Government Documents

Kerjasama Perdagangan Internasional

Description
Kerjasama Perdagangan Internasional
Published
of 3
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  Kerjasama Perdagangan Regional Pada halaman depan artikelnya, Rahmat Dwisaputra mengatakan bahwa kerjasama perdagangan regional adalah perjanjian dari dua atau lebih negara yang bertujuan untuk mengurangi hambatan dalam perdagangan atas dasar resiprokal dan atau preferensi (Dwisaputra : 16 dalam !ri"n#$ %amun di halaman selanjutnya dia menjelaskan bahwa kerjasama perdagangan regional dapat diartikan menjadi dua konsep utama yakni regional &ooperation (kerjasama regional# dan regional integration (penyatuan regional#$ 'ang pertama dapat dipahami sebagai kebijakan bersama yang diambil oleh sekelompok negara yang biasanya terletak dalam satu kawasan) untuk men&apai tingkat kemakmuran yang lebih besar daripada upaya yang dilakukan masing)masing negara se&ara independen$ Dan kedua yakni penyatuan regional yang berupa peleburan se&ara de fa&to beberapa negara dalam satu kawasan geogra"s$ Penyatuan jenis ini dapat terjadi baik didorong oleh kebutuhan pasar (market dri*en# maupun kebijakan politik (poli&y indu&ed#$ +uatu kerjasama perdagangan regional dapat diakatakan regional full e&onomi& integration jika semua produk baik berupa barang, jasa dan in*estasi (pasar keuangan# serta faktor produksi dapat bergerak bebas antar negara dalam satu kawasan (Dwisaputra : 1)1- dalam !ri"n#$ !dapula konsep regionalisasi yang berarti segala upaya penyatuan perekonomian dalam suatu pasar regional yang biasanya didorong oleh kekuatan pasar itu sendiri dan perkembagan teknologi$ Dan terakhir konsep regionalisme yang merupakan kerjasama ekonomi formal dan kesepakatan ekonomi dari suatu kelompok negara yang bertujuan untuk memfasilitasi atau meningkatkan penyatuan regional (Dwisaputra : 1- dalam !ri"n#Dewasa ini hampir seluruh negara di dunia tergabung paling tidak dalam satu kerjasama regional$ .indakan beberapa atau seluruh negara membentuk regionalisme ini dapat dilatarbelakangi oleh beberapa faktor yang telah disebutkan oleh Dwisaputra yakni :/ 0ntuk membangun rasa aman baik se&ara ekonomi maupun politik diantara negara)negata yang berdekatan$ ontoh 233 yang dibentuk agar memperoleh power dalam perpolitikan internasional, mengingat banyaknya negara di kawasan tersebut tidak memiliki kebijakan keamanan bersama (Dwisaputra : 16dalam !ri"n#/ 2engelola friksi perdagangan$ ontoh pendirian !P3 yang menawarkan kesempatan untuk berdialog mengenai kebijakan perdagangan dan in*estasi antara 4epang dan !merika +erikat ketika friksi perdaganagan lintas pasi"k menimbulkan resiko yang &ukup besar bagi perekonomian kawasan lain (Dwisaputra : 1 dalam !ri"n#$/ Peningkatan kapasitas untuk pembangunan negara$ 2aksudnya adalah karjasama regional dalam bentuk pemangkasan hambatan perdagangan dapat mendorong pada peningkatan e"siensi, produkti*itas kerja dan daya saing serta penurunan biaya dan resiko perdagangan dan in*estasi (Dwisaputra : 1 dalam !ri"n#$/ +ebagai batu lon&atan kapada liberalisasi multilateral$/ Kebijakan untuk menjamin diplomasi perdagangan$ !tau se&ara singkat  sebagai se&ond)best &hoi&e jika putaran 0ruguay (5.# tidak memberikan hasil yang memuaskan$ +aat itu banyak negara berpikir akan sangat strategis bila selain mengikuti perundingan multilateral, negara tersebut juga bisa membangun pasar regional (Dwisaputra : 17 dalam !ri"n#$/ .he opy&at +yndrome adalah reaksi pertahanan terhadap regionalisme yang terjadi di kawasan lain$ Dalam hali ini beberapa negara di suatu kawasan akan tergerak untuk membentuk regionalisme mereka sendiri karena khawatir menjadi korban regional asing atau tertinggal se&ara ekonomi$/ Persaingan untuk memperoleh Penanaman 2odal !sing (P2!#$ Dengan terlibat dalam suatu perjanjian regional, maka image dan bargaining position suatu negara akan meningkat sehingga diharapkan dapat meman&ing in*estasi asing di negaranya (Dwisaputra : 18 dalam !ri"n#+ebagaimana kita ketahui bahwa dalam re9im perdagangan internasional, re9im 5. lah yang diakui dan sangat berpengaruh dalam mengatur perekonomian dunia$ bahkan perjanjian regional termasuk di dalamnya, walaupun 5. pada prinsipnya bersifat multilateral dan menganut 2ost a*oured %ations atau non)diskriminasi, namun ia ternyata memberikan penge&ualian bagi ree .rade !rea dan ustom 0nion dalam !rtikel ;!.. pasal <$ Dalam pasal tersebut, ada bebarapa prinsip pokok kerjasama regional yang digariskan oleh 5. yakni : a# =ambatan perdagangan tidak boleh meningkat dari le*el sebelum terbentuknya 0 atau .!> b# +eluruh hambatan perdagangan internal termasuk pembatasan  jumlah harus dikurangi> &# +eluruh 0, .! dan ?.! (?nterim .rade !greement# harus dilaporkan kepada ;!.. guna memastikan dua syarat sebelumnya terpenuhi (Dwisaputra : 11)1<#$ @erikut ini beberapa bentuk integrasi ekonomi regional :1$ .rade Prefential !greement (.P!# merupakan kerjasama ekonomi regional dimana masing)masing anggota memberikan preferensi dalam bentuk tarif dan non)tarif bagi produk orisinal masing)masing negara atau dengan kata lain fasilitas keringanan bagi satu atau beberapa produk tertentu dari negara partner(=ady, <AA : 77#<$ ree .rade !rea (.!# adalah suatu bentuk kerjasama regional yang menghilangkan sampai AB bea masuk bagi semua produk dari negara anggota dan memberlakukan tarif bagi negara bukan anggota regional$ +e&ara sederhanadapat dipahami bahwa internal tariC antar anggota sudah tidak ada namun eternal tariC masing)masing negara tetap berlaku, &ontoh !.! (!+3!% ree  .rade !rea# (=ady, <AA : 77#E$ ustom 0nion (0# atau penyatuan keFpabeanFan adalah kerjasama regional dimana penerimanan bea dan &ukai atau &ustom re*enue tiap)tiap anggota yangdidapat dari negara diluar anggota dianggap sebagai penerimaan bersama (kolektif#, oleh karena itu eternal tarif di setiap negara anggota sama bagi suatuproduk luar regional$ +edangkan internal tariC antar anggota sebesar AB (=ady, <AA : 78#$ ommon 2arket (2# merupakan salah satu bentuk kerjasama yang mengusung kebebasan bergerak bagi faktor produksi, khususnya tenaga kerja, dalam kerjasama regional tersebut$ ontoh 3uropean ommon 2arket (=ady, <AA : 78#-$ 3&onomi& 0nion (30# maksudnya adalah bentuk kerjasama ekonomi regional  yang memiliki kesatuan atau persamaan peraturan dalam bidang perpajakan, tenaga kerja, jaminan sosial, dan lain)lain$ ontoh 3&onomi& 0nion seperti !3 (on&il of !rab 3&onomi& ommunity# (=ady, <AA : 78#$6$ 2onetary 0nion (20# adalah kerjasama regional yang berbentuk kesatuan atau kesamaan mata uang, &ontoh 3uropean ommunity yang memiliki mata uang tuggal resmi sejak 1 4anuari 1888 yakni 3uro$
Search
Tags
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks