School Work

Tech Edible Oil 3nd

Description
Technology Edible Oil 3rd Oil and Fat Course Agricultural Technology Department Agriculture Faculty Lampung University Ir. Ribut Sugiharto, M.Sc.
Categories
Published
of 7
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung OIL PURIFICATION 1  Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung DEGUMMING  DEFINISI: ! Memisahkan/mengeluarkan gum (senyawa phosphate) dalam minyak kasar (  crude oil   ). TUJUAN: ! Menmudahkan proses penyimpanan dan pengangkutan. ! Memudahkan proses pemurnian berikutnya (caustic refining dan bleaching). ! Menghasilkan lecithin. 2  Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung . DEGUMMING Crude oil from extractionFiltration Blending Hydration Centrifuge separationBleachingDryingBlendingDryingSolids AcidWaterPeroxide OILGUM Fatty AcidsOILLECITHINTo Bleaching, caustic refining DEGUMMING 3  Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung DEGUMMING  METODE DEGUMMING: 1) Dry Degumming. ! Proses degumming dilakukan bersamaan dengan proses bleaching. ! Dilakukan pada crude oil yang kandungan gum-nya sangat rendah, seperti crude coconut oil dan  crude  palm kernel oil  .  2) Wet Degumming. ! Proses digumming pada minyak yang banyak mengandung gum (senyawa (   hydratable    phosphate  ). ! Gum yang dihasilkan dapat diproses menjadi lecithin. ! Prosesnya: Steam diinjeksikan ke dalam minyak, gum akan menyatu, dan dipisahkan dengan sentrifugasi. 4   Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung DEGUMMING  METODE DEGUMMING:  3) Acid Degumming. !  Acid degumming dilakukan bersamaan menghilangkan senyawa phosphate (hydratable dan non hydrateable). ! Non-hydratable phosphate adalah jenis phospholipid yang mengandung ion Ca, Mg, dan Fe, dihasilkan dari ekstraksi b ! i-b ! ian yang telah mengalami kerusakan. ! Prosesnya: Asam encer (asam phosphate atau asam sitrat) ditambahkan ke dalam minyak, dilanjutkan dengan proses hidrasi (injeksi uap panas ke dalam minyak). ! Pemisahan gum dengan cara sentrifugasi. ! Hasil akhir minyak dengan kadar gum < 3 ppm. 5  Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung DEGUMMING 6  Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung   DEGUMMING Crude Soybean OilDegummed Soybean Oil 7 Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung NEUTRALISING ! Bertujuan untuk menetralisasi atau menghilangkan asam lemak bebas. ! Disebut juga: Caustic Refining  atau  Alkali Refining . ! Juga menghilangkan gum dan mineral kalsium dan magnesium yang tersisa dari proses degumming. ! Proses netralisasi: a.Larutan alkali (16-24 Be) dicampurkan ke dalam degummed oil, diaduk dan didiamkan selama 5 menit. b.Minyak dan sabun dipisahkan dengan sentrifugasi. c.Minyak masih mengandung sabun sekitar 500 ppm. d.Minyak selanjutnya dicampur dengan air panas sebanyak 15-20%, untuk mencuci sabun. e.Minyak dan air sabun di pisahkan dengan sentrifugasi. f.Minyak hasil netralisasi mengandung sabun <50 ppm, dan K.A. <0,5%. 8  . Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung DIAGRAM ALIR NETRALISASI 9 Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung BLEACHING ! Merupakan proses pembersihan minyak secara absorpsi. !  Absorbent yang digunakan karbon aktif (   activated carbon  ) dan lempung aktif (   activated clay   ). ! Bahan asing yang dipisahkan meliputi: ! Komponen warna (chlorophyll dan carotenoids), ! Gum (phospholipid), Sabun (soap stock), ! Logam (besi, Fe dan tembaga, Cu), ! Komponen hasil reaksi oksidasi. ! Pretreatment bleaching dengan ditambahkan asam (sitrat dan fosfat) untuk mengikat logam, mencegah oksidasi. 10 Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung DIAGRAM ALIR BLEACHING . 11 Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung  ABSORBENT FOR BLEACING  Activated CarbonActivated Clay (Earth) 12  DIAGRAM ALIR BLEACHING Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung 13 BLEACHING PROCESS Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung 14 Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung DEODORISING ! Disebut juga sebagai  physical refining . ! Ditujukan untuk mengeluarkan komponen volatile. ! Deodorisasi dapat digunakan sebagai pengganti proses netralisasi (chemical refining). ! Komponen volatil yang dikeluarkan terdiri: ! Komponen aroma (flavor dan tastes dari bahan baku), !  Asam lemak bebas (physical refining). ! Selain menghilangkan komponen volatil, deodorisasi  juga memucatkan warna minyak, pigmen carotenoids rusak akobat pemanasan. 15 Jurusan Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Lampung DIAGRAM ALIR DEODORIZATION . 16
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x