Government Documents

PROPOSAL PENELITIAN PENERAPAN TEKNIK BERTANYA DASAR DAN TEKNIK BERTANYA LANJUT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI MTs NEGERI 1 CIREBON

Description
PROPOSAL PENELITIAN PENERAPAN TEKNIK BERTANYA DASAR DAN TEKNIK BERTANYA LANJUT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI MTs NEGERI 1 CIREBON
Published
of 23
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Share
Transcript
  1 PROPOSAL PENELITIAN   PENERAPAN TEKNIK BERTANYA DASAR DAN TEKNIK BERTANYA LANJUT UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPS KELAS VIII DI MTs NEGERI 1 CIREBON BAB 1 PENDAHULUAN A.   Latar Belakang Proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) merupakan hal yang  penting dalam pendidikan di sekolah. Seorang siswa dikatakan belajar apabila dapat memahami sesuatu yang tadinya belum dimengerti menjadi mengerti. Keberhasilan pendidikan di sekolah secara langsung sangat ditentukan oleh aktivitas guru, siswa dan sumber belajar dalam pembelajaran. guru yang  berperan fasilitator, pembimbing, mediator, dan sekaligus sebagai model akan memberikan pengaruh besar terhadap sikap siswa di dalam kelas. Setiap langkah dan ucapan guru menghasilkan respon yang sebanding dengan siswa dalam menyukseskan pembelajaran. Hubungan antara guru, siswa, dan bahan ajar bersifat kompleks. Untuk mencapai keberhasilan dalam kegiatan pembelajaran, terdapat  beberapa komponen yang dapat menunjang, yaitu kompenen tujuan, komponen materi, komponen strategi belajar mengajar dan komponen  2 evaluasi. Masing-masing komponen tersebut saling terkait dan saling memengaruhi satu sama lain. Menurut Muhamad Ali (2008:5) mengatakan bahwa “setiap siswa mempunya i keragaman dalam hal kecakapan maupun kepribadian”. Sehingga siswa sebagai individu yang potensial tidak dapat berkembang banyak tanpa  bantuan guru, hal ini mengandung arti bahwa kesiapan belajar siswa dapat dikondidikan oleh guru melalui suatu strategi mengajar yang tepat. Sebagi dampak dari upaya tersebut adalah kemampuan belajar siswa akan meningkat yang pada akhirnya akan berpengaruh pada peningkatan hasil belajarnya. Saat ini salah satu hal yang dapat menunjukan keberhasilan dalam  proses pendidikan adalah melalui ujian Nasional. Siswa atau peserta didik dinyatakan berhasil atau tuntas dalam proses pendidikan apabila ia dinyatakan lulus dalam ujian nasional, sedangkan siswa dinyatakn gagal atau  belum tuntas dalam proses pendidikan apabila ia dinyatakan tidak lulus dalam ujian nasional. Salah satu mata pelajaran yang diujikan dalam ujian nasional adalah mata pelajaran IPS. IPS merupakan salah satu mata pelajaran di sekolah yang hasus dikuasai oleh siswa pada jenjang pendidikan sekolah menengah pertama. Hal ini menunjukan bahwa IPS merupakan mata pelajaran yang memiliki kedudukan penting dalam pendidikan, karena IPS merupakan studi yang amat  berguna bagi kehidupan. Oleh karena itu maka dapat dikatakan setiap orang memerlukan pengetahuan IPS dalam berbagai bentuk sesuai dengan kebutuhannya.  3 Banyak masalah yang muncul di sekolah yang berkaitan dengan siswa selama proses pembelajaran. salah satu diantaranya adalah siswa kurang  berani dalam menyampaikan pendapatnya atau merespon pembelajaran yang sedang berlangsung. Sikap keengganan siswa untuk menyampaikan  pendapatnya ini sangat mengganggu dan berpengaruh terhadap pencapaian tujuan pembelajaran. Untuk mengatasi masalah ini, salah satu caranya menggunakan strategi. Menurut Kozna (1989) dalam buku model-model, media dan strategi  pembelajaran kontekstual, menjelaskan bahwa “strategi pemeblajaran dapat diartikan sebagai setiap kegiatan yang dipilih, yaitu yang dapat memberikan fasilitas atau bantuan kepada peserta didik menuju tercapainya tujuan  pembelajaran tertentu ” . Sedangkan menurut Dick dan Carey (1990) menjelaskan bahwa “strategi pembelajaran terdiri atas seluruh komponen materi pembelajaran dan prosedur atau tahapan kegiatan belajar yang atau digunakan oleh guru dalam rangka membantu peserta didik mencapai tujuan  pembelajaran tertentu ”.  Strategi yang digunakan dalam penelitian ini yaitu startegi keterampilan bertanya dasar dan bertanya lanjut. Menurut Keterampilan bertanya dasar dimaksudkan sebagai keterampilan yang memuat komponen dasar yang perlu diterapkan dalam mengajukan berbagai  jenis kalimat. Sebuah pertanyaan dari guru diharapkan menimbulkan proses  berpikir dalam diri siswa untuk menyelesaikan masalah. Pertanyaan yang tepat serta dipahami oleh siswa akan membantu dan mengiringi siswa untuk menemukan masalah. Keterampilan inilah yang harus dikuasai oleh guru,  4 Karena kemungkinan siswa tidak bisa menjawab atau salah mengkomunikasikan pendapatnya disebabkan oleh pertanyaan dari guru yang tidak dalat dipahami. Dengan kualitas keterampilan bertanya yang baik, guru akan mampu memfungsikan pertanyaan-pertanyaan secara optiamal dalam  proses belajar mengajar. Dengan demikian penulis tertarik untuk melakukan penelitian yang  berkaitan dengan hal ini di sekolah menengah pertama. Penelitian ini di beri  judul: “Penerapan Teknik Bertanya Dasar dan Teknik Bertanya Lanjut Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII di MTs Negeri 1 Cirebon”.   B.   Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan diatas, maka  permasalahan yang timbul dapat diidentifikasikan sebagai berikut : 1.   C.   Batasan Masalah Penelitian ini dibatasi pada masalah Penerapan Teknik Bertanya Dasar dan Teknik Bertanya Lanjut Untuk Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Kelas VIII di MTs Negeri 1 Cirebon.  D.   Rumusan Masalah  Mengingat begitu pentingnya pengaruh penggunaan model  pembelajaran cooperative learning tipe snowball throwing terhadap hasil  5  belajar siswa pada mata pelajaran ekonomi, maka dalam penulisan ini dirumuskan masalah yang akan dibahas, yaitu : 1.   Bagaimana gambaran model pembelajaran cooperative learning pada mata  pelajaran ekonomi kelas X di SMA NEGERI 1 PLUMBON? 2.   Bagaimana gambaran model pembelajaran snowball throwing pada mata  pelajaran ekonomi kelas X di SMA NEGERI 1 PLUMBON? 3.   Bagaimana gambaran hasil belajar siswa pada kelas X di SMA NEGERI 1 PLUMBON? 4.   Bagaimana hasil belajar siswa yang diajar menggunakan model pembelajaran cooperative learning tipe snowball throwing dan hasil belajar siswa yang diajar menggunakan pembelajaran konvensional pada mata pelajaran ekonomi kelas X di SMA NEGERI 1 PLUMBON? 5.   Apakah terdapat pengaruh model pembelajaran cooperative learning tipe snowball throwing terhadap hasil belajar ekonomi siswa? E.   Tujuan Penelitian Tujuan penelitian ini adalah :    F.   Manfaat Penelitian Manfaat penelitian ini diharapkan dapat diambil manfaatnya, antara lain :
Search
Similar documents
View more...
Tags
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x