Crafts

METODE PELAKSANAAN

Description
Proses produksi ikan kakap 1. Pemilihan habitat dan lokasi pemeliharan Sebelum memulai budi daya ikan kakap, Anda perlu menyiapkan tempat pemeliharan yang merupakan salah satu faktor penting dalam proses budi daya. Seperti yang telah diketahui, kakap
Categories
Published
of 8
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  METODE PELAKSANAAN PELAKSANAAN KEGIATAN Proses produksi ikan kakap 1. Pemilihan habitat dan lokasi pemeliharan Sebelum memulai budi daya ikan kakap, Anda perlu menyiapkan tempat pemeliharan yang merupakan salah satu faktor penting dalam proses budi daya. Seperti yang telah diketahui, kakap memiliki toleransi terhadap salinitas yang cukup tinggi. Kakap dapat dipelihara di segala tipe air. Tempat pemeliharan kakap dapat dilakukan di tambak, kolam, bahkan di pinggir pantai. Dalam budi daya ikan kakap yang perlu diperhatikan adalah kualitas air juga amat penting dalam pemeliharaan. Kakap merupakan ikan tropis. Oleh karena itu, pastikan bahwa suhu kolam berkisar antar 27  – 32 derajat Celcius. Pastikan juga bahwa kolam tidak terlalu keruh. Jika Anda memilih untuk memelihara kakap di tambak pinggir laut, pastikan bahwa arus air tidak terlalu deras karena dapat merusak tambak. 2. Pemberian pakan Pemberian pakan dapat dilakukan dengan memberikan ikan rucah atau ikan teri. Kakap juga akan memakan makhluk kecil seperti plankton, cumi-cumi, udang, dan ikan kecil lainnya. Kakap memiliki ketahanan dalam mencerna protein dalam jumlah besar jika dibandingkan dengan ikan lainnya. Jangan pernah memberikan makanan yang memiliki kandungan karbohidrat ataupun serat karena hal itu dapat memengaruhi pencernaan ikan. Ikan kakap juga dapat diberi makan pelet. Meskipun ikan yang diberi makan secara alami cenderung lebih nikmat dagingnya daripada ikan yang mengonsumsi pelet.   3. Reproduksi kakap Pada umumnya, kakap merupakan ikan hermafrodit yang mampu mengubah jenis kelaminnya berdasarkan beberapa faktor variabilitas. Pada awal pertumbuhannya, kakap yang telah berumur sekitar 1  – 2 tahun cenderung akan menumbuhkan testikel sehingga berkelamin jantan. Namun, ikan akan berubah menjadi betina ketika mencapai umur 5  – 6 tahun. Masa reproduksi biasanya akan terjadi di kala musim penghujan. Pada masa pemijahan kita akan dapat membedakan mana ikan yang  jantan dan betina berdasarkan ukuran. Ikan jantan biasanya akan terlihat lebih kecil dan ramping daripada yang betina. Setelah matang gonad, ikan kakap akan dapat dibuahi dan menghasilkan telur dan bibit-bibit baru. 4. Cara panen kakap Pada saat proses pemanenan, alat yang dibutuhkan adalah jala ataupun serokan. Jangan menggunakan alat panen yang mampu melukai ikan atau merusak lingkungan seperti bom ikan atau obat kimia. Teknik yang berbahaya akan merusak hasil panen. Teknik panen sendiri ada dua, yaitu panen selektif dan panen total. Panen selekif hanya memanen sebagian ikan, sedangkan panen total berarti memanen seluruh hasil ikan. Setelah memelihara kurang lebih satu tahun, ikan yang sudah mencapai berat sekitar 500  – 1.000 gram sudah dapat dipanen. Apabila ada ikan yang melebehi 1 kg, akan lebih baik jika ikan tersebut dijadikan ikan induk.    Gambaran/Uraian/Rincian Teknologi.  Budidaya pembesaran ikan Kakap Putih merupakan kegiatan pemeliharaan di dalam KJA dari  benih ukuran tertentu hingga mencapai ukuran konsumsi (ukuran minimal 500 gram/ekor). Kegiatan budidaya pembesaran ikan Kakap Putih di KJA meliputi persiapan wadah  pemeliharaan,peralatan dan persiapan benih; penebaran benih dan pengaturan kepadatan benih, aklimatisasi; manajemen pemeliharaan, pakan dan pemberian pakan; pengamatan populasi dan  pertumbuhan, sampling dan pemilahan ukuran; pengendalian hama penyakit, pemeliharaan lingkungan, pengamatan kualitas air, pergantian dan pencucian jarring; serta panen(Gambar 1)  Defenisi dan Konsep Strategi Pemasaran Istilah Strategi berasal dari kata yunani  srategia (stratos = militer; dan ag = memimpin), yang artinya seni atau ilmu untuk menjadi seorang jenderal.   Manajemen adalah suatu seni untuk melaksanakan suatu pekerjaan melalui orang lain. Defenisi ini perhatian pada kenyataan bahwa para manajer mencapai suatu tujuan organisasi dengan cara mengatur orang-orang lain untuk melaksanakan apa saja yang perlu dalam  pekerjaan itu, bukan dengan cara melaksanakan pekerjaan itu oleh dirinya sendiri. Seni adalah suatu pengetahuan bagaimana mencapai hasil yang diinginkan atau dalam kata lain seni adalah kecakapan yang diperoleh dari pengalaman, pengamatan dan pelajaran serta kemampuan untuk menggunakan pengetahuan manajemen Parket, (1950). Untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan diperlukan alat-alat sarana ( tools ). Tools  merupakan syarat suatu usaha untuk mencapai hasil yang ditetapkan. Tools  tersebut dikenal dengan 6M, yaitu man, money, materials, machines, method, dan markets .   a.  Man , merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia  pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan. Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan.    b.  Money  atau uang, merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Besar kecilnya hasil kegiatan dapat diukur dari jumlah uang yang beredar dalam perusahaan. Oleh karena itu uang merupakan alat ( tools ) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional. Hal ini akan  berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.   c.  Material,  terdiri dari bahan setengah jadi ( raw material  ) dan bahan jadi. Dalam dunia usaha untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidaki dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.    d.  Machine  atau mesin digunakan untuk memberi kemudahan atau menghasilkan keuntungan yang lebih besar serta menciptakan efesiensi kerja.   e.  Metode  adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan manajer. Sebuah metode dapat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha. Perlu diingat meskipun metode  baik, sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai  pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan. Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri.   f.  Market   atau pasar adalah tempat di mana organisasi menyebarluaskan (memasarkan)  produknya. Memasarkan produk sudah barang tentu sangat penting sebab bila barang yang diproduksi tidak laku, maka proses produksi barang akan berhenti. Artinya, proses kerja tidak akan berlangsung. Oleh sebab itu, penguasaan pasar dalam arti menyebarkan hasil produksi merupakan faktor menentukan dalam perusahaan. Agar pasar dapat dikuasai maka kualitas dan harga barang harus sesuai dengan selera konsumen dan daya beli (kemampuan) konsumen.   B.   Konsep Pemasaran   Pemasaran adalah aliran barang dari produsen ke konsumen. Aliran ini terjadi karena adanya peranan lembaga pemasaran. Ini sangat bergantung dari sistem pasar yang berlaku dan karakteristik aliran barang yang dipasarkan. Gitosudarmo (2000) memberikan pengertian  pemasaran sebagai suatu kegiatan yang mengusahakan produk yang dipasarkannya itu dapat diterima dan disenangi pasar. Sementara itu, Boyd (2000) mengemukakan bahwa pemasaran merupakan suatu proses sosial yang melibatkan kegiatan-kegiatan penting yang memungkinkan individu dan perusahaan mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan inginkan melalui pertukaran dengan pihak lain, dan untuk mengembangkan hubungan  pertukaran.   Malcom, dkk. (2000) mengatakan pemasaran adalah kemampuan perusahaan dengan kebutuhan dan keinginan konsumen untuk mencapai timbal balik yang saling menguntungkan. Pemasaran merupakan sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, dan mendistribusikan barang dan jasa yang memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial (Swasta dan Sukotjo, 2000).  
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x