Scrapbooking

ANCAMAN PIDANA BAGI ORANG YANG MENOLAK PANGGILAN SEBAGAI SAKSI

Description
ANCAMAN PIDANA BAGI ORANG YANG MENOLAK PANGGILAN SEBAGAI SAKSI
Categories
Published
of 2
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  SUMBER :http://www.hukumonline.com/klinik/detail/lt50cc981bed84f/ancaman-pidana-bagi-orang-yang-menolak-panggilan-sebagai-saksi ANCAMAN PIDANA BAGI ORANG YANG MENOLAK PANGGILAN SEBAGAI SAKSI Dapatkah dihukum orang yang tidak mau jadi saksi dalam suatu tindak pidana karena tidak mau direpotkan? Sedangkan, ia sendiri mengetahui secara langsung kejadian tersebut? Mohon  penjelasannya. Jawaban : Berdasarkan Pasal 1 angka 26 Kitab Undang-Undang Hukum   Acara Pidana  (“KUHAP”) , saksi adalah orang yang dapat memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan, penuntutan dan peradilan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri. Sedangkan, keterangan saksi adalah salah satu alat bukti dalam perkara pidana yang berupa keterangan dari saksi mengenai suatu peristiwa pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri dengan menyebut alasan dari  pengetahuannya itu ( Pasal 1 angka 27 KUHAP ). Menolak panggilan sebagai saksi dikategorikan sebagai tindak pidana menurut  Kitab Undang-Undang Hukum   Pidana  ("KUHP"). Adapun ancaman hukuman bagi orang yang menolak panggilan sebagai saksi diatur di dalam Pasal 224 ayat (1) KUHP  yang berbunyi:    Barang siapa dipanggil sebagai saksi, ahli atau juru bahasa menurut undang-undang dengan sengaja tidak memenuhi kewajiban berdasarkan undang-undang yang harus dipenuhinya, diancam:   1.   dalam perkara pidana, dengan pidana penjara paling lama  sembilan bulan;   R. Soesilo  dalam bukunya yang berjudul  Kitab Undang-Undang  Hukum Pidana (KUHP) Serta Komentar-Komentarnya Lengkap  Pasal Demi Pasal  , mengatakan bahwa supaya dapat dihukum  berdasarkan Pasal 224 KUHP, orang tersebut harus: 1. Dipanggil menurut undang-undang (oleh hakim) untuk menjadi saksi, ahli atau juru bahasa baik dalam perkara pidana, maupun dalam perkara perdata; 2. Dengan sengaja tidak mau memenuhi (menolak) suatu kewajiban yang menurut undang-undang harus ia penuhi, misalnya kewajiban untuk datang pada sidang dan memberikan kesaksian, keterangan keahlian, menterjemahkan. Orang itu harus benar-benar dengan   sengaja menolak memenuhi kewajibannya tersebut, jika ia hanya   lupa atau segan untuk datang saja, maka ia dikenakan Pasal 522 KUHP. Oleh karena itu, seseorang dapat dihukum karena tidak mau menjadi saksi apabila telah ada panggilan bagi dirinya untuk menjadi saksi dalam suatu perkara pidana maupun perdata. Selama tidak ada  panggilan tersebut, maka tidak ada keharusan untuk bersaksi. 
Search
Tags
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x