Leadership & Management

teori komunikasi

Description
teori komunikasi
Published
of 6
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  Nama : Rezka Judittya Dian Pratama NIM : Beberapa jenis teori komunikasi massa menurut Dennis McQuail (1987) : 1. Teori ilmu pengetahuan sosial (Social Scientific Theory)    Teori ini berdasarkan pemyataan-pernyataan yang berkaitan dengan sifat dasar, cara kerja, dan pengaruh komunikasi massa, yang bersumber dari observasi sistematis yang sedapat mungkin diupayakan bersifat objektif. Teori ini bersumber pada kenyataan tentang media dan pada penerapannya sering bergantung pada pada ilmu sosial lainnya. Contoh : Media televisi sebagai salah satu media yang massive mempengaruhi khalayak, misalkan dalam televisi di tayangan sinetron korea.dengan menampikan pemeran nya yang cantik dan tampan, selain dari segi conten materi / cerita nya, dengan demikian mungkin akan mempengaruhi para penikmatnya untuk terus mengikuti perkembangan ceritanya tiap episode, dan tidak menutup kemungkinan akan meniru para idola mereka, mulai dari segi fashion, gaya hidup, hingga hal  – hal yang lebih dalam lagi.sehingga perilaku mereka terpengaruh oleh apa yang mereka tonton melalui televisi. 2. Teori Normatif (Normative Theory)    Teori ini berkenaan dengan masalah bagaiamana seharusnya media berperan ketika serangkaian nilai sosial ingin diterapkan dan dicapai sesuai dengan sifat dasar nilai-nilai sosial tersebut. Jenis teori ini begitu penting karena berperan dalam membentuk institusi media. Teori normatif ini cenderung dikaitkan dengan sistem politik/pemerintahan dimana pers tersebut menjadi subsistemnya.  Dengan kata lain Teori ini dapat menjadi penyeimbang terhadap segala informasi mengenai politik/ sistem pemerintahan yang yang sedang berlangsung. Contoh : Pemerintah akan mengeluarkan kebijakan tentang pembatasan BBM bersubsidi untuk kendaraan pribadi, di sini media berperan selain untuk menyebar luaskan informasi yang berasal dari Pemerintah, Media juga bisa mengambil informasi dari masyrakat, berupa  opini, fakta  –  fakta lapangan (cth : kepadatan di SPBU pada saat informasi tersebur di keluarkan pemerintah, dan kehabisan Premium di sejumlah SPBU) sehingga peran media disini sebagai penyeimbang informasi, sehingga pemerintah pun akan lebih melihat fata lapangan dari dapak pembatasan kuota BBM bersubsidi, dan mungkin dapat memperbaiki kebijakan yang akan di keluarkan pada kemudian hari. 3. Teori Praktis (Operational Theory)    Pada awalnya teori ini dikembangkan oleh para praktisi media. Teori ini menyuguhkan penuntun tentang tujuan media, cara kerja yang seharusnya diharapkan agar seirama dengan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan sosial yang sifatnya lebih abstrak, serta cara-cara pencapaian beberapa sasaran tertentu. Sebuah teori masuk dalam rumpun teori praktis karena bisa membantu menemukan jawaban masalah, misalnya, "Apa yang dapat menyenangkan publik?,"Faktor apa sajakah yang dapat membuahkan hasil?,"Berita seperti apa yang berharga atau mempunyai nilai berita (news value )?," dan "Bagaimana tanggung jawab wartawan dan media tertentu dalam situasi tertentu pula?" 4. Teori akal sehat (Commonsense Theory)    Teori ini merupakan pengetahuan (gagasan) yang dimiliki oleh setiap orang dengan begitu saja atau melalui pengalaman langsung dengan masyarakat. Masing-masing orang mempunyai teori sendiri berdasarkan pengetahuan yang dimilikinya begitu saja tanpa ada usaha atau lewat pengalamannya sehari-hari. Hypodermic Needle Theory oleh Wilbur Scharm (tahun 1950-an) Disebut juga teori jarum hipodermik (hypodermic needle theory) atau teori peluru. Teori ini merupakan konsep awal efek komunikasi massa oleh para pakar komunikasi tahun 1970-an. Teori ini di tampilkan pada tahun 1950-an setelah peristiwa penyiaran kaleidoskop stasiun radio siaran CBS di Amerika yang berjudul “ The invasion from Mars” (effendy, 1993: 264 -265 ) Peluru diibaratkan sebagai sebuah pesan yang ditembakkan dan langsung mengenai sasaran. Audience, anggota dari masyarakat dianggap punya ciri khusus yng seragam dan  dimotivasi oleh faktor biologis dan lingkungan dan mereka mempunyai sedikit kontrol. Tidak ada campur tanggan diantara pesan dan penerima artinya pesan yang sangat jelas dan sederhana akan jelas dan sederhana pula direspon. Teori ini mengansumsikan bahwa media memiliki kekuatan bahwa media memiliki kekuatan yang sangat perkasa, dan komunikan di anggap pasif (tidak berdaya) atau tidak tahu apa - apa Contoh : Informasi melaului televisi tentang politik (Pemilu Presiden), yang memberi informasi berupa dugaan pelanggaran pemilu oleh salah satu pasangan Calon Presiden, maka informasi tersebut bila di terima oleh khalayak maka akan berdampak terhadap banyak nya aksi  –  aksi untuk menuntut pengusutan terhadap kasus tersebut, serta memungkinkan terjadinya suara yang berkurang untuk calon tersebut . Walaupun pada sekitar tahun 1970-an teori ini di anggap tidak ada oleh scharm sendiri, dengan didukung oleh Paul lazarsfeld, dan Raymond Bauer, yang menyatakan bahwa khalayk yang di tembakan oleh peluru komunikasi bisa saja tidak langsung menerima, karna adanya pelindung (masyarakat tidak pasif) dengan cara mencari informasi sebanyak mungkin sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga dampak dari peluru tersebut bisa di tangkas. Contoh : Dari contoh Pemilu Presiden di atas, dugaan kecurangan tersebut tidak terus di percaya langsung oleh khalayak, mereka bisa mencari berbagai inforasi dari media lain, dan berupaya untuk menyeimbangkan informasi yang di dapat melelui media. Cultivation Theory oleh George Gerbner Gerbner berpendapat bahwa media massa menanamkan sikap dan nilai tertentu. Media pun kemudian memelihara dan menyebarkan sikap dan nilai itu antar anggota masyarakat kemudian mengikatnya bersama-sama pula. Gerbner menekankan pada televisi sebagai media dan fungsi simbolik dalam konteks budaya. Hal ini kemudian mendatangkan kritik bahwa Gerbner terlalu menyederhanakan masalah. Perilaku manusia sangat bisa dipengaruhi media lain selain televisi, juga oleh pengalaman langsung dan pengaruh orang-orang yang saling berhubungan. Para penganut teori kultivasi cenderung memandang sebelah mata adanya dinamika sosial di dalam memanfaatkan siaran televisi.Faktor interaksi seperti tahap pembangunan, pengalaman menonton, pengetahuan, etnis, jenis  kelamin, suasana menonton, sikap dan kondisi sosial ekonomi yang berpengaruh pada interpretasi. Contoh : Televisi bukan salah satu media masa yang dapat mempengaruhi perilaku individu, misalkan orang lain yang memiliki kedekatan secara personal atau kelompok, atau juga melalui siaran radio. karena Keterpengaruhan mereka atas informasi di dasarkan atas kebutuhan, pengalaman, dan hal lain yang dapat berpengaruh terhadap interpretasi mereka dalam menerima informasi. Media Equation Theory oleh Byron Reeves dan Clifford Nass Media Equation Theory' atau teori persamaan media ingin menjawab persoalan mengapa orang-orang secara tidak sadar dan bahkan secara otomatis merespon apa yang dikomunikasikan media seolah-olah media itu manusia. Dengan demikian menurut asumsi teori ini media diibaratkan manusia. Teori ini memperhatikan bahwa media juga bisa diajak berbicara seperti halnya dalam komunikasi interpersonal. Media bahkan dianggap seperti kehidupan nyata (media an real life are the same).  Contoh : apabila ada seorang / sekelompok yang menyaksikan idola mereka di televisi, maka mereka akan menerima apa yang di lakukan oleh si idola melalui media televisi, dan secara tidak sadar sedikit demi sedikit pola tingkah, dan gaya dari si idola tersebut di contoh, respon inilah yang di anggap bahwa media seperti halnya manusia yang dapat mempengaruhi perilaku seseorang / kelompok karena adanya faktor ketertarikan. Cultural Imperialism Theory oleh Herb Schillier (1973) Teori imperalisme budaya menyatakan bahwa negara barat mendonimasi media di seluruh dunia. Alasannya media barat mempunyai efek yang kuat untuk mempengaruhi dunia ketiga. Dominasi ini disebabkan karena dunia barat mempunyai kekuatan pada uang dan teknologi.  Contoh : Sangat nyata bahwa budaya kita Indonesia banyak di pengaruhi oleh budaya barat, atau kita sebagai konsumen besar bagi dunia barat, misalkan dari cara bersikap, pakaian hingga kendaraan yang kita gunakan mayoritas meniru dari dunia barat, yang kita dapat melalui media massa. Spiral of Silence Theory oleh Elizabeth Noelle-Neumann Teori ini ingin menjawab pertanyaan mengapa orang-orang dari kelompok minoritas sering merasa perlu untuk menyembunyikan pendapat dan pandangannya ketika berada dalam kelompok mayoritas bahkan kadang mengubah pendiriannya. Kajian ini menitikberatkan pada peran opini dalam interaksi sosial. Opini publik sebagai sebuah isu kontroversial akan berkembang pesat manakala dikemukaan lewat media massa. Ini berarti opini publik orang-orang juga dibentuk, disusun, dikurangi oleh peran media massa. Opini yang berkembang pada kelompok mayoritas, dan kecenderungan seseorang untuk diam (sebagai basis dasar teori ini) karena ini berasal dari kelompok minoritas juga bisa dipengaruhi oleh media massa. Intinya adalah suara dari kaum minoritas mungkin saja tidak terdengar, atau terlalu berpengaruh terhadap informasi yang di dapat. Technological Determinism Theory oleh Mashal McLuhan tahun 1962 Ide dasar teori ini adalah bahwa perubahan yang terjadi pada berbagai macam cara berkomunikasi akan membentuk pula keberadaan manusia itu sendiri. Teknologi membentuk individu, bagaimana cara berpikir, berperilaku dalam masyarakat. Ada beberapa tahapan yang dikemukakan yaitu, pertama penemuan dalam teknologi komunikasi menyebabkan perubahan. Kedua perubahan di dalam jenis-jenis komunikasi akhirnya membentuk kehidupan manusia. Ketiga, manusia membentuk peralatan komunikasi dan akhirnya peralatan komunikasi yang digunakan tersebut membentuk dan mempengaruhi manusia. Contoh : Setelah adanya alat komunikasi berupa Handphone, mulai lah cara baru berkomunikasi secara luas tanpa batas ruang, dan waktu, dan semakin canggih nya alat komunikasi ini,
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks