Self Improvement

1. Aksi interaksi

Description
1. Aksi interaksi
Published
of 10
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  1 BAB I PENDAHULUAN Aksi  –   Interaksi Mahluk hidup dimuka bumi ini tidak dapat hidup tanpa adanya bantuan dari mahluk hidup lainnya. Ini membuktikan bahwa semua organism saling ketergantungan. Untuk memahami lebih dalam mengenai aksi-interaksi ini akan dibahas mengenai pembagian besar aksi interaksi. Interaksi mahkluk hidup dengan lingkungannya. 1.   Interaksi antar individu Contohnya : perkawinan antar individu 2.   Interaksi antar populasi a.    predasi yaitu interaksi antara predator dan prey (mangsa) contohnya: zebra dan harimau  b.   kompetisi yaitu: persaingan dalam mempertahankan hidup contohnya : kompitisi burung dihutan yang memakan jenis serangga yang sama c.   Simbiosis -   Mutualisme : kerbau dengan burung jalak -   Komensalisme : anggrek yang menempel pada pohon -   Parasitisme : kutu di tubuh kerbau 3.   Interaksi antara komponen biotik dan abiotik Contohnya: oksigen untuk pernapasan, cahaya matahari untuk fotosintesis  pada tumbuhan.  2 BAB II PEMBAHASAN 1.   Rantai Makanan a.   Pengertian Rantai Makanan Secara etimologis, rantai makanan dapat diartikan sebagai rangkaian yang tak terputus dari kegiatan makan-memakan. Menurut Campbell dkk (2004), rantai makanan (food chain) adalah jalur di sepanjang perpindahan makanan dari tingkat trofik satu ke tingkat trofik yang lain, yang dimulai dari produsen primer. Rantai makanan adalah perpindahan energi makanan dari sumber daya tumbuhan melalui seri organisme atau melalui jenjang makan (tumbuhan - herbivora - carnivora - omnivora). Berdasarkan pengertian diatas maka dapat disimpulkan bahwa rantai makanan adalah kegiatan makan-memakan antara organisme yang di dalamnya terjadi perpindahan materi atau energi.  b.   Mekanisme Rantai Makanan Pada rantai makanan terdapat tingkatan atau urutan organisme. Tiap tingkat dari rantai makanan disebut tingkat trofi atau taraf trofi. Karena organisme pertama yang mampu menghasilkan zat makanan (autotrof) adalah tumbuhan maka tingkat trofi  pertama selalu diduduki tumbuhan hijau sebagai produsen. Tingkat selanjutnya adalah tingkat trofi kedua, terdiri atas hewan pemakan tumbuhan yang biasa disebut konsumen  primer. Hewan pemakan konsumen primer merupakan tingkat trofi ketiga, yang terdiri atas hewan-hewan karnivora dan seterusnya sampai organisme mati dan diurai oleh dekomposer. Hasil rombakan dari dekomposer dapat dipergunakan kembali oleh organisme autotrof (Syarief, M, 2010).   c.   Tipe Rantai Makanan Berdasarkan jenis mata rantai pertamanya maka rantai makanan dapat dibedakan atas dua tipe, yaitu tipe rantai makanan perumput dan tipe makanan  3 detritus (Anwar, 2007). Dua jenis rantai makanan ini bisa terdapat dalam satu  populasi atau beberapa populasi dalam suatu ekosistem. a.   Rantai makanan perumput (  grazing food chain ) Rantai makanan perumput (  grazing food chain ) dalah rantai makanan yang dimulai dari tumbuhan sebagai produsen. Alur rantai makanan perumput dapat dilihat pada gambar berikut : Gambar 1. Contoh rantai makanan perumput. Pada gambar di atas, diketahui bahwa rumput yang bersifat autotrof berperan sebagai produsen, dimakan oleh belalang sebagai konsumen pertama, belalang dimakan oleh katak sebagai konsumen kedua, katak dimakan oleh ular sebagai konsumen ketiga, dan ular dimakan oleh elang sebagai konsumen keempat. Selanjutnya jika elang mati, maka bangkainya akan di makan oleh organisme lain dan diuraikan oleh bakteri pengurai.  b.   Rantai makanan detritus ( detritus food chain ) Rantai makanan detritus adalah rantai makanan yang dimulai dari detritus atau organisme pemakan sisa. Adapun alur dari rantai makanan detritus dapat dilihat pada gambar berikut :  4 Gambar 2. Contoh rantai makanan detritus. Pada gambar diatas, diketahui bahwa detritus bisa berupa hancuran jaringan hewan atau tumbuhan. pada gambar diperlihatkan bahwa detritus yang berupa hancuran tumbuhan dimakan oleh kutu kayu yang selanjutnya dimakan oleh burung. 2.   Jaring-jaring Makanan a.   Pengertian Jaring-jaring Makanan Pada uraian sebelumnya tentang rantai makanan, dijelaskan bahwa setiap organisme seakan-akan hanya memakan atau dimakan oleh satu organisme lain saja. Hal yang sebenarnya terjadi dalam suatu ekosistem tidaklah demikian. Tiap organisme mungkin memakan atau dimakan lebih dari satu organisme dalam satu rantai makanan yang sama atau makan dari rantai makanan lain. Ini biasanya terjadi  pada hewan karnivora taraf trofi tinggi. Dalam ekosistem rantai makanan itu saling berkaitan. Kebanyakan sejenis hewan memakan beragam, dan makhluk tersebut pada gilirannya juga menyediakan makanan untuk berbagai makhluk yang memakannya, maka terjadi yang dinamakan  jaring  –   jaring makanan (food web).  Jaring- jaring makanan merupakan rantai-rantai makanan yang saling berhubungan satu sama lain sedemikian rupa sehingga membentuk seperi jaring-jaring. Jaring-jaring makanan terjadi karena setiap jenis makhluk hidup tidak hanya memakan atau dimakan oleh satu jenis makhluk hidup  5 lainnya. Berdasarkan beberapa penjelasan dan pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa jaring-jaring makanan adalah kumpulan antara berbagai rantai makanan yang saling berhubungan dalam suatu ekosistem.  b.   Mekanisme Jaring-jaring Makanan Untuk menjelaskan tentang mekanisme jaring-jaring makanan dalam suatu ekosistem dapat dilihat pada gambar berikut : Gambar 3: Contoh Jaring-jaring Makanan Pada jaring-jaring makanan tersebut terdapat beberapa rantai makanan di antaranya adalah sebagai berikut. a.   Padi → tikus → elang → pengurai   b.   Padi → tikus → musang → elang → pengurai  c.   Padi → burung → musang → elang → pengurai  d.   Padi → burung → elang → pengurai  Pada gambar terlihat bahwa semua aktivitas makan memakan diakhiri oleh  pengurai. Hal ini menunjukkan peran bakteri pengurai dalam ekosistem sangatlah  penting yang berfungsi menguraikan dan menghancurkan zat penyusun tubuh menjadi hara yang selanjutnya zat hara ini kembali ke tanah. Dengan demikian
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks