Health & Lifestyle

LPJ KKN Bidang Kesehatan

Description
LPJ KKN Bidang Kesehatan
Published
of 15
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Transcript
  BIDANG KESEHATAN A.   Program Non Fisik 1.   Penyuluhan PHBS a.   Latar belakang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan segala perilaku kesehatan yang dilakukan atas dasar kesadaran sehingga masyarakat atau anggota keluarga mau dan mampu menolong dirinya sendiri dalam hal kesehatan. Dalam PHBS dalam tatanan rumah tangga memiliki 10 indikator yang mana salah satunya mencuci tangan dengan air bersih dan sabun. Mencuci tangan merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan perilaku kebersihan perorangan. Kesadaran akan pentingnya PHBS harus ditanamkan sejak kecil untuk membiasakan siswa-siswi berperilaku bersih. PHBS juga tidak lepas dari kebiasaan menyikat gigi yang baik dan benar. Gigi yang terdapat di dalam mulut memiliki fungsi yaitu membantu proses  pencernaan makanan secara mekanik kemudian dilanjutkan dengan pencernaan secara kimiawi yang terjadi di lambung dibantu dengan enzim-enzim pencernaan. Menyadari pentingnya fungsi gigi maka kita perlu merawat gigi yang ada dalam mulut dengan baik yaiu dengan cara menggosok gigi dengan teratur minimal 2 kali sehari pada pagi hari setelah makan dan malam hari sebelum tidur serta mengurangi konsumsi makanan yang lengket dan manis. Bila gigi tidak dirawat dengan baik, maka gigi dapat mengalami karies (lubang pada gigi).  b.   Tujuan Memberikan pemahaman kepada siswa-siswi PAUD, TK dan SD tentang  pentingnya perilaku hidup bersih dan sehat yaitu salah satunya mencuci tangan menggunakan sabun dan menyikat gigi. c.   Manfaat Siswa-siswi PAUD, TK, SD menjadi lebih tahu tentang pentingnya perilaku hidup  bersih dan sehat yaitu salah satunya mencuci tangan menggunakan sabun dan menyikat gigi serta dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. d.   Waktu dan Tempat  Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 3 Agustus 2017 di PAUD Generasi Bangsa desa Srusuh Jurutengah, tanggal 4 Agustus 2017 di TK Dharma Wanita PGRI desa Srusuh Jurutengah, dan tanggal 5 Agustus 2017 di SD Srusuh Jurutengah. e.   Volume kegiatan Kegiatan ini terencana untuk dilaksanakan sebanyak tiga kali dan dapat direalisasikan sebanyak tiga kali. f.   Sasaran Sasaran kegiatan ini adalah siswa-siswi PAUD, TK dan SDN Srusuh Jurutengah kelas 1 dan 2 dengan jumlah siswa-siswi 19 orang di PAUD Generasi Bangsa, 14 siswa siswi TK Dharma Wanita PGRI, 23 siswa siswi SD Srusuh Jurutengah kelas 1 serta 21 siswa siswi SD Srusuh Jurutengah kelas 2. g.   Uraian Pencapaian Siswa-siswi dapat memahami arti pentingnya PHBS dalam hal ini cuci tangan  pakai sabun dan sikat gigi, siswa-siswi juga dapat menghafal langkah-langkah cuci tangan dan sikat gigi yang benar karena disertai lagu yang mudah di hafal oleh mereka. h.   Faktor pendorong Adanya kesadaran dari mahasiswa KKN itu sendiri untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat yang salah satunya adalah cuci tangan pakai sabun dan sikat gigi kepada anak-anak serta tingginya antusiasme dari siswa-siswi SD dan dukungan dari guru-guru dalam kegiatan ini dari tim KKN dalam melaksanankan kegiatan ini. i.   Faktor penghambat Kurangnya sarana berupa alat pengeras suara pada saat pemutaran media suara saat penyuluhan cara sikat gigi.  j.   Biaya Total biaya pada kegiatan ini yaitu Rp 15.000,00 yang digunakan untuk menyetak  flipchart sebagai media penyuluhan dimana dana diperoleh dari mahasiswa. k.   Penanggung Jawab Dian Wulandari  l.   Rekomendasi perbaikan Program kesehatan khususnya PHBS diharapkan dapat berkelanjutan di lingkungan sekolah dengan keikutsertaan para guru sebagai penggeraknya. Perlu waktu yang lebih banyak, penyuluhan yang menarik dan pendekatan yang intens supaya dapat lebih siswa-siswi SD untuk melakukan pola hidup bersih dan sehat. m.   Dokumentasi kegiatan Penyuluhan di PAUD Generasi Bangsa Desa Srusuh Jutengah   Penyuluhan di TK Dharma Wanita PGRI Desa Srusuh Jutengah   Penyuluhan di SD Negeri Srusuh Jutengah  2.   Penyuluhan Leptospirosis a.   Latar belakang Leptospirosis merupakan penyakit infeksi pada manusia dan binatang yang disebabkan oleh bakteri  Leptospira sp. yang berbentuk spiral dan bergerak aktif. Leptospirosis adalah salah satu penyakit infeksi yang endemis pada masyarakat  miskin atau populasi petani dan pekerja yang berhubungan dengan air dan tanah di negara berkembang. Desa Srusuh Jurutengah merupakan salah satu daerah rawan leptospirosis. Daerah rawan ini dapat dilihat dari kondisi lingkungan yang mendukung terjadinya penularan kasus leptospirosis seperti vegetasi yang beragam dan sebagian besar masyarakat Desa Srusuh Juritengah yang bekerja di sektor  pertanian dan peternakan sapi.  b.   Tujuan Meningkatkan pengetahuan masyarakat akan bahaya leptospirosis dan pentingnya mencegah leptospirosis. c.   Manfaat Masyarakat menjadi tahu tentang bahaya leptospirosis dan pentingnya mencegah leptospirosis sehingga tidak akan terjadi kasus leptospirosis di Desa Srusuh Jurutengah. d.   Waktu dan Tempat Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 20 Agustus 2017 pukul 20.00 WIB di rumah Bapak Sowan Dusun Tersbis Desa Srusuh Jurutengah. e.   Volume kegiatan Kegiatan ini terencana untuk dilaksanakan sebanyak satu kali dan dapat direalisasikan sebanyak satu kali. f.   Sasaran Masyarakat Desa Srusuh Jurutengah yang berada di Dusun Terbis dengan jumlah  peserta yanga hadir sebanyak 29 peserta. g.   Uraian Pencapaian Kegiatan penyuluhan leptospirosis berjalan lancar dengan dihadiri 29 masyarakat yang ada di Dusun Terbis, media penyuluhan telah disesuaikan dengan tempat  pelaksanaan kegiatan yaitu menggunakan leaflet  . h.   Faktor pendorong Adanya dukungan dari Kepala Desa Srusuh Jurutengah dan bidan desa, akses menuju tempat pelaksanaan mudah, adanya media leaflet   tentang leptospirosis yang dibagikan kepada masyarakat.  i.   Faktor penghambat Tempat kurang sesuai karena antara pembicara dengan masyarakat yang diberikan informasi tidak dalam satu ruangan sehingga tidak ada kontak mata antara  pembicara dan peserta.  j.   Biaya Total biaya dalam kegiatan ini yaitu sebesar Rp 60.000 yang bersumber dari masyarakat untuk konsumsi dan Rp 12.000 dari mahasiswa untuk penyediaan leaflet.  k.   Penanggung Jawab  Nisa Khoirullisani l.   Rekomendasi perbaikan Rekomendasi yang dapat diberikan apabila program ini kembali dilaksanakan adalah pembicara harus lebih komunikatif agar masyarakat aktif dalam  penyuluhan, dilakukan  pre-test dan  post-tes untuk mengukur perbandingan  pengetahuan antar sebelum dan sesudah diberikan penyuluhan. m.   Dokumentasi kegiatan Penyuluhan Leptospirosis 3.   Penyuluhan Jambanisasi a.   Latar belakang Jambanisasi merupakan salah satu program Pemerintah yang bertujuan untuk membantu warga masyarakat yang belum mempunyai sanitasi MCK atau jamban yang memenuhi setandar kesehatan dari Dinas Kesehatan. Program ini juga  bertujuan untuk mencegah dan menanggulangi kebiasaan masyarakat yaitu buang air besar sembarangan (BABS) yang berakibat pada kesehatan masyarakat

INFORME # 1

Nov 26, 2018
Search
Tags
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x