Travel & Places

INFRASTRUKTUR TIK BAGI MASYARAKAT Oleh: Syahrul Ramadhan

Description
Infrastruktur teknologi adalah pondasi atau kerangka kerja yang mendukung suatu sistem atau organisasi. Dalam komputasi, infrastruktur teknologi informasi terdiri dari sumber daya fisik dan virtual yang mendukung arus, penyimpanan, pengolahan dan
Published
of 12
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  INFRASTRUKTUR TIK BAGI MASYARAKATOleh: Syahrul Ramadhan Infrastruktur teknologi adalah pondasi atau kerangka kerja yang mendukung suatusistem atau organisasi. Dalam komputasi, infrastruktur teknologi informasi terdiri darisumber daya fisik dan virtual yang mendukung arus, penyimpanan, pengolahan dananalisis data. Infrastruktur teknologi informasi dapat dipusatkan di dalam pusat data (datacenter), atau mungkin terdesentralisasi dan tersebar di beberapa data center yangdikendalikan oleh organisasi atau oleh pihak ketiga, seperti fasilitas colocation atau penyedia awan. A.Komponen Infrastruktur Teknologi Informasi Infrastruktur data center sering kali mencakup elemen daya, pendinginan dan bangunan yang diperlukan untuk mendukung perangkat keras data center. Infrastruktur  perangkat keras pada data center biasanya melibatkan:1.Server 2.Subsistem penyimpanan3.Perangkat jaringan, seperti switch, router dan kabel fisik 4.Dan peralatan jaringan khusus, seperti firewall jaringan.Infrastruktur data center juga memerlukan pertimbangan infrastruktur keamananteknologi informasi secara hati-hati. Ini bisa termasuk keamanan fisik untuk bangunan,seperti entri kunci elektronik, video konstan dan pengawasan manusia terhadap tempat,akses yang dikendalikan dengan hati-hati ke server dan ruang penyimpanan, dansebagainya. Ini memastikan hanya personil yang berwenang yang dapat mengaksesinfrastruktur perangkat keras data center dan mengurangi potensi kerusakan berbahayaatau pencurian data.  Di luar data center adalah infrastruktur internet, yang mencakup media transmisiseperti:1.Kabel serat optik 2.Satelit3.Antena antariksa4.Router 5.Agregator 6.Repeater 7.Penyeimbang beban8.Komponen jaringan lainnya yang mengendalikan jalur transmisi. Infrastruktur internet dirancang, dibangun dan dioperasikan oleh penyedia layananinternet (ISP). Ketika sebuah bisnis melibatkan ISP untuk akses internet, ISP biasanyaterhubung ke infrastruktur data center di dalam ruang bangunan yang berdedikasi danaman. B.Jenis Infrastruktur Teknologi Informasi Seiring kebutuhan bisnis dan kemajuan teknologi yang ada, organisasi dapatmenggunakan beragam tipe infrastruktur data center yang lebih beragam untuk memenuhitujuan bisnis. Sementara jenis infrastruktur ini tidak harus saling eksklusif, namun jarangdibahas bersama. Infrastruktur teknologi informasi yang tidak berubah adalah pendekatanuntuk mengelola layanan dan penyebaran perangkat lunak pada sumber daya IT dimanakomponen diganti, bukan diubah. Aplikasi atau layanan secara efektif dipindahtangankansetiap kali terjadi perubahan. Misalnya, patch atau hotfix dapat memperbarui aplikasikonvensional, namun infrastruktur yang tidak berubah tidak dapat mendukung hal ini.Sebagai gantinya, team IT menyebarkan aplikasi yang lebih baru, mengalihkan lalu lintaske sana dan menghentikan aplikasi lama.Infrastruktur teknologi informasi yang dapat digabungkan adalah kerangka kerjayang memperlakukan sumber daya komputasi fisik, penyimpanan dan jaringan sebagailayanan. Sumber daya dikumpulkan secara logis, sehingga administrator tidak perlumengkonfigurasi perangkat keras secara fisik untuk mendukung aplikasi perangkat lunak   tertentu. Admin dapat mengatur dan mengelola sumber daya melalui perangkat lunak menggunakan otomasi tingkat tinggi dan orkestrasi, memungkinkan kemampuaninfrastruktur yang didefinisikan perangkat lunak untuk pusat data. C.Transformasi Digital dan Infrastruktur Teknologi Informasi Perkembangan teknologi informasi telah membawa kita pada era transformasidigital. Dalam prosesnya, transformasi digital memerlukan transformasi infrastruktur IT pada tahap awal. Infrastruktur teknologi informasi haru sesuai dengan tujuan bisnis, misaluntuk transformasi digital. Transformasi IT dapat mencakup pada penggunaan layananhybrid cloud, pencadangan, dan serangkaian subset lainnya. Ini ditujukan untuk memberikan fleksibilitas, efisiensi, dan kehandalan. Tanpa transformasi IT, sumber dayateknologi informasi bisa menjadi hambatan pada proses transformasi digital. Ini dikenaldengan “technology-hiccups“.Oleh karena itu, untuk anda yang sedang melakukan proses transformasi digital,sudah saatnya sekarang untuk memperkuat infrastruktur IT Anda. 1.Manajemen Masalah Menurut definisi ITIL manajemen masalah adalah menginvestigasi penyebabdari insiden-insiden dan bertujuan untuk mencegah insiden serupa untuk timbulkembali. Dengan menghilangkan kesalahan-kesalahan ( error), dimana seringmembutuhkan perubahan struktural dari infrastruktur TI (teknologi informasi) padasuatu organisasi, jumlah dari insiden dapat dikurangi dengan berjalannya waktu.Berdasarkan literatur IT System Management dari Rich Reisser manajemen masalahadalah suatu proses untuk mengidentifikasi masalah, mencatat masalah, menganalisadan melacak masalah, mencari solusi. Peluang terjadinya masalah didalam penerapan TI harus dapat dicegah dandiatasi dengan baik, mengingat dapat mempengaruhi kinerja layanan TI dan padaakhirnya dapat berdampak buruk pada bisnis. Pengelolaan masalah TI pada dasarnyadapat melibatkan berbagai unsur baik yang ada dilingkungan internal maupun  eksternal. Agar pengelolaan permasalahan yang efektif, maka diperlukan prosedur- prosedur khusus yang disusun berdasarkan prinsip-prinsip tata kelola TI yang baik. Sasaran pengelolaan permasalahan adalah meyakinkan kepuasan penggunaakhir melalui penawaran layanan dan tingkat layanan yang untuk memenuhikebutuhan bisnis teknologi informasi.Pedoman manajemen masalah dalam kerangka kerja COBIT adalah berisi prosedur yang harus diimplementasikan disertai alat bantu sebagai berikut:1.Elemen pengukuran kinerja (pengukuran hasil dan kinerja yang diperlukandari semua proses TI)2.Dartar faktor keberhasilan kritis (CSF) yang menyediakan pedoman praktis, tidak bersifat teknis, untuk setiap proses TI.3.Model manurity untuk membantu dalam membandingkan dan pengambilan keputusan peningkatan kapabilitas TI.Model maturity dari COBIT dibagi menjadi enam atribut yaitu PSP, TA,SE, RA, GSM, dan tingkat kematangan dibagi menjadi 5 tingakat, yaitutingkat pertama adalah initial/adhoc, tingkat kedua adalah  Repeatable but  Intuitive. Tingkat ketiga adalah  Defined, tingkat keempat adalah  Managed, dantingkat tertinggi adalah optimised. Pedoman manajemen masalah menurut ITIL berisi komponen berikut:  Manajemen masalah.  Ruang lingkup manajemen masalah.  Konsep-konsep dasar.  Manfaat-manfaat dari manajemen masalah.  Perencanaan dan implementasi.  Aktivitas kendali kesalahan (error).   Manajemen masalah secara proaktif.  Pemberian informasi untuk mendukung organisasi  Metrik-metrik   Peran-peran yang diperlukan dalam manajemen masalahITIL adalah kerangka kerja manajemen untuk para staf yang bertanggung jawab dalam pengelolaan infrastruktur, COBIT adalah kerangka kerja manajemenuntuk para manajer. Dari COBIT diformulasikan suatu kebijakan, dan penerjemahandari kebijakan adalah berbagi standard TI dan SOP yang berdasarkan ITIL.  Dukungan Infrastruktur Teknologi Informasi Sistem informasi yang ada saat ini adalah, Sistem informasi akademik (SIKAD), Sistem informasi keuangan (SIKEU), Sistem informasi Kepegawaian(SIAP), Sistem informasi Monitoring dan Evaluasi Belajar (SIMONEB), Sisteminformasi Inventaris (SIMAS), Sistem informasi Logistik (SILOGIS), Sisteminformasi Kemahasiswaan dan Alumni (SISKA). ITENAS memiliki infrastruktur  jaringan, yang telah menghubungkan seluruh gedung, dengan pusatnya adalahdigedung UPT PPKE (gedung 4) dan rektorat (gedung 15). Itenas mempunyai duamacam infrastruktur jaringan, jaringan yang berbasis GUI (Graphical User Interface) dan jaringan yang berbasis text (text based). Jaringan GUI untuk memberikan layanansistem informasi SIAP, SIMONEB, SIMAS, SILOGIS dan SISKA, serta email.Jaringan text based untuk memberikan sistem informasi SIKAD dan SIKEU.Terdapat paket aplikasi yang berlisensi yang digunakan sejumlah 22, terdiriaplikasi statistik dan berbagai sistem operasi (windows, linux dan sebagainya).Jumlah total PC yang terhubung dengan jaringan infrastruktur ITENAS adalah 341PC. Perangkat kerja jaringan yang digunakan adalah router, kabel UTP, kabel COAX,HUB, Switch, User yang harus dilayani sebanyak 300 user.  Analisa
Search
Similar documents
View more...
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x