Legal forms

HUKUM KEDOKTERAN FORENSIK

Description
HUKUM KEDOKTERAN FORENSIK
Categories
Published
of 9
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  KASUS  –  KASUS DALAM HUKUM KEDOKTERAN FORENSIK ( TUGAS HUKUM KEDOKTERAN FORENSIK) Disusun oleh: CHRISTIAN NOVERINO SUDONO 2014-050-064 SEKSI B FAKULTAS HUKUM UNIKA ATMAJAYA Jakarta 2015   Kronologi Pembunuhan Siswi MTs di Jasinga. Selasa, 24 November 2015 | 23:20 WIB  JAKARTA, KOMPAS.com  - Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya bersama Polres Kabupaten Bogor dan Polsek Jasinga melakukan pra rekonstrusi kasus pemerkosaandan    pembunuhan AAP. Pra rekonstruksi itu dilakukan di tempat kejadian perkara (TKP) yang berlokasi di areal Perhutani, Petak 17a RPH, Tenjo, Desa Pangaur, Jasinga, Kabupaten Bogor, Selasa (24/11/2015). "Pelaku berinisial RZ telah melakukan kronologi langsung di TKP," ucap Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi, Krishna Murti. Dalam pra rekonstruksi, RZ menjelaskan bahwa ia membawa AAP masuk ke dalam areal Perhutani pada malam hari dan sampai ke tkp sekitar pukul 20.00 WIB. Di situ, RZ mulanya mengobrol dengan AAP. "Waktu ngobrol itu saya nanyain, mau nggak melakukan hubungan badan," ucap pelaku. Menurut pengakuan RZ, mulanya korban menolak diajak berhubungan badan karena usianya masih terlalu muda dan kecil.  Namun setelah RZ mengancam akan meninggalkannya sendirian di lokasi minim cahaya itu, AAP pun mau melayani nafsu bejat pelaku. Ketika melakukan pencabulan, RZ mengaku bahwa korban masih sempat menolak dan meminta berhenti. Namun RZ tetap memaksa melakukan aksinya. Setelah selesai, RZ mewanti-wanti AAP untuk tidak memberi tahu kejadian tersebut pada siapapun. "Diam-diam saja ya, jangan mengadu pada ibu atau orang lain," ucapnya. Tetapi AAP enggan untuk menuruti perintah itu. "Dia bilangnya lihat nanti saja ya om," jelas RZ. Ucapan itu, rupanya membuat RZ takut dan bingung, sehingga pelaku memilih untuk memukul korban dengan batu sebanyak tiga kali. Batu yang digunakan itu, didapatkannya dari areal sekitar TKP.  Mulanya, ia memukul AAP dari arah belakang. "Terus dia jatuh kan tuh, posisinya duduk gitu. Di situ saya pukul dia lagi di bagian kepala depannya," ungkap pelaku, yang ternyata telah memiliki istri ini. Pukulan kedua ini membuat AAP terbaring di atas tanah dan kesakitan. Saat terbaring, RZ  berujar bahwa korban sempat bingung atas pemukulan itu. "Dia masih bisa ngomong, dia nanya kenapa dipukul," kata RZ. Mengetahui korban masih hidup, RZ memukul area kepala dan wajah AAP kembali dengan  batu. Setelah itu, RZ mendiamkan korban dan memastikannya sudah tidak bernyawa lagi. "Saya tunggu dulu, dia udah mati atau belum. Saya pegang sini (jantungnya) dulu," ujar pria yang telah memiliki dua orang anak itu. Untuk menghilangkan jejak, ia membuang batu ke sisi sebelah kiri TKP. Sementara itu, jasad korban diseret ke sisi yang berlainan. "Mayatnya saya seret terus bajunya saya buka dan saya bakar," jelas RZ. Setelah itu, ia sempat merenung dan duduk diatas motor. Dan beberapa menit kemudian, ia  pergi menggunakan motornya dan meninggalkan jasad AAP. Dalam pra rekonstruksi itu, terdapat 25 reka adegan. Terkait itu, Krishna mengatakan bahwa  pra rekonstrusi ini akan ditinjau lebih lanjut. "Dari pra rekonstruksi ini kita bisa melihat apakah perlu untuk melakukan rekonstruksi lagi," ujar Krishna. Pasal berlapis  Ia pun memaparkan bahwa RZ dapat dipidanakan dengan berbagai pasal. "Untuk pidananya macam-macam, dari mulai penculikan, pencabulan anak di bawah umur,  pemerkosaan, hingga pembunuhan," ujar Krishna. AAP adalah siswi di MadrasahTsanawiyah Al-Mubarak, Jakarta Pusat. Gadis berumur 12 tahun itu ditemukan tewas di areal Perhutani pada Jumat (23/10/2015). Sementara itu, pelaku yang berinisial RZ ini ditangkap oleh pihak kepolisian di daerah Pandeglang, Jawa Barat pada Selasa (24/11/2015).  Analisis Kasus: Berdasarkan kasus, pelaku termasuk melakukan tindak pidana pembunuhan  berencana (moord). Moord adalah salah satu jenis pembunuhan dimana memuat unsur yang memberatkan (gequalificeerde doodslag) yaitu yang berupa unsur perencanaan (voorbedachte raad). Maka, pelaku dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.   Pasal 340 KUHP : “ Barang  siapa sengaja dan dengan rencana lebih dahulu merampas nyawa orang lain, diancam, karena pembunuhan dengan rencana (moord), dengan pidana mati atau  pidana penjara seumur hidup atau selama waktu tertentu, paling lama dua puluh tahun “  Juga dijerat dengan pasal penculikan anak yaitu Pasal 83 jo Pasal 76f. Pelaku juga dapat dijerat dengan Pasal 181 ayat (1) dan (2) junto Pasal 82 Undang-Undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.   Unsur-unsur yang terdapat dalam pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana tersebut adalah :   1.   Unsur Subjektif:      Dengan sengaja : Pelaku dengan sengaja menghilangkan nyawa korban dengan cara memukulkan batu ke  bagian kepala dan wajah korban berkali-kali.      Dan dengan rencana terlebih dahulu   Unsur dengan rencana terlebih dahulu dapat dilihat pada saat si pelaku(RZ) Membawa korban (AAP) ke sebuah lahan milik Perhutani. Lalu mengajak korban untuk berhubungan  badan.Setelah melakukan hubungan badan, pelaku mengancam korban agar tidak memberi tahu kepada siapapun tentang perbuatan bejat pelaku. Pelaku akhirnya membunuh korban dengan cara melakukan pemukulan menggunakan batu beberapa kali ke area kepala dari korban sehingga korban kehilangan nyawa   2.   Unsur Objektif       Perbuatan Menghilangkan nyawa   Unsur ini dapat dilihat dari :   1. Unsur ini disyaratkan adanya orang mati. Dimana yang mati adalah orang lain dan bukan dirinya sendiri si pembuat tersebut.   2.   Pengertian orang lain adalah semua orang yang tidak termasuk dirinya sendiri si pelaku.   3.   Dalam rumusan tindak pidana Pasal 338 KUHP tidak ditentukan bagaimana cara melakukan  perbuatan pembunuhan tersebut, tidak ditentukan alat apa yang digunakan tersebut, tetapi  Undang-Undang hanya menggariskan bahwa akibat dari perbuatannya itu yakni menghilangkan jiwa orang lain atau matinya orang lain.   4.   Kematian tersebut tidak perlu terjadi seketika itu atau sesegera itu, tetapi mungkin kematian dapat timbul kemudian.   5.   Untuk memenuhi unsur hilangnya jiwa atau matinya orang lain tersebut harus sesuatu  perbuatan, walaupun perbuatan itu kecil yang dapat mengakibatkan hilangnya atau matinya orang lain.      Objeknya ; nyawa orang lain   Adapun kasus yang disebutkan diatas terdapat syarat-syarat yang merupakan perbuatan menghilangkan nyawa orang lain yang harus dipenuhi yaitu:   1.   Adanya wujud perbuatan   2.   Adanya suatu kematian (orang lain)   3.   Adanya hubungan sebab dan akibat (causal verband) antara perbuatan dan akiat kematian (orang lain)   Pembunuhan berencana terdiri dari Pembunuhan dalam arti pasal 338 KUHP ditambah dengan adanya unsur dengan rencana terlebih dahulu (mengandung 3 syarat/unsur yaitu:   a.   Memutuskan kehendak dalam suasana yang tenang    b.   Ada tersedia waktu yang cukup sejak timbulnya kehendak sampai dengan pelaksanaan;   c.   Pelaksanaan kehendak (perbuatan) dalam suasana tenang   Maka orang tersebut dapat dikenai pasal 340 KUHP , tentang pembunuhan berencana, karena apabila terdapat tenggang waktu yang cukup lama sejak timbulnya atau terbentuknya kehendak untuk membunuh dengan pelaksanaannya, dimana dalam tenggang waktu yang cukup lama itu petindak dapat memikirkan tentang berbagai hal, misalnya memikirkan apakah kehendaknya itu akan diwujudkan dalam pelaksanaan ataukah tidak, dengan cara apa kehendak itu akan diwujudkan. Maka pembunuhan itu masuk kedalam pembunuhan  berencana (Pasal 340 KUHP), dan bukan lagi pembunuham biasa. Karena Pasal yang didakwakan kepada tersangka berlapis, maka tersangka dapat dikenakan Hukuman Mati atas  perbuatan sadis yang dilakukan tersangka.  
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x