Batuk merupakan suatu tindakan refleks pada saluran pernafasan yang digunakanuntuk membersihkan saluran udara atas. Batuk kronis berlangsung lebih dari 8minggu yang umum di masyarakat. Penyebab termasuk merokok, paparan asaprokok, dan paparan polusi lingkungan, terutama partikulat. Etiologi batuk -enurut -owan /2((60 batuk bisa terjadi seara 1olunter tetapi selalunyaterjadi akibat respons in1olunter akibat dari iritasi terhadap infeksi seperti infeksisaluran pernafasan atas maupun bawah, asap rokok, abu dan bulu hewan terutamakuing. +ntara lain penyebab akibat penyakit respiratori adalah seperti asma,  postnasal drip , penyakit pulmonal obstruktif kronis, bronkiektasis, trakeitis, croup , dan fibrosis interstisial. Batuk juga bisa terjadi akibat dari refluks gastro'esofagus atau terapi inhibitor  ACE / angiotensin-converting enzyme 0. *elain itu, paralisis pita suara juga bisa mengakibatkan batuk akibat daripada kompresi nervus laryngeus misalnya akibat tumor. REFLEKS BATUK efleks batuk terdiri dari $ komponen utama3 yaitu reseptor batuk, serabut saraf aferen, pusat batuk, susunan saraf eferen dan efektor. Batuk bermula dari suaturangsang pada reseptor batuk. eseptor ini berupa serabut saraf non mielin halusyang terletak baik di dalam maupun di luar rongga toraks. 4ang terletak di dalamrongga toraks antara lain terdapat di laring, trakea, bronkus dan di pleura. 5umlahreseptor akan semakin berkurang pada abang'abang bronkus yang keil, dansejumlah besar reseptor didapat di laring, trakea, karina dan daerah perabangan bronkus. eseptor bahkan juga ditemui di saluran telinga, lambung, hilus, sinus paranasalis, perikardial dan diafragma.  *erabut aferen terpenting ada pada abang ner1us 1agus, yang mengalirkanrangsang dari laring, trakea, bronkus, pleura, lambung dan juga rangsang daritelinga melalui abang +rnold dari n. agus. er1us trigeminus menyalurkanrangsang dari sinus paranasalis, ner1us glosofaringeus menyalurkan rangsang darifaring dan ner1us frenikus menyalurkan rangsang dari perikardium dan diafragma. Tabel 1 . omponen refleks batuk  ReseptorAferenPusat batukEferenEfektor 9aringTrakeaBronkusTelingaPleura9ambung:idung*inus paranasalis;aringPerikardium&iafragma<abang ner1us1aguser1ustrigeminus er1usglosofaringwus er1us frenikusTersebar merata dimedulaoblongata dekat pusat pernafasan, di bawah kontrol pusat yanglebih tinggi er1us1aguser1usfrenikusinterostal danlumbaris*araf'saraf trigeminus,fasialis,hipoglosus, danlain'lain9aring. Trakea dan bronkus&iafragma,otot'otot interostal,abdominal, dan ototlumbal=tot'otot salurannafas atas, dan otot'otot bantu nafas*erabut aferen membawa rangsang ini ke pusat batuk yang terletak di medulaoblongata, di dekat pusat pemapasan dan pusat muntah. emudian dari sini olehserabut'serabut eferen n. agus, n. ;renikus, n. >nterkostal dan lumbar, n.Trigeminus, n. ;asialis, n. :ipoglosus dan lain'lain menuju ke efektor. ?fektor initerdiri dari otot'otot laring, trakea, brrmkus, diafragma, otot'otot interkostal danlain'lain. &i daerah efektor inilah mekanisme batuk kemudian terjadi.   enis!"enis Batuk -enurut &ipinigaitis /2((@0 batuk seara definisinya bisa diklasifikasikanmengikut waktu yaitu batuk akut yang berlangsung selama kurang dari tigaminggu, batuk sub'akut yang berlangsung selama tiga hingga delapan minggu dan batuk kronis berlangsung selama lebih dari delapan minggu.. Batuk +kut Batuk akut berlangsung selama kurang dari tiga minggu dan merupakan simptomrespiratori yang sering dilaporkan ke praktik dokter. ebanyakan kasus batuk akutdisebabkan oleh infeksi 1irus respiratori yang merupakan  self-limiting dan bisasembuh selama seminggu /:aAue, 2(($0. &alam situasi ini, batuk merupakansimptom yang sementara dan merupakan kelebihan yang penting dalam proteksisaluran pernafasan dan pembersihan mukus. alau bagaimanapun, terdapat permintaan yang tinggi terhadap obat batuk bebas yang kebanyakannyamempunyai bukti klinis yang sedikit dan waktu yang diambil untuk konsultasi kedokter tentang simptom batuk /&ipinigaitis, 2((@0. 2. Batuk ronis Batuk kronis berlangsung lebih dari delapan minggu. Batuk yang berlangsungseara berterusan akan menyebabkan kualitas hidup menurun yang akanmembawa kepada pengasingan sosial dan depresi klinikal /:aAue, 2(($0.Penyebab sering dari batuk kronis adalah penyakit refluks gastro'esofagus,  rinosinusitis dan asma. Terdapat juga golongan penderita minoritas yang batuk tanpa dengan diagnosis dan pengobatan diklasifikasikan sebagai batuk idiopatik kronis. Batuk golongan ini masih berterusan dipertanyakan apa sebenarnya penyebabnya yang pasti /:aAue, 2(($0. PEN#EBAB BATUK Batuk dapat terjadi akibat berbagai penyakit!proses yang merangsang reseptor  batuk. *elain itu, batuk juga dapat terjadi pada keadaan'keadaan psikogenik tertentu. Tentunya diperlukan pemeriksaan yang seksama untuk mendeteksikeadaan'keadaan tersebut. &alam hal ini perlu dilakukan anamnesis yang baik, pemeriksaan fisik, dan mungkin juga pemeriksaan lain seperti laboratorium darahdan sputum, rontgen toraks, tes fungsi paru dan lain'lain.   Tabel $ . Beberapa penyebab batuk  Iritan % • okok  • +sap • *= 2 • as di tempat kerja &ekanik % • etensi sekret bronkopulmoner  • Benda asing dalam saluran nafas • Postnasal drip • +spirasi Pen'akit paru obstruktif % • Bronkitis kronis • +sma • ?mfisema • ;ibrosis kistik  • Bronkiektasis Pen'akit paru restriktif % • Pnemokoniosis • Penyakit kolagen • Penyakit granulomatosa Infeksi % • 9aringitis akut • Bronkitis akut • Pneumonia • Pleuritis • Perikarditis Tu(or % • Tumor laring • Tumor paru Psikogenik   C  &EKANIS&E BATUK Pada dasarnya mekanisme batuk dapat dibagi menjadi tiga fase, yaitu faseinspirasi, fase kompresi dan fase ekspirasi /literatur lain membagi fase batuk menjadi % fase yaitu fase iritasi, inspirasi, kompresi, dan ekspulsi0. Batuk biasanya bermula dari inhalasi sejumlah udara, kemudian glotis akan menutup dan tekanandi dalam paru akan meningkat yang akhirnya diikuti dengan pembukaan glotisseara tiba'tiba dan ekspirasi sejumlah udara dalam keepatan tertentu.;ase inspirasi dimulai dengan inspirasi singkat dan epat dari sejumlah besar udara, pada saat ini glotis seara refleks sudah terbuka. olume udara yangdiinspirasi sangat ber1ariasi jumlahnya, berkisar antara 2(( sampai "$(( ml diatas kapasitas residu fungsional. Penelitian lain menyebutkan jumlah udara yangdihisap berkisar antara $() dari tidal volume sampai $() dari kapasitas 1ital.+da dua manfaat utama dihisapnya sejumlah besar 1olume ini. Pertama, 1olumeyang besar akan memperkuat fase ekspirasi nantinya dan dapat menghasilkanekspirasi yang lebih epat dan lebih kuat. -anfaat kedua, 1olume yang besar akan  memperkeil rongga udara yang tertutup sehingga pengeluaran sekret akan lebihmudah. )a(bar 1 . *kema diagram menggambarkan aliran dan perubahan tekanansubglotis selama, fase inspirasi, fase kompresi dan fase ekspirasi batuk *etelah udara di inspirasi, maka mulailah fase kompresi dimana glotis akantertutup selama (,2 detik. Pada masa ini, tekanan di paru dan abdomen akanmeningkat sampai $( (( mm:g. Tertutupnya glotis merupakan iri khas batuk,yang membedakannya dengan manu1er ekspirasi paksa lain karena akanmenghasilkan tenaga yang berbeda. Tekanan yang didapatkan bila glotis tertutupadalah ( sampai (() lebih besar daripada ara ekspirasi paksa yang lain. &i pihak lain, batuk juga dapat terjadi tanpa penutupan glotis.   )a(bar $ . ;ase Batuk  C   emudian, seara aktif glotis akan terbuka dan berlangsunglah fase ekspirasi.Ddara akan keluar dan menggetarkan jaringan saluran napas serta udara yang adasehingga menimbulkan suara batuk yang kita kenal. +rus udara ekspirasi yangmaksimal akan terapai dalam waktu "($( detik setelah glotis terbuka, yangkemudian diikuti dengan arus yang menetap. eepatan udara yang dihasilkandapat menapai 6.((( sampai 2%.((( m per menit, dan pada fase ini dapatdijumpai pengurangan diameter trakea sampai 8(). C  K*&PLIKASI omplikasi tersering adalah keluhan non spesifik seperti badan lemah, anoreksia,mual dan muntah. -ungkin dapat terjadi komplikasi'komplikasi yang lebih berat, baik berupa kardio1askuler, muskuloskeletal atau gejala'gejala lain.Pada sistem kardio1askuler dapat terjadi bradiaritmia, perdarahan subkonjungti1a,nasal dan di daerah anus, bahkan ada yang melaporkan terjadinya henti jantung.Batuk'batuk yang hebat juga dapat menyebabkan terjadinya pneumotoraks, pneumomediastinum, ruptur otot'otot dan bahkan fraktur iga.   omplikasi yang sangat dramatis tetapi jarang terjadi adalah Cough syncope atau Tussive syncope. eadaan ini biasanya terjadi setelah batuk'batuk yang paroksismal dan kemudian penderita akan kehilangan kesadaran selama E (detik. Cough syncope terjadi karena peningkatan tekanan serebrospinal searanyata akibat peningkatan tekanan intratoraks dan intraabdomen ketika batuk. )a(bar + . oplikasi Batuk  DIA)N*SIS DIFERENSIAL Batuk pada anak'anak bisa berupa refleks fisiologis yang normal atau karena penyakit yang mendasari. Pada anak'anak yang sehat mungkin normal tanpaadanya penyakit dapat ditemukan batuk sepuluh kali dalam sehari. Penyebab paling umum dari batuk subakut akut adalah infeksi saluran pernafasan 1irus.Pada orang dewasa dengan batuk kronis /F 8 minggu0 lebih dari @() kasusdisebabkan oleh pasa tetes hidung, asma, bronkitis, dan penyakit refluksgastroesophageal.  enis!"enis *bat Batuk -enurut Beers /2(("0 batuk memiliki peran utama dalam mengeluarkan dahak dan membersihkan saluran pernafasan, maka batuk yang menghasilkan dahak umumnya tidak disupresikan. 4ang diutamakan adalah pengobatan kausa sepertiinfeksi, airan di dalam paru, atau asma. -isalnya, antibiotik akan diberikanuntuk infeksi atau inhaler bisa diberi kepada penderita asma. Bergantung pada
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks