Screenplays & Play

BENEFITS OF USING GEOGRAPHY LEARNING MEDIA SMPN 16 IN PALANGKA RAYA MANFAAT PENGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN GEOGRAFI SMPN 16 DI PALANGKA RAYA

Description
This study aims to find out about 1). availability of media conditions, 2). utilization of instructional media, 3). difficulties encountered and 4). efforts to benefit learning media geography SMPN 16 in Palangka Raya. This research is a descriptive
Published
of 7
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
   Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan BALANGAISSN 2338-426X   Vol. 5 No. 1 Januari-Juni 2017 B ENEFITS OF U SING G EOGRAPHY  L EARNING M EDIA  SMPN 16 IN P  ALANGKA  R   AYA  M ANFAAT P ENGUNAAN  M EDIA P EMBELAJARAN  G EOGRAFI  SMPN 16 DI P ALANGKA  R AYASilvia Arianti 1) 1) Program Studi Pendidikan Geografi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,Universitas PGRI Palangka RayaJl. Hiu Putih, Tjilik Riwut Km 7, Palangka Raya 73113e-mail: silvia.aryanti1985@gmail.com ABSTRACT This study aims to find out about 1). availability of media conditions, 2). utilization of instructional media, 3). difficulties encountered and 4). efforts to benefit learning mediageography SMPN 16 in Palangka Raya. This research is a descriptive research. Research data isquantitative data. The study was conducted at SMPN 16 in Palangka Raya. Population in thisresearch is all teacher of SMPN geography in School and student of SMPN 16. Data collectingin this research is by using questionnaire method, interview and observation. The analysistechnique used is descriptive statistical analysis. The results showed that 1). The availability of geography learning media at SMPN 16 includes: a). The types of media that most schools haveare maps, atlases and globes b). Number of media including less category and c). Thecondition of learning media is quite good. 2). The benefits of learning media geography SMPN16 in Palangka Raya can be seen from: media variations are moderate; The driving factor of selecting media is high; Students responses are high percent and student opportunities aremoderate, 3). The difficulties faced by teachers are high. These difficulties include limitedavailability of media, personnel, cost, and time. 4) Efforts made teachers are moderate,Efforts by teachers include: teachers seek to organize media by asking through schools, self-employed by making, searching, borrowing or buying themselves, assigning to students anddonations. Keywords:  media, learning, geography ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang 1). ketersediaan media kondisi, 2).pemanfaatan media pembelajaran, 3). kesulitan yang dihadapi dan 4). upaya manfaat mediapembelajaran geografi SMPN 16 di Palangka Raya. Penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif. Data penelitian merupakan data kuantitatif. Penelitian dilakukan di SMPN 16 diPalangka Raya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh guru geografi SMPN di Sekolahdan siswa SMPN 16 Pengambilan data dalam penelitian ini adalah dengan menggunakanmetode angket, wawancara dan observasi. Teknik analisis yang digunakan adalah analisisstatistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Ketersediaan media pembelajarangeografi di SMPN 16 meliputi: a). jenis media yang paling banyak dimiliki sekolah adalah peta,atlas dan globe b). jumlah media termasuk kategori sedang dan c). kondisi mediapembelajaran tergolong baik. 2). manfaat media pembelajaran geografi SMPN 16 di PalangkaRaya dapat dilihat dari: variasi media tergolong tinggi; faktor pendorong memilih mediatergolong; tanggapan siswa tergolong sedang dan kesempatan siswa tergolong tinggi. 3).Kesulitan yang dihadapi guru tergolong tinggi. Kesulitan tersebut antara lain terbatasnya:ketersediaan media, tenaga, biaya, dan waktu. 4) Upaya yang dilakukan guru tergolongsedang. Upaya yang dilakukan guru antara lain: guru mengusahakan untuk mengadakanmedia dengan cara meminta melalui sekolah, mengusahakan sendiri dengan membuat,mencari, meminjam maupun membeli sendiri, menugaskan kepada siswa dan sumbangan. Kata kunci : media, pembelajaran, geografi 81  Silvia Arianti   Vol. 5 No. 1 Januari-Juni 2017  Jurnal Pendidikan Teknologi dan KejuruanBALANGAISSN 2338-426X  PENDAHULUAN Pendidikan merupakan bagian yang pentingbagii pembangunan suatu bangsa. Pendidikanberkualitas akan menghasilkan sumber daya manusiaberkualitas yang dapat menunjang pembangunannasional. Pendidikan mampu mengantarkan siswamenuju perubahan-perubahan tingkah lakuintelektual, moral maupun sosial agar dapat hidupmandiri sebagai individu dan makhluk sosial. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003menyatakan bahwa pendidikan bertujuan untukberkembangnya potensi peserta didik agar dapatmenjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepadaTuhan yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat,berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warganegara yang demokratis serta bertanggung jawab.Keberhasilan pelaksanaan pendidikan ditentukansituasi kondusif dan sarana yang baik. Selain itu perantenaga kependidikan terutama guru dalam membina,mendidik dan mengajar siswa di sekolah melaluiproses pembelajaran juga penting. Perkembanganmedia pembelajaran memang mengikutiperkembangan teknologi pendidikan. Berkembangnyaparadigma dalam teknologi pendidikanmempengaruhi perkembangan media pembelajaran.Paradigma tersebut antara lain: pertama, mediapembelajaran sama dengan alat peraga audio visualyang dipakai instruktur untuk menjelaskan tugasnya.Kedua, media dipandang sebagai sesuatu yangdikembangkan secara sistemik serta berpegang padakaidah komunikasi. Ketiga, media dipandang sebagaibagian integral dalam sistem pembelajaran, karenaitu ada perubahan pada komponen-komponen laindalam proses pembelajaran. Media pembelajaranyang keempat lebih dipandang sebagai salah satusumber yang dengan sengaja dan bertujuandikembangkan dan dimanfaatkan untuk keperluanbelajar (Rudi Susilana dan Cepi Riyana, 2008: 8).Proses belajar itu penting, kenyataannya terdapatbeberapa penghambat proses belajar, Asnawir danBasyiruddin Usman sebagaimana dikutip olehMusfiqon (2012: 21), yaitu: verbalisme, perhatianbercabang, kekacauan penafsiran, tidak adanyatanggapan, kurang perhatian, keadaan fisik,lingkungan yang mengganggu, dan sikap pasif anakdidik. Penghambat yang berasal dari guru yaitu sikapverbalisme guru dalam menerangkan pelajaran, haltersebut dipengaruhi metode pembelajaran yangdigunakan yaitu ceramah sehingga komunikasibersifat satu arah. Penghambat dari siswa yaitu siswaakan merasa bosan, perhatian siswa menjadibercabang, kurang motivasi dan kurang aktif dalampembelajaran. Penyampaian materi pembelajarandengan menggunakan media memiliki beberapakelebihan dibanding hanya secara verbal. Tugas gurusemakin ringan dalam menyampaikan isi materipembelajaran. Materi pembelajaran akan semakin jelas dan mudah diterima oleh siswa. Media jugaberfungsi untuk membantu siswa meningkatkanpemahaman, membangkitkan keinginan belajar,penyajian data dengan menarik dan terpercaya,memudahkan penafsiran dan memadatkan informasi.Mata pelajaran geografi adalah matapelajaran yang mengkaji muka bumi dan segalasesuatu yang berada di atasnya seperti penduduk,flora, fauna, iklim, udara dan segala interaksinya.Mata pelajaran geografi sebenarnya sangat menarikkarena berkaitan langsung dengan aktifitas sehari-harisetiap manusia khususnya peserta didik.Kenyataannya peserta didik justru merasa bosandengan pelajaran ini. Hal ini terbukti denganperhatian yang rendah dari siswa dalam mengikutikegiatan belajar mengajar Geografi seperti yangterlihat pada saat observasi. Berdasarkan observasidilakukan di SMPN 16 di Palangka Raya, dalamproses pembelajaran geografi terdapat beberapaguru yang jarang memanfaatkan media pembelajarandisebabkan oleh beberapa faktor, antara lainketerbatasan ketersediaan media (baik dari jumlah, jenis dan kondisi), biaya yang terbatas, kesulitan gurudalam memanfaatkan media, guru kurang terampil,kurangnya upaya untuk dapat memanfaatkan mediadan waktu yang tersedia kurang memadahi.Pengertian media pembelajaran, kata media berasaldari bahasa latin dan merupakan bentuk jamak darikata  medium  yang secara harfiah berarti perantaraatau pengantar. Media adalah perantara ataupengantar pesan dari pengirim ke penerima pesan.Banyak ahli yang telah berpendapat tentangpengertian media. Menurut Arif S. Sadiman (2011: 6)media adalah berbagai jenis komponen dalamlingkungan siswa yang dapat merangsang untukbelajar. Media pembelajaran yang ada saat ini sangatberagam jenisnya. Keberagaman media dipengaruhioleh perkembangan zaman yang semakin maju. Jenismedia beragam mulai dari yang sederhana, sampaipada media yang cukup rumit dan canggih. Gunamempelajari berbagai jenis media, karakter, dankemampunnya, maka ada pengklasifikasian jenismedia. Beberapa jenis media pembelajaran yang bisadigunakan dalam proses pembelajaran, menurutSyaiful Bahri Djamarah dan Aswan Zain (1997: 140-142) macam media pembelajaran yaitu: dilihat dari jenisnya, media dibagi dalam media auditif, mediavisual dan media audio visual. Berikut penjelasanterkait media-media tersebut. Pertama, media auditif adalah media yang penggunaannya menekankanaspek pendengaran (suara). Indera pendengaranmerupakan alat utama dalam penggunaan media ini.Media auditif contohnya  cassette recorder  , radio,piringan hitam. Kedua, media visual adalah mediayang hanya mengandalkan indera penglihatan. Mediavisual merupakan media yang familiar dan seringdigunakan guru dalam pembelajaran. Media visual 82  Silvia Arianti   Vol. 5 No. 1 Januari-Juni 2017  Jurnal Pendidikan Teknologi dan KejuruanBALANGAISSN 2338-426X  dapat memperlancar pemahaman dan memperkuatingatan, contoh media visual yaitu gambar, diagram,grafik, peta. Ketiga, media audio visual adalah mediayang mempunyai unsur suara dan unsur gambar,contoh video, film dan televisi. Pembelajaran geografihakikatnya adalah pengajaran mengenai gejalageografi yang tersebar di permukaan bumi untukmemberikan citra tentang persebaran dan lokasigejala-gejala kepada anak didik (Omi Kartawidjaja,1988: 60). Pembelajaran geografi dapat dilakukandengan metode ceramah, tanya jawab dan diskusi.Pembelajaran geografi akan lebih efektif apabilamenggunakan suatu alat peraga atau denganditunjukan pada sebuah media. Proses pembelajaranmemiliki dua unsur yang menonjol yakni metodepembelajaran dan media pembelajaran sebagai alatbantu mengajar. Media memiliki beberapa fungsiyaitu untuk menarik perhatian siswa saat menerimapelajaran dan pada akhirnya pencapaian hasil belajardapat memuaskan. Menurut Azhar Arsyad (2006: 16)terdapat empat fungsi media pembelajaran,khususnya media visual yaitu fungsi atensi, afektif,kognitif dan kompensatoris.Berdasarkan ulasan di atas diharapkan melaluipenelitian ini mampu menentukan faktor-faktor yangmempengaruhi. Berdasarkan uraian latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan masalah sebagai berikut:1. Guru verbalis, siswa tidak aktif dalampembelajaran.2. Metode pembelajaran kurang bervariasi, siswamerasa bosan mengikuti pelajaran.3. Adanya keterbatasan ketersediaan (jenis, jumlah dan kondisi) media pembelajarangeografi SMPN 16 di Palangka Raya.4. Kurangnya pemanfaatan media pembelajarangeografi SMPN 16 di Palangka Raya.5. Adanya kesulitan-kesulitan yang dihadapi olehguru terkait dengan pemanfaatan mediapembelajaran geografi SMPN 16 di PalangkaRaya.6. Kurangnya upaya untuk dapat memanfaatkanmedia pembelajaran geografi SMPN 16 diPalangka Raya.Batasan dan ruang lingkup penelitian ini adalah1. Lingkup konstruksi yang ditinjau adalah di KotaPalangka Raya.2. Ketersedian Jenis, jumlah dan kondisipembelajaran Geografi.3. Manfaat Media Pembelajaran Geografi di SMPN4. Kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh gurugeografi terkait dengan pemanfaatan mediapembelajaran geografi.Tujuan penelitian ini adalah:1. Pemanfaatan media pembelajaran geografiSMPN 16 di Palangka Raya.2. Kesulitan-kesulitan yang dihadapi oleh guruterkait dengan pemanfaatan mediapembelajaran geografi SMPN 16 di PalangkaRaya.3. Upaya yang dilakukan oleh guru geografi untukdapat memanfaatkan media pembelajarangeografi SMPN 16 di Palangka Raya.Hasil penelitian ini diharapkan dapatbermanfaat:1. Untuk sekolah-sekolah SMPN di Palangka Rayaagar dapat menggunaka media pembelajarangeografi pada proses pembelajaran.2. Untuk guru-guru agar dapat mengatasi kesulitan-kesulitannya dalam masalah media pembelajaranGeografi. METODE PENELITIAN Kerangka berpikr penelitian dapat dilihat pada Gambar1. Gambar 2 menunjukkan diagram alir penelitian yangtelah dilakukan. 83  Silvia Arianti   Vol. 5 No. 1 Januari-Juni 2017  Jurnal Pendidikan Teknologi dan KejuruanBALANGAISSN 2338-426X  Gambar 1. Kerangka Pikir PenelitianGambar 2. Diagram Alir Penelitian DATA DAN PEMBAHASAN Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuitentang pemanfaatan media pembelajaran geografiSMP di SMPN 16 Palangka Raya, yang meliputiketersediaan media pembelajaran, pemanfaatanmedia, hambatan-hambatan pemanfaatan dan upayayang dilakukan oleh guru geografi dalammemanfaatkan media geografi SMP di SMPN 16Palangka Raya. Pengambilan data dilakukan dengancara mengumpulkan angket guru, angket siswa,observasi dan wawancara. SMPN 16 telah memilikimedia jenis peta, atlas dan globe. Sedangkan media jenis model realia dan video dimiliki 100 persen, slidedimiliki oleh 100 persen, gambar dan realia dimilikioleh 100 persen,  handout   dimiliki 100 persen sekolah, jenis media yang paling sedikit dimiliki oleh sekolah. 84  Silvia Arianti   Vol. 5 No. 1 Januari-Juni 2017  Jurnal Pendidikan Teknologi dan KejuruanBALANGAISSN 2338-426X  Tabel 1. Jumlah Media yang tersedia di SMPN 16No JENIS MEDIA Jumlah sekolah f   % 1  atlas  1 100 2  film/video   1 100 3  gambar   1  100 4  globe  1 100 5  grafik  /chart     1  100 6  handout     1  100 7  model realia  1 100 8  peta  1 100 9  realia   1  10010 slide   1  100Total jumlah  10 - -%  100  - - Sumber: Data Primer, Tahun 2015 Berdasarkan  Tabel 1 perhitungan tentang jumlahmedia yang tersedia di sekolah maka skor kategoridapat dibagi dalam kategori jumlah media banyakapabila x > 121, cukup apabila jumlah media 73    x< 12, kurang apabila x < 73. Jumlah media.Tabel 2. Jumlah MediaSkor Kategori JumlahMedia Jumlah Persentase(%)x > 121 tinggi73   x < 121 sedang 90 100x < 73 rendahJumlah 100 Sumber: Data Primer, Tahun 2015 Pemanfaatan media yang diperoleh berdasarkanhasil wawancara dengan guru geografi SMP di SMPN16 Palangka Raya. Hal tersebut dipengaruhiketersediaan media yang masih terbatas, tenaga,kesesuaian dengan materi, metode, tujuanpembelajaran geografi. Pemakaian media berupapeta paling umum digunakan. Sekolah yang telahmemiliki fasilitas pendukung media komputer,proyektor LCD lebih sering menggunakan mediaberupa slide dan film/video .  Pemanfaatan mediadalam pembelajaran geografi yang bervariasi baik darisegi jenis dan jumlahnya akan membantu gurumengajar maupun siswa dalam menerima materiyang disampaikan. Pemanfaatan media akanberpengaruh pada waktu yang digunakan, semakinefisien, selain itu tujuan dari pembelajaran yang ingindicapai juga akan semakin mudah dicapai.Tabel 3. Variasi media Skor Kategori Variasi Media Guru SiswaJmlh Persentase (%) Jmlh Persentase (%)x  6  tinggi 27 1004   x < 6 sedang 3 100x < 4 rendahJumlah 3 100 27 100Sumber: Data Primer, Tahun 2015 Pemanfaatan media dalam pembelajarangeografi yang yang tepat didasarkan atas berbagaikriteria dalam menentukan pemilihan media. Faktorpendorong tersebut antara lain dengan mengukurtingkat perencanaan media, ketersediaan media,kesesuaian dengan materi, waktu dan keterampilanguru dalam memanfaatkan media. 85
Search
Tags
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks