Reports

MODEL PEMBERDAYAAN POTENSI LOKAL DAN

Description
MODEL PEMBERDAYAAN POTENSI LOKAL DAN PENGEMBANGAN DESA WISATA BRAYUT* ABSTRAK Dusun Brayut memiliki nuansa pedesaan sebagai potensi lokal sekaligus menjadi daya tarik bagi wisatawan dengan memberdayakan potensi lokal yang ada di Dusun Brayut
Categories
Published
of 11
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Transcript
  1 MODEL PEMBERDAYAAN POTENSI LOKAL DANPENGEMBANGAN DESA WISATA BRAYUT* ABSTRAKDusun Brayutmemilikinuansa pedesaansebagaipotensi lokal sekaligus menjadidaya tarik bagi wisatawan dengan memberdayakan potensi lokal yang ada di Dusun Brayuttersebut. Penelitian bertujuanmerumuskan modelpemberdayaan potensi lokal di DesaWisataBrayutdananalisisfaktor-faktorpendukung dan penghambat dalam pemberdayaanpotensi lokal di Desa Wisata Brayut. Metode penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif.Hasilpenelitiandirumuskanbahwa modelpemberdayaan potensi lokal di DWByaituPemberdayaan SDA dapat dilakukan melalui peningkatan kapasitasSDM.PeningkatankapasitasSDM ditandai pengorganisasian masyarakat yang baik dengan modal sosial yangada. Sisi pemberdayaan dari potensi SDA ditunjukkan dengan keberadaan objek wisatadengan memanfaatkan pemandangan hijau, lahan pertanian, kolam perikanan, pemanfaatanrumah-rumah tradisional dan aliran sungai Brayut dengan air yang jernih alami.Faktor pendukung diantaranya minat positif dari wisatawan, adanya prasarana yangbaiksertasikap positif masyarakat tentang desa wisata dan partisipasi masyarakat.Sedangkan faktor penghambat,adasebagian masyarakat belum adanya kesadaran tentangpotensinya, rendah pengetahuan pariwisata desa, belum merasakan manfaat ekonomi darikegiatan DWB.Saran-saran peneliti : Pengelola DWB hendaknya membuat program kerja yangberkelanjutan. Perbaikan Program mendayagunakanSDA lainnya sertamenciptakan objek wisata malam hari. Masyarakat Brayut hendaknya meningkatkan kreativitas dan inovasiuntuk menambah objek-objek wisata serta memperkuat kelompok-kelompok masyarakat. Kata Kunci :Pemberdayaan, Potensi Lokal, Desa Wisata, Brayut  I.Pendahuluan 1. Latar Belakang Negara Indonesia memiliki beraneka ragam tempat-tempat wisata yangterbentang dari sabang sampai merauke, mulia daritempatwisatayang kaya akankeindahanwisataalam, tamanwisata  , taman budaya, wisata belanja dan wisatakulinernya.(Kaswati.2015).Berdasarkan data BPS,59%turis berkunjung ke Indonesiauntuk tujuan liburansementara 38% untuk tujuan bisnisdan 3% lain-laindengan tujuansebelas provinsi yang paling sering dikunjungi oleh para turis adalah Bali,DKI, DIY,Jatim, Jabar, Sumut, Lampung, Sulsel, Sumsel, dan Sumbar.(Amirullah.2016).Minat masyarakat akan kebutuhan alternatif tempat tujuan wisatasaat ini puntelah terjadi perubahan(Hasbullah. 2015:1-2)seperti padapariwisata Community Based Tourism yaitufenomena sosial budaya yang menghasilkan pendapatan bagi masyarakat,daerah maupunNegaradalam bentuk desa wisat. ( Hasbullah. 2015:2-3).------------------------ *Makalah dipresentasikan :Seminar Hasil Penelitian LPPM UWMY” pada tgl16Agt2018di UWMY.Penulis I : Drs. Martadani Noor, MA/Dosen Fisipol–Univ Widya Mataram(asmartadani@gmail.comPenulis II : Slamet Lestari.Mahasiswa Fisipol–Univ Widya Mataram(lestariputri1402@gmail.com)  2 Di Yogyakarta desa wisata di DIY berjumlah 151 lokasisalah satunyaDesa WisataBrayut(DWB),Desa Pandowoharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman.DWBmemilikiberbagai potensi-potensi berbasis kearifan lokaldanwisata alam:sistem pertanian,seni dan budaya, makanan tradisional,budidaya jamur,dan kerajinansovenir. Keramah tamahan, kerapian dan kebersihan dari warga Desa Brayut jugasebagai penunjang serta daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke sana(Widiyanto.2015). 2.PokokMasalahdan Tujuan Penelitian Berdasarkan permasalah yang telah diuraikan di atas, makapokokpermasalahandalam penelitian ini yaitu:bagaimanakahmodelpemberdayaanpotensi lokaluntuk pengembanganDesa Wisata Brayut?. Atas dasar permasalahan tersebut, tujuan penelitianini yaitu analisispemberdayaan potensi lokal, analisisfaktorpendukungdan penghambatdalam pemberdayaan potensi lokal guna pengembangan Desa Wisatserta.Merumuskanmodelpemberdayaanpotensi lokaluntukpengembanganDesa Wisata Brayut. II.Kerangka Teori 1. Pemberdayaan Dan Potensi Lokal Pemberdayaan masyarakat adalah suatu proses pengembangan kesempatan,kemauan/ motivasi, dan kemampuan masyarakat untuk dapat akses terhadapsumberdaya, sehingga meningkatkan kapasitasnya untuk menentukan masa depan sendiridengan berpartisipasi dalammempengaruhi dan mewujudkan kualitas kehidupan diri dankomunitasnya (Sumardjo,2003).Sumardjo (1999) menyebutkan ciri-ciri warga masyarakat berdayayaitu:1).Mampu memahami diri dan potensinya,mampu merencanakan. 2)Mampumengarahkan dirinya sendiri. 3)Memiliki kekuatan untuk berunding. 4)Memiliki dayatawar yang memadai dalam melakukan kerjasama yang saling menguntungkan, dan. 5)Bertanggungjawab atas tindakannya.Konteks Pemberdayaan masyarakat di lingkup wisata perlu memperhatikan aspek keberlanjutan usaha di sektor fisik dan Manusianya (Budaya local-atau PengembanganSeni Budaya). Di samping itu perlu memperhatikanaspekberkelanjutan (sustainabledevelopment) yang memadukan tiga tujuan yang meliputi : (1) pengamanan lingkungan,(2) pertanian yang secara ekonomi menguntungkan, dan (3) terwujudnya kesejahteraansosial (Pangestu, 2011).Potensi lokal adalah kemampuan/kekuatan/daya yang dimiliki oleh suatudaerah/tempat yang dapat dikembangkan untuk menghasilkan manfaat/keuntungan bagidaerah tersebut (https://id.answers.yahoo.com).Kearifan lokal menunjuk bagaimanamasyarakat mengelola sumber daya alam di sekitardalam taraf lokal. Telah banyak tokohmasyarakatyangmenggali danmenghidupkan kearifan lokal untuk memanfaatkan potensi sekitar gunamengembangkan lingkungan alam dan budaya(egsaugm.2013).2. Desa Wisata DanPengembangan Program desa wisata pada dasarnya dapat menjadi fundamental perekonomiankerakyatan. sebuah aktivitas pariwisata dengan modal dan lahan yang telah tersedia.Olehkarena ituminat para wisatawan sudah mulaibergeser kembali untuk melihat tempat-  3 tempatdan aktivitas tradisi yang masihmengandung nuansa asli. Demikian juga tenagauntuk mengelola desa wisata tidak perlu mendatangkan tenaga asing dengan biaya tinggi,tetapi cukup memberdayakan masyarakatnya sendiri yakni masyarakat desa. Merekainilah yangmengetahui secara mendalam tentang gambaran situasi-kondisi isi desa wisata(Asyari.2012:2).Desa memiliki potensi yang bisa diangkat menjadi komoditas dan dipoles denganmanajemen strategi yang tepat untuk menjadi desa wisata.Catur (2015) menyebutkanlangkah-langkah strategis untuk mengembangkan potensi desa menjadi desa wisatasebagai berikut:1)Identifikasidan permasalahanPotensi Desa. 2)Identifikasi Dampak Kegiatan Pariwisata. 3)Komitmen Menggandeng Pemerintah Daerah. 4)PerangkatRegulasi/Norma. 5)Pelatihan Manajemen Pariwisata. 6)Mediasebagai sarana informasidan publikasi. 7)StudiBanding ke Desa Wisata Yang Berhasil3. Faktor pendukung dan penghambat Desa Wisata MenurutSutiyono(2007) programDesa Wisata yangtelahmemenuhiunsur-unsurdarifaktor pendukungtentu akanmenjadi perekonomian kerakyatan yang memadai.(Sutiyono.2007:19).Sedangkan faktordesa wisataitu antara lain,terbatasnya SumberDaya Manusia di Bidang Pariwisata, kesadaran masyarakat kurang tentang pentingnyadesa wisata, pemerintah desa dan masyarakat yang kurang berperan dalam pengembangandesa wisata, fasilitas yang tidak mendukung, keterbatasan dana dan lain sebagainya(Robot.2001:6).Dantidak tersedianya sarana dan prasaranapariwisatadengan baik (Sefira.2016).4. BatasanKonsep Adapun definisi konsep dalam penelitianinisebagai berikut:1.Desa wisata adalah kawasanpedesaan yang memiliki beberapapotensi lokal dankarakteristik khusus, baik aspek masyarakat dan lingkungannyasebagailokasitujuan wisata.2.PemberdayaanPotensi lokaladalahkemampuan-kemampuan masyarakatmendayagunakan sumberdaya lokal melalui partisipasiterorganisirberdasarkannilai-nilai sosial yang dapat dilakukan dengan metode bekerjasama berbagai pihak terkait.3.PengembanganDesa Wisata adalah aktivitas pada suatu lokasi desa yang memilikiobjek kunjungan wisatawan, guna meningkatkan wisatawan dan berdampak peningkatan kegiatan ekonomi masyarakat.4.Faktor Pendukung adalah suatu aspek positif untuk pengembangan desa wisataBrayut, baik secara internal maupun eksternal.5.Faktor Penghambat adalah suatu aspek negatif terhadap pengembangan desa wisataBrayut, baik secara internal maupun eksternal. III.METODE PENELITIAN Jenispenelitian ini  field research spesifikasi penelitian deskriptifanalisis yangmanapengumpulan datanya dilakukan di lapanganuntuk mendapatkan data dan informasiyang berkaitan dengan masalah yang ditelitiIdrus(2013:29:Soemitro,1998: 92).Adapunbatasan-batasanlainnyasbb:  4 1.Objekdan subjekPenelitian:Objek penelitianinipengembangan kegiatan DesaWisata Brayut dalam rangkapemanfaatanpotensi lokal, dan faktor pendukung danpenghambat dalam pengelolaanDesa Wisata di Dusun Brayut.SedangkanSubjek Penelitiannya:Pengurus Desa Wisata Brayut,masyarakat Desa Wisata BrayutdanWisatawan Desa Wisata Brayut.2.Teknik Pengumpulan Data:Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu:Observasi,Wawancaradan dokumentasi.3.Teknik Analisis Data : Teknik analisis data model interaktif terdiri dari: 1)pengumpulan data, 2) reduksi data, 3)penyajian data, dan 4) penarikankesimpulan/verifikasi(Miles dan Hubberman (2009: 148) IV.Analisis:PemberdayaanPotensiLokalUntukPengembanganDesaWisataBrayut1.Sekilas Cikal BakalDesa Wisata Brayut Cikal bakal berdirinyaDWBatas ide dan pemikiransalah seorang dari wargaBrayut sendiri yaitu-Budi Utomoyangmengajak teman-temannya warga asinguntuk berkunjung ke Desa Brayut sambil menikmati kehidupan di desa sekaligusbelajar bahasa Indonesia. Dengan pengalaman dan banyaknya minat kunjungan kerumahpakBudi tersebut, akhirnya pada tanggal 14 Desember 1999DWBdibentuk,-Budi mendirikan sebuah yayasan bernama “Yayasan Ani-ani”.Yayasan ini mewadahipengunjung untuk belajar kehidupan di desa. (Widiyanto.2015).DiDWB, pada dasarnya merupakan kegiatan yang sangat biasa bagi parapetani tetapi bagi orang kota dan wisatawan memiliki daya tarik tersendiri danmemiliki nilai jual. Semenjak itu wargaDusunBrayut mulai menyadari bahwa apayang mereka anggap biasa, bahkan sangat biasa, ternyata bisa dianggap sangat tidak biasa, bahkan sangat menarik, (Widiyanto.2015).Berbagai potensi-potensi berbasis kearifan lokal yang dimilki diDusun Brayutdigali oleh masyarakat dan dijadikan peluang usaha dengan membukaDWB. Potensilokalyang ditawarkan antara lainadalah wisata alam,sistem pertanian,seni danbudaya, makanan tradisional,budidaya jamur,dan kerajinansovenir. Keramahtamahan, kerapian dan kebersihan dari warga DusunBrayut juga sebagai penunjangserta daya tarik bagi wisatawan yang berkunjung ke sana(Widiyanto.2015).DWBini dikelola oleh masyarakat setempat sebagai bentuk pemberdayaandan mendapat naungan dariPemerintahDaerahdan Dinas Pariwisata Sleman.DWB.melibatkan masyarakat dalam pelaksanaannyasebagai uapayamemperdayakanpotensi masyarakat dalam pengelolaanDWBlebih baik lagi. Tujuan daripemberdayaan masyarakat tersebut adalah untuk mengembangkanDWBdengansegala potensi yang dimiliki dan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat diDusun Brayut(Widiyanto.2015).DWBmenunjukan fenomena yang cukup berkembang yang ditandai olehpeningkatan pengunjung dari waktu ke waktu. Hal tersebut dapat dilihat dari laporantahunanDWBpada tahun 2012 jumlah pengunjung disana berjumlah 3.312pengunjung, sedangkan pada tahun 2013 berjumlah 4.149 pengunjung, dengan  5 demikian dari tahun 2012 sampai 2013 ada peningkatan 837 pengunjung (laporantahunan Desa Wisata Brayut.2013:7). 2.Model Pemberdayaan Potensi Lokal Untuk Pengembangan Desa Wisata Brayuta.Aspek SDMDan SDA Pengelola DWBberkerja samadengantokoh masyarakat, dinas terkait danperguruan tinggi meningkatkan kapasitas kelompok masyarakat dengan melakukanpelatihan-pelatihan maupun pendampingan diantaranyadalam bidang peternakan,misalnya diberikan kepada kelompok ternak Sumber Ayu.Pemberdayaan potensilokal lainnyayang dijadikan objek wisatayaituseni tari,Seni Karawitan  , Keseniankuda lumping Turonggo Buono.Sisi lain potensi lokal yang diberdayakan yaitukemampuan warga mengolah masakan tradisional,khususnya masakan tradisionalJawasebagai bagian dari paket wisata yaitu cooking class.DWB memiliki potensi SDA diantaranya yaitu : Lahan Pertanian, DaerahAliran Sungai dan rumah tradisional.Sektor pertanian merupakan yang mendominasidi masyarakat Brayut. Sebagian besar lahan yang ada di Dusun Brayut jugadifungsikan sebagai lahan pertanian.DWB juga dilintasiDaerah Aliran Sungai(DAS) Dusun Brayutserta terdapatsumber mata air yang jernih.Di samping ituDusun Brayut memiliki tempat sejarah berupa bangunan bunkerpeninggalan saatperistiwa Clash II oleh Belanda pada tahun 1949.Tempat tinggal atau rumah-rumah penduduk di Dusun Brayut sebagian besarmasih berbentuk tradisional dengan berarsitekturJawa, rumah tradisional tersebutdiantaranyaJoglo, limasan, sinom, kampong dan limasanpaculgowang.Keberadaanrumah-rumah tradisional tersebut membuat Kampung Brayut terlihat lebih asli danuniksebagai objek wisata. b.AspekPengorganisian Pengelolaan DWB di mulai tahun 1999 dibentuk dengan tetap menjagakeaslian alam dan nilai-nilai budaya yang ada di dusun Brayut. Dalam pengelolaandan pengembangan DWB nilai-nilai tradisional selalu diutamakan. paket-paket yangdijual di DWB tetap mengedepankan nilai-nilai tradisional yang di tawarkan dalamkegiatan wisatanya, seperti wisata berbasis pertanian secara tradisional, caramembatik, permainan tradisional anak-anak, mengajarkan seni tari dan karawitan,pembuatan dan penyediaan makanan-makanan tradisional, termasuk juga pembuatanmakanan dan proses ritual dalam kenduri. Bangunan rumah-rumah tradisional yangterdapat di dusun Brayut menjadi daya tarik karena masih dilestarikan keutuhannya.Berdasarkan hal diatasDBWmemiliki visiyaitu : “Menjaga Nilai-NilaiTradisional, Hijau Desaku, Lestari Budayaku”.Sedangkan misinya : a)Menciptakanlapangan kerja. b)Mengurangi urbanisasi. c)Menjaga kelestarian lingkungan.
Search
Tags
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x