Internet

Perbandingan Metodologi Riset

Description
Perbandingan Metodologi Riset
Categories
Published
of 4
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Transcript
  Perbandingan Metodologi Riset Pada Judul Strategi Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Negeri Pengawu, Pengembangan Game Based Learning Berbasisi Pendekatan Saintifik Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar, dan Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Implementasi Blended Learning Di Jurusan Teknologi Pendidikan Unifersitas Negeri Malang Yustika Oktariani ( 180121600544 ) “Strategi Pembelajaran Tematik di Sekolah Dasar Negeri Pengawu”    Nama Peneliti : Muh. Mansyur Thalib Latar belakang masalah penelitian : karena 95% interaksi kelas dikuasai oleh guru. Guru  berperan sebagai penyampai informasi sebanyak- banyaknya dilakukan dengan metode ceramah, kadang-kadang dengan sedikit tanya jawab, sehingga kegiatan anak lebih banyak mendengar, mencatat, dan menghafal. Tujuan Penelitian : bertujuan untuk mendeskripsian dan menjelaskan tentang kondisi  pembelajaran, strategi pengorganisasian isi, strategi penyampaian pembelajaran, dan strategi  pengelolaan pembelajaran Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan teknik/model analisis interaktif Responden penelitian : Penelitian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar (SD) Negeri Pengawu, Kecamatan Tatanga Kota Palu. Yang menjadi sumber data adalah narasumber (informan),  peristiwa (pembelajaran tematik), tempat (lokasi), dan dokumen (arsip). Alat ukur penelitian : narasumber (informan), peristiwa (pembelajaran tematik), tempat (lokasi), dan dokumen (arsip) Data hasil penelitian : Penjadualan penggunaan strategi pembelajaran; Pembelajaran tematik dimulai pada jam 07.00 s.d. 14.10. Kegiatan pembelajaran maliputi; kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Satu tema memuat sejumlah KD/ Indikator dari beberapa mata pelajaran. Pembuatan catatan kemajuan belajar; Pencatatan kemajukan belajar siswa dilakukan berdasarkan hasil ulangan harian, tugas-tugas, mid-semester dan semester. Pencatatan kemajuan belajar siswa bertujun untuk mengetahui kemajuan belajar dan sebagai dasar unuk membantu siswa. Simpulan : Untuk mencapai kompetensi dasar yang diharapkan dalam pembelajaran maka guru seharusnya merancang sendiri bahan-bahan pembelajaran. Namun kenyataannya tidak demikian karena bahan-bahan yang sudah tersedia (jaringan tema, silabus, RPP tematik, buku panduan tematik dan buku kerja siswa) dinilai oleh guru sebagai suatu perencanaan yang sudah bagus dan  siap untuk dilaksanakan. Selain itu guru merasa kurang mampu dalam pemilihan isi, pengurutan sajian, dan pembuatan sintesis. Pada strategi pengorganisasian isi, bahan-bahan yang digunakan guru adalah hasil adaptasi dan pemilihan isi berupa tema-tema yang akrab dengan keseharian siswa. Upaya pembuatan sintesis adalah melalui jaring tema, dimana tema sebagai mengaitkan isi dan memberikan kebermaknaan dan holistisitas belajar bagi siswa. Untuk menunjang  pencapaian kompetensi dasar maka guru membuat rangkuman baik pada akhir setiap kegiatan  pembelajaran dan pada akhir pembelajaran sebuah tema tertentu dengan cara melibatkan siswa. Selain itu guru berupaya untuk melakukan analogi dalam bentuk cerita, gambar, benda tiruan, dan benda asli agar siswa lebih mudah memahami pengetahuan atau materi/isi baru yang dipelajari. “ Pengembangan Game Based Learning Berbasisi Pendekatan Saintifik Pada Siswa Kelas IV Sekolah Dasar”    Nama Peneliti : Mochammad Arbayu Maulidina, Susilaningsih, Zainul Abidin Latar belakang masalah penelitian : Berkembangnya teknologi selalubanyak inovasi danmengalami kemjuan yang sangat cepat. Banyak orang dewasa memanfaatkannyadalam dunia  pekerjaandan anak-anak memanfaatkannya untuk bermain game/permainan.Bermain adalah aktivitas yang paling disukai oleh anak, selain bermain anak-anak perlu mendapatkan proses  pembelajaran yang biasa dilakukan di sekolah. Selalu dibutuhkan invoasi barudan butuh menggunakan cara khusus dalam mengajak anak untuk belajar. Salah satu inovasinya adalah dengan dikembangkannya aplikasi game based learning berbasis pendekatan saintifik Tujuan Penelitian : untuk menghasilkan aplikasi atau media pembelajatan yang valid yang di terapkan di siswa kelas IV SDN Urangagung Sidoarjo Metode Penelitian : pendekatan saintifik, tematik, metode Research and Development (Peneletian dan Pengembangan) Responden penelitian : Siswa kelas IV SDN Urangagung Sidoarjo Alat ukur penelitian : Pengumpulan data menggunakan game based learning Data hasil penelitian :  No Uji Coba Persentase 1 Perseorangan 89,5% 2 Kelompok Kecil 89,2% 3 Lapangan 89,95% 4 Tes hasil belajar 77,27%  Simpulan : Mengemas sebuah pembelajaran dalam game based learning dengan menggunakan  pendekatan saintifik merupakan terobosan baru metode pembelajaran untuk pebelajar. Disisi lain aplikasi ini juga sangat membantu pembelajar dalam menyampaikan materi dikelas dan membuat  pebelajar lebih termotivasi dan semangat dalam belajar seperti yang ditemukan saat peneitian di lapangan. “ Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Implementasi Blended Learning Di Jurusan Teknologi Pendidikan Unifersitas Negeri Malang”    Nama Peneliti : Ananda Dwi Ramadani, Sulthoni, Agus Wedi Latar belakang masalah penelitian : Proses pembelajaran yang identik dengan pertemuan kelas atau tatap muka dirasa pebelajar saat ini membosankan, disaat internet telah menjadi kebutuhan sehari hari untuk siswa/siswi. Sebuah inovasi pembelajaran hadir dengan menggunakan  perkembangan teknologi , utamanya dengan hadirnya internet. Merubah pola belajar yang tidak  bisa dibatasi oleh jarak dan waktu untuk mendapatkan informasi Tujuan Penelitian : membuat pebelajar yang memiliki karakteristik berbeda agar mampu belajar secara mandiri, berkelanjutan dan meningkat sepanjang hidup, sehingga belajar akan menjadi lebih mengena , efesien dan menyenangkan Metode Penelitian : penelitian jenis kualitatif Responden penelitian : mahasiswa jurusan Teknologi Pendidikan angkatan 2016 yang sedang mengikuti perkuliahan Lingkungan Belajar Alat ukur penelitian : Teknik pegumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi Data hasil penelitian : Mahasiswa menyatakan senang mengikuti pembelajaran dengan model  blended learning. Mereka yakin dengan pemahamannya dan puas dengan pembelajaran yang diikuti. Kepuasaan mahasiswa ini umumnya diungkapkan karena model ini mempermudah mahasiswa dalam memahami materi pembelajaran. Mereka merasa puas dengan adanya sumber  belajar yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja. Hal ini sejalan dengan temuan Demirci (2010: 27) yang mengungkapkan bahwa pembelajaran blended learning berupa pemberian tugas rumah secara online mendapat respon positif dari siswa. Siswa menyatakan bahwa pembelajaran ini efektif dalam memudahkan mahasiswa belajar dan memotivasi siswa untuk belajar. Simpulan : Blended Learning merupakan salah satu inovasi teknologi pendidikan terbaru dalam  perkembangan globalisasi dan teknologi, yang menggabungkan pembelajaran tradisional tatap muka dan pembelajaran online (elearning).Blended learning merupakan model pembelajaran yang dapat meningkatkan daya tarik pada proses pembelajaran tatap muka (face-to-face) dan  sangat sesuai untuk diterapkan di era digital. Blended learning di Jurusan Teknologi Penidikan sudah diterapkan sejak tahun 2005. Kebijakan penggunaan blended learning saat telah di atur  pada pedoman pendidikan Universitas Negeri Malang tahun 2018/2019. Sehingga penerapannya telah di naungi oleh Universitas. Sumber daya manusia menjadi salah satu faktor berpengaruh  pada implementasi blended learning. Dosen yang menerapkan blended learning merupakan dosen yang berkompeten dan menguasai pembelajaran blended learning . Dosen menjadi kunci suksesnya penerapan blended learning. Mahasiswa juga menjadi kunci sukses penerapan blended learning, karena pembelajaran blended learning mengharuskan mahasiswa siap belajar mandiri. Lingkungan belajar merupakan wilayah dengan segenap isinya yang saling berhubungan dengan kegiatan belajar sangat berpengaruh terhadap penerapan blended learning. Sarana prasrana dan  penunjang yang ada pada jurusan tentunya dapat mendukung penerapan blended learning. Daftar Pustaka Thalib, M. M. (2017). STRATEGI PEMBELAJARAN TEMATIK DI SEKOLAH DASAR NEGERI PENGAWU. Edcomtech Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan , 2  (2), 143-154. Maulidina, M. A., Susilaningsih, S., & Abidin, Z. (2018). PENGEMBANGAN GAME BASED LEARNING BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK PADA SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR. JURNAL INOVASI DAN TEKNOLOGI PEMBELAJARAN  , 4 (2). Ramadani, A. D., Sulthoni, S., & Wedi, A. (2019). FAKTOR-FAKTOR YANG BERPENGARUH TERHADAP IMPLEMENTASI BLENDED LEARNING DI JURUSAN TEKNOLOGI PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI MALANG. Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan , 2  (1), 62-67.  
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x