Magazines/Newspapers

Nama : Dwi Saputra Siregar Nim : 18102016 Infrastruktur TIK bagi Masyarakat (Pentingnya TIK Di Linkungan Masyarakat Indonesia

Description
Teknologi komunikasi dianggap mencakup pengertian yang luas, termasuk sistem, saluran, perangkat keras dan perangkat lunak dari komunikasi modern. Sedangkan teknologi informasi merupakan bagian dari pengertian teknologi komunikasi. Teknologi
Published
of 4
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  Nama : Dwi Saputra Siregar Nim : 18102016  Infrastruktur TIK bagi Masyarakat (Pentingnya TIK Di Linkungan Masyarakat Indonesia) Teknologi komunikasi dianggap mencakup pengertian yang luas, termasuk sistem, saluran, perangkat keras dan perangkat lunak dari komunikasi modern. Sedangkan teknologi informasi merupakan bagian dari pengertian teknologi komunikasi. Teknologi informasi adalah ilmu yang diperlukan untuk mengelola informasi agar informasi tersebut dapat dicari dengan mudah dan akurat. Informasi dapat dikatakan sebagai data yang telah diolah. Data atau informasi tersebut dapat berupa tulisan, suara, gambar, video dan sebagainya. Komunikasi dapat diartikan sebagai proses sistematik bertukar informasi di antara pihak-pihak, biasanya lewat sistem simbol biasa. Secara ilmiah komunikasi dapat berarti proses penyampaian pesan atau informasi dari pengirim kepada penerima dengan simbol tertentu. Berdasarkan dua pengertian di atas data disimpulkan bahwa TIK adalah proses penyampaian informasi melalui pengolahan data yang melibatkan pengirim dan penerima informasi dengan menggunakan simbol tertentu. TIK adalah berbagai aspek yang melibatkan teknologi, rekayasa dan teknik pengelolaan yang digunakan dalam pengendalian dan pemrosesan informasi serta penggunaannya, hubungan computer dengan manusia dan hal yang berkaitan dengan sosial, ekonomi dan kebudayaan. Pemanfaatan tenologi dan komunikasi dalam bidang pendidikan, seperti pemanfaatan komputer dan jaringan computer memberikan kesempatan kepada setiap pembelajar untuk mengakses materi pembelajaran yang disajikan dalam bentuk interaktif melalui jaringan Komputer. Dari penjelasan tersebut dapat dimaknai bahwa TIK merupakan media yang berupa teknologi seperti komputer beserta jaringannya yang dapat digunakan untuk proses pengolahan dan pemprosesan data yang berguna untuk pemanfaatan berbagai bidang sosial, ekonomi, budaya dan tentunya pendidikan. Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah Information and Communication Technologies (ICT), adalah payung besar terminologi yang mencakup seluruh peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan informasi. TIK mencakup dua aspek yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan pengelolaan informasi. Sedangkan teknologi komunikasi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke lainnya. Oleh karena itu, teknologi informasi dan teknologi komunikasi adalah dua buah konsep yang tidak terpisahkan. Jadi Teknologi Informasi dan Komunikasi mengandung pengertian luas yaitu segala kegiatan yang terkait dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, pemindahan informasi antar media. TIK menjadi sesuatu yang mutlak untuk dikuasai untuk mengejar ketertinggalan teknologi bangsa Indonesia. Bahkan di berbagai lembaga pendidikan saat ini pasti akan memprioritaskan dan menambah pelajaran TIK dalam jadwal pelajarannya serta memperbanyak media-media yang membantu pengembangan pembelajaran. Perkembangannya yang sangat cepat dan pesat menuntut semua komponen lembaga pendidikan harus mampu mengejarnya, tak terkecuali tenaga pendidik. Dalam menghadirkan fungsi teknologi asas praktis, efektif dan efisien menjadi acuan utama. Artinya kalau kehadirannya justru menyulitkan dan menambah beban materi dan waktu maka kehadiran TIK justru tidak ada gunanya. Namun rasanya hal ini tidak akan terjadi di era informasi ini. Di mana perangkat komunikasi nirkabel sudah merambah sampai ke pelosok pedesaan. Kehadiran teknologi ini harus digunakan sebaik-baiknya dengan pengelolaan yang tepat. TIK yang sudah menyatu kehadirannya dengan masyarakat menjadi sesuatu yang harus dimuati nilai baik. Maka tugas tenaga pendidik untuk menangkap kehadiran TIK ini menjadi sesuatu yang positif dan berdaya guna bahkan menjadi bernilai ekonomis (ergonomis). TIK dengan kemampuan untuk mendistribusikan informasi secara cepat, dari satu tempat ke tempat yang lain yang berjauhan, tentu saja memberikan manfaat yang sangat berarti dalam kehidupan manusia. Berikut ini dijelaskan manfaat penerapan TIK. 1. Globalisasi  Dengan hadirnya TIK, orang-orang yang tersebar di dunia bisa saling bertukar informasi atau berinteraksi dengan cepat dan effisien, tidak tergantung pada lokasi mereka ataupun perbedaan bahasa yang mereka gunakan sehari-hari. Seorang siswa yang tinggal di daerah yang terpencil bisa mengambil informasi atau memperoleh pengetahuan yang sebenarnya terletak ribuan atau ratusan ribu kilometer darinya. Sebagai contoh, seorang yang ingin beli buku yang ada di luar negri cukup mendatangi warung internet, jika tidak punya akses di rumah atau di kantor, dan melakukan pemesanan karena penjual membuka toko buku online   2. Kemudahan Berkomunkasi Dengan buatan TIK, setiap orang dapat berkomunikasi dengan cepat, murah dan efisien. Orang bisa menggunakan komunikasi tidak langsung seperti surat elektronis, komunikasi langsung melalui chatting, ataupun bertatap muka secara elektronis melalui videokonferensi. 3. Dukungan Pembelajaran Banyak program komputer yang ditujukan untuk mempermudah orang dalam mempelajari ilmu pengetahuan maupun bahasa asing. dengan dukungan multimedia, ilmu-ilmu yang sering dianggap sulit dapat disajikan dalam bentuk atau cara yang membuat orang senang mempelajarinya. Sesuatu materi juga dapat dipelajari dengan komputer tanpa harus menginstal program karena program ditauh pada penyedia dan kita cukup mengunjungi situs webnya. 4. Penghematan Biaya Pebisnis dapat menggunakan TIK untuk menjalankan bisnis dengan harapan dapat melakukan penghematan biaya sehingga bisa menjual produk dengan lebih mudah dan meningkatkan kompetisi dengan pesaing. Berbagai perusahaan bisa saling bekerja sama untuk bertukar informasi secara otomatis sehingga tidak perlu melibatkan orang lain secara khusus. Mesin otomatis dapat bekerja menggantikan peran manusia sehingga produksei menjadi lebih mudah dan kualitas seragam bisa diperoleh. 5. Penghilangan Kendala Waktu Dengan dukungan TIK, perusahaan dapat melayani pelanggan selama 24  jam sehari. Perusahan dapat mengoperasikan bisnis tanpa kendala waktu. Nasabah bank bisa mengambil uang kapan saja dengan cukup mendatangi mesin ATM. Bank pun tidak perlu menggaji tellet untuk bekerja 24 jam nonstop. Mobile banking memungkinkan nasabah bank melakukan transaksi atau melihat saldo dari mana saja, Sekalipun mungkin ia sedang berada di hutan atau negara lain yang tidak menyediakan ATM bank bersangkutan 6. Peningkatan Layanan TIK dapat digunakan untuk meningkatkan layanan dan kepuasan pelanggan. ATM, mobile banking, toko online merupakan salah satu bentuk peningkatan layanan kepada pelanggan. Perbaikan layanan tersebut diharapkan mampu menjaga loyalitas pelanggan. Banyak pemerintah kita atau kabupaten yang menyelenggarakan e-gov dalam rangka memberikan kemudahan dalam melayani masyarakat atau pebisnis. 7. Peningkatan Produktivitas Kerja TIK juga dapat digukana untuk meningkatkan produktivitas kerja sehingga pekerja dapat memberikan sumbangan berarti yang lebih banyak kepada institusi tempat mereka bekerja. Hal  –  hal yang menjemukan seperti melakukan perhitungan kredit dapat dialihkan ke komputer dan pekerja dapat memanfaatkan waktunya untuk berfikir ke hal0hal yang lebih produktif atau meningkatkan kreativitasnya sehingga lebih memberi manfaat bagi perusahaan. 8. Pencitpaan Lapangan kerja Baru TIK telah membuka banyak lapangan kerja baru sehingga penjaga warnung internet, tenaga pemasar, pemrogram dan ragam tenanga khsusu yang dibutuhkan keterampilan. Pada saat ini banyak istilah spesialis yang terkait dengan dunia TIK, seperti analis sistem, desainer sistem, webmaster, dan system engineer. 9. Penggantian Pekerjaan yang Beresiko TIK dapat pula dimanfaatkan untuk menangani aktivitas yang membahayakan jiwa manusia, misalnya pada pengecoran logam atau pada penanganan limbah. Contoh lain yang menarik telah dilakukan oleh badan Antariksa Amerika Serikat (NASA). Pada 4 December 1996, NASA mengirimkan pesawat tanpa awak ke planet mars. Misinya adalah melakukan analisa terhadap atmosfer, cuaca dan kondisi tanah di planet tersebut. Pesawat ini membawa robot berbentuk kendaraan yang diberinama Sojourner atau bebatuan Sojourner Rover dan dapat melakukan penelitian terhadap bebatuan di Planet Mars. RObot ini dapat mengirimkan gambar-gambar yang diamati ke bumi. Tujuan e-government adalah untuk meningkatkan hubungan pemerintah, dalam hal ini lembaga yang bersangkutan dengan pihak-pihak lain. Bentuk-bentuk hubungan pemerintahan dalam pemanfaatan TIK antaralain :    G2C (government to citizen), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan masyarakat luas, misalnya melayanai kependudukan dan administrasi, pajak on-line, samsat on-line.    G2B (government to business), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan dunia usaha, misalnya pengurusan izin usaha, permintaan data statistik yang dibutuhkan pengusaha, dan sebagainya.    G2G (government to government), adalah pemanfaatan TIK untuk melayani kebutuhan lembaga pemerintah lain, departemen lain, pemerintah diatas atau dibawahnya, dan sebagainya. Pemanfaatan TIK dalam bidang pemerintahan memiliki keuntungan antara lain : 1. Meningkatkan layanan kepada masyarakat. Masyarakat dapat dilayani kapan saja tanpa harus menunggu kantor buka. 2. Meningkatkan hubungan pemerintah dengan dunia usaha dan masyarakat karena informasi mudah diperoleh. 3. Tersedianya informasi yang mudah diakses masyarakat, sehingga masyarakat dapat mengambil keputusan yang benar dan dapat diberdayakan. 4. Meningkatkan transparansi pemerintahan. 4 Peranan TIK dalam bidang sosial  Untuk memantau kondisi sosial masyarakat pemerintah memanfaatkan TIK dengan programnya yang disebut ICT4PR (information and Communication Technology for poverty Reduction ). ICT4PR membangun pusat-pusat Teknologi informasi dan komunikasi yang disebut telecenter. Manfaat telecenter bagi masyarakat adalah :  1. Sebagai sumber informasi dan sarana belajar dari masyarakat. 2. Untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan bagi masyarakat 3. Meningkatkan informasi kesehatan 4. Untuk melihat peluang yang lebih luas untuk memasarkan produk setempat. 5. Mengembangkan perdagangan melalui e-commerce Dampak negatif pemanfaatan teknologi informasi dan telekomunikasi : Pelanggaran hak cipta  Hak cipta adalah hak yang diberikan kepada seseorang atau kelompok atas hasil karya atau sebuah ciptaan untuk mengumumkan, memperbanyak, dan menggunakan karya ciptanya. Tujuan memberikan hak cipta adalah : 1. Melindungi kepentingan pencipta atas hasil ciptaannya 2. Mendorong orang untuk berinovasi untuk menghasilkan karya cipta. 3.   Menciptakan rasa aman bagi setiap orang untuk menghasilkan sebuah karya cipta yang bermanfaat bagi manusia . Kecepatan perkembangan teknologi informasi dewasa ini sudah tidak bisa dibendung lagi. Manusia berlomba-lomba menciptakan perangkat keras dan perangkat lunak untuk memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Dampak langsung dari pesatnya perkembangan teknologi yaitu kebutuhan tenaga kerja (manusia) semakin berkurang. Hal ini karena beberapa tahap pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh manusia sekarang sudah diganti oleh mesin. Hal ini begitu kelihatan perusahaan-perusahaan besar yang mengandalkan teknologi robotik. SDM yang masih terpakai adalah mereka yang memiliki skil mumpuni. Hal ini terbalik dengan kondisi yang terjadi di pemerintahan. Meski diakui mulai semakin baiknya tata kelolah birokrasi apalagi dengan penerapan teknologi informasi dalam dunia birokrasi, akan tetapi perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat seolah tak mampuh menahan biaya perjalanan dinas sebuah instansi pemerintah. Beberapa contoh kecil yakni penyelenggaraan rapat. Jika undangan hanya sekedar mendengarkan pidato dari pimpinan sebuah lembaga kenapa tidak dilakukan saja lewat video conference? Bukankah itu bisa menghemat anggaran hingga miliaran rupiah dalam sekali pelaksanaan kegiatan? Belum lagi perjalanan-perjalanan dinas yang terlalu dipaksakan yang dibungkus dengan topik "Studi Banding, Kaji Banding dll" yang sebenarnya tidak terlalu mendesak untuk dilaksanakan. Kenapa studi banding tersebut tidak dilakukan dengan memanfaatkan peran teknologi saja? Memang ada kegiatan yang butuh untuk melihat langsung kelapangan, akan tetapi kalau hanya dilakukan satu dua hari saja apakah waktu tersebut cukup? Saya sendiri memimpikan sebuah tata kelolah pemerintahan yang benar-benar menfaatkan teknologi untuk melayani masyarakat, dimana masyarakat bisa mengakses sebuah portal yang semua informasi yang dibutuhkan (kependudukan, pengurusan setifikat tanah, jamkesda dll) telah tersedia disitu sehingga jika masyarakat datang kekantor itu hanya untuk mengambil dokumen yang diperlukan bukan lagi seperti sekarang yang harus jauh-jauh ke ibu kota kabupaten untuk mengurus dokumen yang belum tentu juga akan selesai pada hari itu. Jika masyarakat sakit dan butuh penanganan serius, tinggal memencet sebuah tombol (seperti panic button), maka petugas kesehatan yang berkompoten langsung menanggapi dan bergegas ke lokasi, semua dengan memanfaatkan teknologi. Mustahil kah hal itu? Tidak, hal tersebut tidaklah sulit untuk dilakukan, tinggal bagaimana kemauan dari para pengambil kebijakan untuk mewujudkan hal tersebut. Dan tidak salah jika pemerintah pusat membuat sebuah platform seperti itu, kemudian dibagikan secara gratis ke pemerintah daerah sehingga pemerintah daerah tidak perlu mengeluarkan dana yang terlalu banyak apalagi dengan kemapuan keuangan daerah yang terbatas sehingga revolusi mental yang menjadi program kerja dari pemerintah saat ini bisa terlaksana dengan dukungan teknologi Kata orang, Indonesia merupakan negara yang gemah ripah loh jenawi. Namun kini ungkapan tersebut sudah tidak relevan lagi, yang lebih pas adalah negara dengan seribu satu masalah. Benar begitu, kan? Belum selesai masalah satu, sudah ada yang lain. Belum tuntas skandal ini, eh muncul skandal lain yang lebih besar. Terus saja seperti ini sampai negara api menyerang. Indonesia butuh  problem solver   untuk menuntaskan semua masalah ini agar tidak berlarut-larut dan kembali jadi negara yang damai dan tentram. Sayangnya, tidak pernah ada yang namanya cara mudah untuk mengatasi masalah. Apalagi yang kita bicarakan adalah problematika besar yang ada di negara ini. Namun, sepertinya kita bisa menggantungkan solusi dari masalah besar tersebut kepada teknologi. Ya, Indonesia sepertinya butuh teknologi-teknologi terbaik yang bisa menyelesaikan banyak masalah rumit di dalamnya. Meskipun terdengar seperti hal yang lucu dan imajinatif, tidak menutup kemungkinan jika nantinya mungkin akan benar jadi kenyataan. 1. Mesin Lie Detector   Canggih untuk Penyelesaikan Kasus Pelik Sebenarnya sangat mudah kok mendapatkan solusi dari banyak masalah di Indonesia, terutama kasus-kasus pelik, semacam korupsi dan  juga sidang kelas berat seperti Setya Novanto. Jujur. Ya, cukup dengan  jujur, maka masalah akan langsung beres. Sayangnya, yang terjadi justru sebaliknya. Harus berbelit-belit dulu untuk kemudian baru ditunjukkan yang sebenarnya. Oleh karenanya, kita butuh yang namanya  lie detector   atau mesin deteksi kebohongan. Tinggal pakai, tak butuh lama, kita sudah bisa mengetahui si terdakwa jujur atau berbohong. Ini jadi solusi pas di saat kebenaran adalah hal yang samar seperti sekarang ini. 2. Mesin Deteksi Gambar Palsu Kita sudah sangat sering disuguhi berita-berita foto skandal. Mulai dari   Abraham Samad, sampai yang terakhir adalah Pasha Ungu. Kita butuh tahu untuk melihat maksud si penyebarnya, sekaligus masalah keaslian foto yang akan jadi solusi dari masalah tersebut. Selama ini kita hanya mengandalkan analisa para pakar telematika, yang bisa saja salah. Sudah saatnya kita punya yang namanya mesin deteksi keaslian foto. Entah bagaimana mekanismenya, yang penting kita punya sebuah alat yang bisa dipercaya. Dengan alat ini, kita juga tak perlu menunggu terlalu lama hanya untuk sekedar mengetahui apakah sebuah foto tersebut asli atau tidak. 3. Mesin Penyedot Asap untuk Bencana Rutin Kita  Asap jadi tragedi paling menyita perhatian beberapa waktu lalu. Bagaimana tidak heboh asapnya saja sampai menutupi kota-kota dan bikin aktivitas masyarakat terganggu. Bahkan negara tetangga juga ikut kena dampaknya. Penanganan terhadap asap masih kurang cepat dan efektif. Padahal bencana ini terjadi hampir setiap tahun sekali. Sudah saatnya Indonesia punya teknologi yang bisa memberantas masalah asap ini. Entah mesin raksasa penghisap asap, atau pesawat pemadam asap otomatis. Berbekal teknologi canggih maka asap-asap akan segera menghilang dan tak mengganggu aktivitas warga. 4. Transportasi Massal Super Cepat Macet, kecelakaan berakibat kematian, kasus kriminal di jalan, adalah buntut dari problematika transportasi kita. Pemerintah bukannya diam saja, tapi sudah melakukan sesuatu. Sayangnya, it takes time  sedangkan kebutuhan akan transportasi harus segera. Ini saatnya pemerintah mendatangkan teknologi transportasi massal yang canggih. Tujuannya untuk menggantikan kendaraan-kendaraan di jalan sehingga akan banyak masalah teratasi. Kecelakaan, polusi dan juga kemacetan. 5. Mesin Daur Ulang Sampah Sampah adalah masalah pelik pemerintah yang hingga saat ini masih belum benar-benar ada solusinya. Kalau tak percaya, mampir ke Bantar Gebang dan lihatlah jutaan ton sampah bertumpuk hampir menyerupai bukit kecil.  Akibat sampah ini tentu banyak. Penyakit, lingkungan tercemar, sampai masalah estetika. Indonesia butuh mesin yang bisa mendaur ulang sampah. Di Swedia sudah ada teknologi yang semacam ini, bahkan konsepnya tak sekedar daur ulang saja tapi juga menjadikannya energi. Bahkan Swedia sampai impor sampah tuh agar mereka tetap punya cadangan energi alternatif. Keberadaan teknologi ini akan jadi hal fundamental dan pasti akan banyak sekali membantu. Sayangnya, hampir semuanya kecuali mesin daur ulang sampah masih jadi alat imajinatif yang belum ada wujud nyatanya hingga hari ini. Sebenarnya ulasan ini adalah sindiran atas banyaknya kasus yang terjadi namun tidak terselesaikan dengan maksimal, cepat dan tepat. Sehingga untuk melakukan hal-hal yang harusnya adalah tugas manusia ini, kita sampai mengandalkan yang namanya teknologi canggih. Negara harus berubah cepat agar bisa menjadi lebih baik lagi.  
Search
Similar documents
View more...
Tags
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x