Graphics & Design

PENGANTAR BIOSTATISTIK DESKRIPTIF

Description
PENGANTAR BIOSTATISTIK DESKRIPTIF
Published
of 11
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
    PENGANTAR BIOSTATISTIK DESKRIPTIF  Tugas Mata Kuliah Biostatistik Deskriptif Dosen : NIA MUSNIATI, SKM., MKM Disusun Oleh : ZULFA KHAIRUNNISA 1905015200 Universitas Muhammadiyah Prof.Dr.Hamka Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan    A. Statistika 1. Sejarah Statistika Penggunaan istilah statistika  berakar dari istilah dalam bahasa latin modern statisticum collegium   (“dewan negara”) dan bahasa Italia statista   (“negarawan” atau “politikus”).  Gottfried Achenwall (1749) menggunakan Statistik   dalam bahasa Jerman untuk pertama kalinya sebagai nama bagi kegiatan analisis data kenegaraan, dengan mengartikannya sebagai “ilmu tentang negara ( state )”. Pada awal abad ke -19 telah terjadi pergeseran arti menjadi “ilmu mengenai pengumpulan dan klasifikasi data”. Sir John Sinclair memperkenalkan nama ( Statistics ) dan pengertian ini ke dalam bahasa Inggris. Jadi, statistika secara prinsip mula-mula hanya mengurus data yang dipakai lembaga-lembaga administratif dan pemerintahan. Pengumpulan data terus berlanjut, khususnya melalui sensus yang dilakukan secara teratur untuk memberi informasi kependudukan yang berubah setiap saat. Pada abad ke-19 dan awal abad ke-20 statistika mulai banyak menggunakan bidang-bidang dalam matematika, terutama peluang. Cabang statistika yang pada saat ini sangat luas digunakan untuk mendukung metode ilmiah, statistika inferensi, dikembangkan pada paruh kedua abad ke-19 dan awal abad ke-20 oleh Ronald Fisher (peletak dasar statistika inferensi), Karl Pearson (metode regresi linear), dan William Sealey Gosset (meneliti problem sampel berukuran kecil). Penggunaan statistika pada masa sekarang dapat dikatakan telah menyentuh semua bidang ilmu pengetahuan, mulai dari astronomi hingga linguistika. Bidang-bidang ekonomi, biologi dan cabang-cabang terapannya, serta psikologi banyak dipengaruhi oleh statistika dalam metodologinya. Akibatnya lahirlah ilmu-ilmu gabungan seperti ekonometrika, biometrika (atau biostatistika), dan psikometrika. Meskipun ada pihak yang menganggap statistika sebagai cabang dari matematika, tetapi sebagian pihak lainnya menganggap statistika    sebagai bidang yang banyak terkait dengan matematika melihat dari sejarah dan aplikasinya. Di Indonesia, kajian statistika sebagian besar masuk dalam fakultas matematika dan ilmu pengetahuan alam, baik di dalam departemen tersendiri maupun tergabung dengan matematika. 2. Pengertian Statistika dan Statistik Statistika adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari metode yang paling efisien tentang cara ‑ cara pengumpulan, pengolahan, penyajian serta analisis data, penarikan kesimpulan serta pembuatan keputusan yang cukup beralasan berdasarkan data dan analisa yang dilakukan. Statistik adalah data yang diperoleh dengan cara pengumpulan, pengolahan, penyajian dan analisis serta sebagai sistem yang mengatur keterkaitan antarunsur dalam penyelenggaraan statistik. 3. Definisi Statistika dan Statistik Statistika adalah ilmu yang mempelajari statistik, yaitu ilmu yang mempelajari bagaimana caranya mengumpulkan data, mengolah data, menyajikan data, menganalisis data, membuat kesimpulan dari hasil analisis data dan mengambil keputusan berdasarkan hasil kesimpulan. Statistik adalah kumpulan data yang bisa memberikan gambaran tentang suatu keadaan. 4. Manfaat Statistika Manfaat statistika dalam kehidupan sehari-hari sangat beragam sebagai contoh sederhana:   Bagi ibu-ibu rumah tangga mungkin tanpa disadari mereka harus menggunakan statistikka. Dalam membelanjakan uang untuk kebutuhan uang, menghitung, uang, jumlah yang dikeluarkan setiap bulan, uang, listrik, dan lain-lain.    Sebagai mahasiswa, selain statistika yang diterbitkan resmi sebenarnya kita sudah dibutuhkan dalam penghitungan Indeks prestasi.   Dalam dunia bisnis, para pemain sering menggunakan statistika untuk memperoleh keuntungan. Seperti peluang untuk menanamkan saham.   Sementara dalam bidang industri, statistika sering digunakan untuk menentukan keputusan. Contohnya jumlah produk yang diperlukan dalam sehari berdasarkan data historis perusahaan, perlu pengembangan produk atau menambah variasi produk, perlu tidak perlu menambah cabang produksi, dan lain-lain. B. Biostatistik 1. Pengertian Biostatistik Biostatistik adalah data atau informasi yang berkaitan dengan masalah kesehatan. Statistik kesehatan sangat bermanfaat untuk kepentingan pemerintahan, seperti mengatur program pelayanan kesehatan, menentukan alternatif pemecahan masalah kesehatan, dan melakukan analisis tentang berbagai penyakit selama periode waktu tertentu . Statistik kesehatan dikenal dengan istilah “biostatistik”. Biostatistik terdiri dari dua kata dasar yaitu bio dan statistik. Bio berarti hidup, sedangkan statistik adalah kumpulan angka-angka. Biostatistik adalah kumpulan angka-angka tentang kehidupan. 2. Jenis - Jenis Biostatistik Statistik secara umum dibagi menjadi dua jenis yaitu statistik deskriptif dan statistik inferensial. 1) Statistik Deskriptif Kegiatan mulai dari mengumpulkan data, pengolahan, sampai mendapatkan informasi dengan jalan menyajikan dan analisis data yang telah terkumpul. Tujuan dari statistik deskriptif    memberikan gambaran tentang keadaan yang terkait dengan penyakit atau masalah kesehatan berdasarkan data yang telah dikumpulkan. Untuk data numerik informasi yang diberikan terdiri dari perhitungan nilai tengah (mean, median, modus), nilai variasi. Sedangkan untuk data kategori informasinya adalah nilai proporsi / persentase. 2) Statistik Inferensial / Statistik Induktif Tujuan dari statistik inferensial adalah untuk menarik kesimpulan cirri-ciri kontribusi berdasarkan data yang diperoleh melalui sampel. Statistik inferensial merupakan kumpulan cara atau metode yang dapat mengeneralisasikan nilai-nilai dari sampel dikumpulkan menjadi nilai partisipasi. Hal ini dilakukan dengan menggunakan teori estimasi atau uji hipotesis. 3. Peran Biostatistik Dalam Bidang Kesehatan Peranan biostatistik ternyata dapat dipraktikan dalam dunia kesehatan, yaitu dapat menangani masalah-masalah yang ada dalam bidang kesehatan, seperti misal dalam bidang keperawatan dan kedokteran. Juga dengan biostatistik yang dapat menentukan prioritas masalah yang dapat ditanggulangi, dapat pula digunakan sebagai bahan untuk membuat perencanaan dalam bidang kesehatan, seperti pembuatan SIM Apotik, kegiatan usaha yang ditujukan pada kesehatan, sehingga dengan statistik perencanaan, apa saja yang dapat menganalisis hasil usaha kesehatan yang ia jalankan. Selain itu dapat membandingkan tingkat kesehatan masyarakat yang berada di wilayah tertentu berdasarkan segi geografis, ekonomi, pendidikan, sosial dan budaya dan telah membandingkan tingkat kesehatan ini sehingga statistik juga dapat membantu untuk memperbaiki hasil dari data kesehatan masyarakat tersebut. Contoh masalah medis yang dapat dilakukan dengan menggunakan biostatistik antara lain masalah Keluarga Berancana (KB), Demografi, Kesehatan Lingkungan,
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x