Maps

Mengkaji Hakikat dan Perkembangan Bahasa di Sekolah Dasar

Description
Mengkaji Hakikat dan Perkembangan Bahasa di Sekolah Dasar
Categories
Published
of 10
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Transcript
  Artikel Jurnal Kelas R2-Kelompok 7 Mengkaji Hakikat dan Perkembangan Bahasa di Sekolah Dasar Ega Dian Permata Sari 1 , Eko Kuntarto 2,  Nurhalimah 3 , Nurlia Safitri 4 , Rini Syahdiana Putri 5 , Silvi Noviyanti 6 Egadian0107@gmail.com 1 , ekokuntarto@unja.ac.id 2  ,   nurhalimah2017nur@gmail.com   3 , nurliasafitri328@gmail.com 4 , rinisyahdiana08@gmail.com 5 , silvibeben@gmail.com   6  ABSTRACT The writing of this article aims to find out how far the language development in elementary schools has been, as for the background of this article that in Indonesia it is not too fast regarding the development of a good Indonesian language in elementary schools. In essence language learning is learning to communicate. That is why since the 1984 curriculum was implemented in language learning a communicative approach was used. So that students are able to communicate using Indonesian well and correctly. Language function is as a communication tool. Language function is as a communication tool. Communication in question is a process of conveying intentions to others by using certain channels. The purpose of Indonesian language subjects in the 2013 curriculum is so that students have the ability to communicate effectively and efficiently in accordance with applicable ethics, understand Indonesian and use it appropriately, respect and take pride in using Indonesian as the language of unity and language of the country. The methods applied in teaching Indonesian in elementary school and supporting the approaches suggested by the Indonesian language curriculum that are being applied, namely: Direct method or direct method, Natural methods are also called pure methods or natural methods, Reading methods or reading methods, eclectic method which is a free method for adding or combining / mixing between one method with another method that is considered suitable, and is expected to achieve the learning objectives that have been set. In the stages of children's language development, every business has a difference. This means that the ability of children in language generally experience differences in abilities in each age towards development. The results of writing this article so that elementary school students are able to communicate using good and correct Indonesian.  ABSTRAK Penulisan artikel ini bertujuan untuk mengetahui seberapa jauh sudah perkembangan bahasa di Sekolah Dasar , adapun yang menjadi latar belakang dari artikel ini bahwa di Indonesia tidak terlalu pesat mengenai perkembangan Bahasa Indonesia yang baik di Sekolah Dasar. Pada hakikatnya belajar bahasa adalah belajar berkomunikasi. Itulah sebabnya sejak diberlakukan Kurikulum 1984 dalam pembelajaran bahasa digunakan pendekatan komunikatif. Supaya siswa mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar. Fungsi bahasa adalah sebagai alat komunikasi. Fungsi bahasa adalah sebagai alat komunikasi. Komunikasi yang dimaksud adalah suatu proses menyampaikan maksud kepada orang lain dengan menggunakan saluran tertentu. Tujuan mata pelajaran Bahasa Indonesia dalam kurikulum 2013 yaitu agar siswa memiliki kemampuan berkomunikasi secara efektif dan efesien sesuai dengan etika yang berlaku, memahami bahasa indonesia dan menggunakannya dengan tepat, menghargai dan bangga dalam menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dan bahasa negara. Metode-metode yang diterapkan di dalam pengajaran bahasa Indonesia di SD dan menunjang pendekatan yang disarankan oleh kurikulum bahasa Indonesia yang sedang diberlakukan, yaitu: Direct method atau metode langsung, Natural method yang disebut juga metode murni atau metode alamiah, Reading method atau metode membaca, eclectic method yaitu metode yang bebas untuk menambah atau mengombinasi/mencampur antara metode yang satu dengan metode lainnya yang dianggap cocok, dan diperkirakan dapat mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditetapkan. Dalam tahapan perkembangan bahasa anak, setiap usaha memiliki perbedaan. Hal ini berarti bahwa kemampuan anak dalam berbahasa pada umumnya mengalami perbedaan kemampuan dalam setiap usia terhadap perkembangan.Hasil dari penulisan artikel ini agar siswa Sekolah Dasar mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Kata Kunci : Hakikat, pendekatan dan metode, dan perkembangan bahasa di Sekolah Dasar  PENDAHULUAN Menurut Hernawan, A.H. dkk. (2007, hlm. 3) pembelajaran pada hakikatnya adalah “proses transaksional antara guru dan siswa dimana dalam proses tersebut bersifat timbal balik, proses transaksional juga terjadi antar siswa dengan siswa”. “Pengajaran bahasa Indonesia adalah proses mengajar atau mengajarkan bahasa Indonesia” (Indihadi, D. dkk. 2009, hlm. 174). Berdasarkan pendapat tersebut, pembelajaran bahasa Indonesia di Sekolah Dasar merupakan proses mengajarkan bahasa Indonesia, dimana dalam prosesnya terdapat hubungan timbal balik antara guru dengan siswa, maupun siswa dengan siswa.(kaylan, 2017) Bahasa merupakan sistem lambing yang bermakna, arbiter, konvensional, dan produktif yang dipergunakan oleh setiap individu dan anggota sosial untuk berkomunikasi, bekerja sama, dan mengidentifikasikan diri. Secara umum, bahasa memiliki fungsi personal dan sosial. Secara khusus, bahasa memiliki fungsi instrumental, personal, regulator, heuristic, imajinatif, interaksional, dan informatif(solchan, 2014) Dalam pembelajaran di kelas guru mengajarkan Bahasa Indonesia sesuai dengan tuntutan kompetensi dasar dan standar kompetensi yang telah ditentukan. Salah satu fungsi pengajar adalah penggerak terjadinya proses belajar mengajar. Sebagai penggerak, pengajar harus memenuhi beberapa kriteria yang menyatu dalam diri pengajar agar dapat menunjukan profesionalitasnya dalam membuat rancangan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran sampai pada kualitas penilaiannya.   Menurut kurikulum 2013 pembelajaran disekolah dasar diselenggarakan dengan tujuan untuk mengembangkan sikap dan kemampuan serta memberikan pengetahuan dan keterampilan dasar yang diperlukan untuk hidup dalam masyarakat. Untuk mencapai tujuan tersebut diperlukan pendidikan dan pengajaran dari berbagai disiplin ilmu, salah satunya adal ah bahasa Indonesia. Bahasa Indonesia merupakan pembelajaran yang bertujuan agar siswa memiliki kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar serta dapat menghayati bahasa dan sastra Indonesia sesuai dengan situasi dan tujuan berbahasa serta tingkat pengalaman siswa sekolah dasar. Dalam pengajaran bahasa Indonesia, ada empat keterampilan berbahasa yang harus dimiliki oleh siswa, keterampilan tersebut meliputi : a.)mendengarkan, b.) berbicara. C.)membaca dan d.)menulis. Keempat aspek berbahasa ini saling terkait antara yang satu dengan yang lainnya. (kuntarto, 2013)  PEMBAHASAN A. Hakikat Pembelajaran Bahasa Di Sekolah 1. Hakikat Bahasa Indonesia Pada hakikatnya belajar bahasa adalah belajar berkomunikasi. Itulah sebabnya sejak diberlakukan Kurikulum 1984 dalam pembelajaran bahasa digunakan pendekatan komunikatif. Dengan pendekatan komunikatif ini siswa harus diberi kesempatan sebanyak-banyaknya untuk melakukan komunikasi baik secara lisan maupun tulisan. Supaya siswa mampu berkomunikasi dengan menggunakan bahasa Indonesia dengan baik dan benar maka siswa perlu dilatih sebanyak-banyaknya atau diberi kesempatan sebaik-baiknya untuk melakukan kegiatan berkomunikasi. Itulah sebabnya, dalam pembelajaran bahasa dengan pendekatan komunikatif, yang ditekankan adalah mengembangkan kompetensi komunikasi siswa untuk mendukung performasi komunikasi siswa.(Ardianti, 2015) Dalam kegiatan berkomunikasi terdapat empat keterampilan berbahasa yang tidak dapat dipisahkan satu sama lain, yaitu keterampilan mendengarkan (menyimak), berbicara, membaca, dan menulis. Itulah sebabnya maka dalam pembelajara bahasa Indonesia digunakan pendekatan integratif, yaitu memadukan materi pembelajaran yang disebut pembelajaran bahasa Indonesia terpadu lintas materi. 1.   Kedudukan Bahasa Indonesia Pembelajaran bahasa Indonesia memiliki peranan yang sangat penting dalam membentuk kebiasaan, sikap, serta kemampuan siswa untuk tahap perkembangan selanjutnya. Selain itu, pembelajaran harus dapat membantu siswa dalam pengembangan kemampuan berbahasa di lingkungannya, bukan hanya untuk berkomunikasi,namun juga untuk menyerap berbagai nilai serta pengetahuan yang dipelajarinya. Melalui bahasa, siswa mampu mempelajari nilai-nilai moral atau agama, serta nilai-nilai sosial yang berlaku di masyarakat,. Melalui bahasa, siswa juga mampu mempelajari berbagai cabang ilmu. 2.   Tujuan Pembelajaran Bahasa Indonesia Secara umum tujuan pembelajaran bahasa Indonesia dinyatakan dalam kurikulum 2004 (Depdiknas, 2004 : 6) adalah sebagai berikut : a.   Siswa menghargai dan membanggakan bahasa dan sastra Indonesia sebagai bahasa persatuan (nasional) dan bahasa negara. b.   Siswa memahami bahasa dan sastra Indonesia dari segi bentuk, makna, dan fungsi, serta menggunakannya dengan tepat dan kreatif untuk macam-macam tujuan, keperluan, dan keadaan. c.   Siswa memiliki kemampuan menggunakan bahasa dan sastra Indonesia untuk meningkatan kemampuan intelektual, kematangan emosional dan kematangan sosial. d.   siswa memiliki disiplin dalam berfikir dan berbahasa (berbicara dan menulis)  e.   siswa dapat menikmati dan memanfaatkan karya sastra untuk mengembangkan kepribadian, memperluas wawasan kehidupan, serta meningkatkan pengeetahuan dan kemampuan berbahasa f.   siswa menghargai dan membanggakan sastra Indonesia sebagai khasanah budaya dan intelektual Indonesia. 3.   Fungsi Bahasa Fungsi bahasa adalah sebagai alat komunikasi. Komunikasi yang dimaksud adalah suatu proses menyampaikan maksud kepada orang lain dengan menggunakan saluran tertentu. Komunikasi bisa berupa pengungkapan pikiran, gagasan, ide, pendapat, persetujuan, keinginan, penyampaian informasi suatu peristiwa. Hal itu disampaikan dalam aspek kebahasaan berupa kata, kalimat,paragraf atau paraton,ejaan dan tanda baca dalam bahasa tulis, serta unsur prosodi (intonasi, nada, irama, tekanan, dan tempo) dalam bahasa lisan.(Helmi, 2016) B. Pendekatan dan Metode Pembelajaran Bahasa 1. Pendekatan Pendekatan ialah sikap atau pandangan tentang sesuatu yanng biasanya berupa asumsi atau seperangkat asumsi yang saling berhubungan denngan sesuatu. Oleh sebab itu, pendekatannya bersifat aksiomatis, artinya tidak perlu dibuktikan lagi kebenarannya. Di dalam pengajaran bahasa, pendekatan merupakan pandangan, filsafat, atau kepercayaan tentang hakikat bahasa, dan pengajaran bahasa yang diyakini oleh guru bahasa. Dalam pendekatan pembelajaran bahasa disekolah dasar terdapat beberapa pendekatan, yaitu : a. Pembelajaran Bahasa Menyeluruh ( Whole Language ) Whole Language Approach adalah suatu pendekatan terhadap pembelajaran bahas secara utuh. Artinya, dalam pengajaran bahasa kita mengajarkannya secara kontektual, logis, kronologis dan komunikatif serta menggunakan seting yang riil dan bermakna. Pendekatan Whole Language  Approach terdapat hubungan yang interaktif antara yang mendengarkan dan yang berbicara, antara yang membaca dan yang menulis.. b. Pembelajaran Keterampilan Proses Pembelajaran keterampilan proses adalah pembelajaran dengan mengembangkan keterampilan-keterampilan memproses perolehan sehingga siswa mampu menemukan dan mengembangkan fakta dan konsep sreta menumbuhkembangkan sikap dan nilai. c. Pembelajaran aktif, kreatif, efektif, menyenangkan (PAKEM/Joyfull  Learning)  
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x