Speeches

Nama Usaha : Nasi Goreng MANTAP

Description
Lokasi Usaha : HONGGOREJO NO. 178 Swasta (demak) A. Deskripsi Usaha a. Motivasi dalam usaha Pertama kali pak Masrobin membuka usaha berdagang nasi goreng, beliau terinspirasi dari pengalamannya sewaktu muda, beliau pernah diajak berdagang nasi goreng
Categories
Published
of 10
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
     Nama Usaha : Nasi Goreng malar Pemilik Usaha: Pak Masron Ahmad Zabidi Lokasi Usaha : HONGGOREJO NO. 178 Swasta (demak) A. Deskripsi Usaha a. Motivasi dalam usaha Pertama kali pak Masrobin membuka usaha berdagang nasi goreng, beliau terinspirasi dari  pengalamannya sewaktu muda, beliau pernah diajak berdagang nasi goreng oleh kerabatnya, lalu  beliau bertekad untuk membuka usaha sendiri dengan modal sendiri, beliau mengemukakan  bahwasannya usaha ini adalah usaha yang paling fleksibel diantara usaha-usaha yang lain karena disamping sebagai makanan pokok atau makanan kebutuhan sehari-hari, tetapi Nasi Goreng juga  banyak digemari oleh orang-orang baik dari kalangan kebawah maupun keatas, dan juga kerap mengatakan bahwa pembuatan nasi goreng itu bahan-bahannya mudah didapat dengan harga yang terjangkau dan dapat disajikan secara praktis. Pak Robin juga mengemukakan bahwa ia yakin usaha yang ia jalani bisa sukses karena puncak dari keberhasilan itu adalah suatu usaha yang diyakini akan berhasil, buktinya sekarang ia bisa membuka 1 cabang nasi goreng lagi yang dikelola oleh istrinya sendiri dan dibantu oleh anaknya.  b. Tujuan Usaha Tujuan dari didirikannya usaha Nasi Goreng ini adalah: 1.Untuk memperoleh penghasilan yang dapat digunakan untuk menunjang kebutuhan hidup sehari-hari. 2.Untuk melangsungkan hidup sehari-hari 3.Mencari nafkah buat anak dan istri. c. Pengelola Bisnis ini dikelola oleh bapak Masrobin sendiri beserta, istri dan anak-anaknya, pak Robin memliki pangkalan usaha di daerah kebagusan-jakarta selatan. Usaha ini dikelola oleh pak Robin, beliau memiliki 2 orang karyawan dan hasil yang diperoleh dari usaha Nasi Goreng itu sangat mencukupi kebutuhan istri dan anak-anaknya, tanpa membayar karyawan. Yang dibahas dalam proposal ini hanya untuk 1 pangkalan usaha nasi goreng.    B. ASPEK PEMASARAN Pemasaran yang dilakukan oleh pak Masrobin yaitu mengontrak tanah untuk dijadikan sebagai pangkalan usaha nasi goreng. Ia mencari tempat yang rame yaitu dipinggir jalan, dimana  banyak orang yang melewati jalan itu untuk berharap membeli nasi gorengnya. Konsumen yang mengunjungi pangkalan Nasi Goreng Pak Masrobin diantaranya di mulai dari  pelanggan tetap dan orang  –   orang yang mengunjungi dan membeli nasi goreng tersebut baik dari kalangan bawah sampai kalangan orang atas.  Nasi goreng dijual dengan harga yang terjangkau, dan bisa memilih menu nasi goreng yang disukai oleh pengunjung. C. ASPEK PRODUKSI Ada berbagai macam produksi dari penjualan usaha nasi goreng yang dilakukan bapak Masrobin, beliau menyediakan berbagai jenis nasi goreng yang bisa dipilih oleh konsumen diantaranya yaitu: a. Menu Nasi Goreng  Nasi goreng biasa : Rp 10.000 per porsi  Nasi goreng sosis : Rp 11.000 per porsi  Nasi goreng ayam bakso : Rp 12.000 per porsi  Nasi goreng sosis ayam : Rp 12.000 per porsi  Nasi goreng sosis kambing : Rp 17.000 Per porsi  Nasi goreng sosis pete : Rp 12.000 per porsi  Nasi goreng pete : Rp 11.000 per porsi  Nasi goreng pete ayam : Rp 12.000 per porsi  Nasi goreng pete kambing : Rp 17.000 per porsi  Nasi goreng spesial ayam : Rp 12.000 per porsi  Nasi goreng spesial kambing : Rp 17.000 per porsi  Nasi goreng spesial komplit : Rp 20.000 per porsi  Nasi goreng gila : Rp 13.000 pe porsi  Nasi goreng gila (ayam) : Rp 15.000 per porsi  Nasi goreng gila (kambing) : Rp 22.000 per porsi     b. Menu tambahan Mie Goreng / Rebus : Rp 10.000 per porsi Kwitiau goreng / rebus : Rp 10.000 per porsi  Nasi Mawud : Rp 10.000 per porsi  Nasi Gila : Rp10.000 per porsi Es jeruk/jeruk anget : Rp 4.000 per porsi Es teh manis/teh anget : Rp 3.000 per porsi Es susu/susu anget : Rp 5.000 per porsi D. ASPEK KEUANGAN 1. Investasi Awal a. Sewa tempat Tempat yang digunakan oleh pak Robin dalam membuka usaha Nasi Goreng yaitu terletak di daerah demak Lahan yang ditempati untuk usaha bukan milik sendiri tetapi sewa tempat. Setiap bulannya harus membayar sebesar Rp.800.000-, .  b. Peralatan Peralatan awal yang digunakan untuk membuka usaha nasi goreng adalah: Alat Satuan Biaya Gerobag 1@ x 2.500.000 Rp 2.500.000,- Kompor 1@ x 150.000 Rp 150.000,- Wajan 1@ x 75.000 Rp 75.000,- Tenda 1@ x 1.000.000 Rp 1.000.000,- Meja 3@ x 150.000 Rp 450.000,- Kursi 6@ x 85.000 Rp 510.000,- Piring 2lusin x 125.000 Rp 250.000,- Mangkuk 2lusin x 125.000 Rp 250.000,- Sendok 2lusin x 25.000 Rp 50.000,-    c. Perlengkapan Perlengkapan awal yang digunakan untuk membuka usaha nasi goreng adalah: Garpu 2lusin x 25.000 Rp 50.000,- Gelas 2lusin x 75.000 Rp 150.000,- Tempat Nasi 1@ x 95.000 Rp 95.000,- Spanduk 1@ x 350.000 Rp 350.000,- Tempat Piring dan Mangkuk 2 rak x 97.500 Rp 185.000,- Lampu philips 3@ x 50.000 Rp 150.000,- Jumlah Rp 6.215.000,-  No Bahan Satuan Satuan waktu Harga 1 Kertas Minyak 30 pak bulan Rp 480.000,- 2 Plastik 90 bungkus bulan Rp 270.000,- 3 Karet 4 pcs bulan Rp 40.000,- 4 Tisu 8 pcs bulan Rp 40.000,- 5 Listrik 1 bulan bulan Rp 50.000,- 6 Gas 60 tabung bulan Rp 900.000,- Jumlah Rp1.780.000,-    d. bahan baku a Keterangan: Ati + ampela ati+ampela sudah masuk dalam 1 ekor ayam. Biaya Bahan Baku per bulan = jumlah biaya per-hari x 30 hari   = Rp616.980,- x 30 hari = Rp 18.509.400,-  e. Kas lancar a. Promosi Awal Promosi awal yang dilakukan ialah memasang spanduk pada tenda yang dibuat untuk  berdagang ( melakukan usaha), modal spanduk masuk juga dalam modal peralatan namun untuk spanduknya sendiri yaitu sebesar Rp 350.000,-   No. Bahan Satuan Harga 1 Beras per bulan 1,7 kg Rp 15.980,- 2 Daging Ayam 1 ekor Rp 30.000,- 3 Daging Kambing 1 kg Rp 60.000,- 4 Sosis 1 pak Rp 21.000,- 5 Telor 10 kg Rp 150.000.- 6 Bakso 3 bungkus Rp 30.000,- 7 Bumbu Dapur keseluruhan Rp 75.000,- 8 Minyak Sayur 3 kg Rp 33.000,- 9 Timun 1 kg Rp 20.000,- 10 Wortel 1 kg Rp 20.000,- 11 Pete 1 ikat Rp 10.000,- 12 Ati -   -  13 Ampela -   -  14 Kwetiau 5 kwitiau Rp 17.500,- 15 Krupuk 2 kg Rp 22.000,- 16 Kecap 3 botol Rp 13.500 17 Saus tiram 2 botol Rp 20.000,- 18 Mie Telor 10 Bungkus Rp 35.000,- 19 Kol 1 kg Rp 20.000,- 20 Sawi I kg Rp 15.000,- 21 Es 1,5 balok es Rp 3.000,- 22 The 1 bungkus Rp 5.000,- Jumlah Rp 616.980,-  
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x