Essays & Theses

Resume Pembidangan Ilmu Fiqh

Description
Resume Pembidangan Ilmu Fiqh
Published
of 9
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  RESUME PEMBIDANGAN ILMU FIQH ( FIQH IBADAH, MUAMALAH, JINAYAH, SIYASAH DAN FIQH LINGKUNGAN) RESUME INI DIBUAT DALAM RANGKA MEMENUHI KUIS DALAM MATA KULIAH STUDI FIQH DOSEN PENGAMPU : Dr. H. ABBAS ARFAN, LC, MH DISUSUN OLEH : KELOMPOK 10 1.   M. ZULFAN ABDULLOH (19240069) 2.   DZAKI AMJAD NURYADIN (19240070) 3.   ARIEN YUDANA PUTRA (19240071) 4.   ERIKA PUTRI SEPTIANA (19240072) JURUSAN ILMU AL- QUR’AN DAN TAFSIR    FAKULTAS SYARI’AH  UIN MAULANA MALIK IBRAHIM MALANG 2019    A.   Pembidangan Ilmu Fiqih Pembidangan ilmu fiqih dibagi menjadi dua bagian besar yaitu: bidang  fiqih ibadah , yaitu aturan yang mengatur hubungan muslim dengan Allah SWT. Dan bidang  fiqih muamalah dalam arti yang luas. Bidang  fiqih muamalah  dalam arti yang luas ini dibagi menjadi: 1.   Bidang Al-Ahwal Al-Syakhshiyyah atau hukum keluarga. 2.   Bidang  fiqih muamalah  (dalam arti yang sempit), al-akham al-maddaniyah.  3.   Bidang  fiqih jinayah atau  Al-Ahkam al-jinayah.  4.   Bidang  fiqih Qadh’a  atau  Al-Ahkam al-murafaah.  5.   Bidang  fiqih siyasah , yang meliputi: 6.   Siyasah Dusturiyah  atau hubungan rakyat dan pemerintah. 7.   Siyasah Dauliyah  atau hukum internasional. 8.   Siyasah Maliyah , yaitu hukum ekonomi atau Al-Ahkam Al-Iqtishadiyah.[1]   9.   Bidang Fiqih Ibadah Kata ibadah berasal dari bahasa Arab telah mejadi bahasa Melayu yang terpakai dan dipahami secara baik oleh orang-orang yang menggunakan bahasa melayu atau Indonesia. Ibadah dalam istilah bahasa Arab diartikan dengan berbakti, berkhidmat, tunduk, patuh, mengesakan dan merendahkan diri. Dalam istilah Indonesia diartikan: perbuatan untuk menyatakan bakhti kepada Allah yang didasari ketaatan untuk mengerjakan perintah-Nya dan menjahui larangan-Nya. Juga diartikan: segala usaha lahir dan batin sesuai dengan perintah Tuhan untuk mendapatkan kebahagiaan dan keselarasan hidup, baik terhadap diri sendiri, keluarga, masyarakat maupun terhadap alam semesta. Rasanya yang terakhir ini sudah merupakan suatu istilah yang lengkap.[2]   Al- Qur’an surat Al -Dzariyat ayat 56 menyatakan: ندبى س و   ج قخ مو   “Tidak Aku ciptakan jin manusia kecuali semata -mata untuk beribadah kepada ku”     Mengikut dari ayat diatas dalam fitrahnya manusia diciptakan oleh Allah mengemban amanah untuk beribadah, baik itu dilakukan secara vertical yaitu kepada Tuhan (hablu-minna-Allah), langsung dan secara horizontal yaitu sesama manusia (hablu-minna-an-nas). Seperti yang sudah Allah SWT firmankan. Bentuk-bentuk Fiqih Ibadah meliputi: 1.   Pembahasan Taharah,  baik taharah dari najis maupun taharah dari hadas, mandi, dan tayamum. Shalat: dengan segala macam rukun dan tatacara shalat serta hal-hal yang  berubungan dengan shalat, termasuk didalamnya shalat jenazah. 2.   Pembahasan sekitar Zakat. Tentang wajib zakat, harta-harta yang wajib dizakati, nisab, khaul, dan murtahik zakat serta zakat fitrah. 3.   Pembahasan sekitar Shiyam, puasa wajib dan sunnah, rukunnya dan hal-hal yang lain sekitar Shiyam. 4.   Pembahasan tentang I’ktikaf, cara, dan adab susila beri’ktikaf,  5.   Pembahasan tentang ibadah ibadah Haji. Dibicarakan tentang hukum dan syarat-syarat haji, perbuatan-perbuatan yang dilakukan dan ditinggalkan pada waktu melakukan ibadah haji dan hal-hal yang berubungan dengan ibadah haji. 6.   Pembahasan sekitar jihad, dibicarakan tentang hukumnya, cara-caranya, syarat-syaratnya, tentnag perdamaian, tentang harta ghanimah,  fay’  , dan 7.   Pembahasan tentang sumpah, macam-macam sumpah, kafarah  sumpah, dan lain-lain sekitar sumpah. 8.   Pembahasan tentang nazar, macam-macam nazar, dan akibat hukum nazar. 9.   Pembahasan tentang kurban, hukumnya, macamnya binatang untuk kurban, umur  binatang yang dikorbankan, dan jumlahnya serta hukum tentang daging kurban. 10.   Pembahasan tentang penyembelihan, yang meliputi; binatang yang disembelih, cara-cara menyembelih binatang dan syarat-syaratnya. 11.   Pembahasan tentang berburu; hukum berguru dan hal-hal yang berkenaan dengan  binatang yang diburu. 12.   Pembahasan tentang aqiqah; hukumnya umur binatangnya. Aqiqoh untuk siapa, waktu aqiqoh dan hukum dagingnya.  13.   Pembahsan tentang makanan dan minuman, dibicarakan tentang yang halal dimakan dan yang haram dimakan. Sistematika diatas adalah sistematika dari Ibn Rusd didalam kitabnya Bidayah al-Mujtahid wa nihay’ah al  -Muqtasid Tidak semua kitab sma persis sistematikanya, ada kalanya pembahasan tentang Jihad masuk dalam bidang jianyah. Ketidaksamaan penyusunan sistematika antara lain disebabkan perbedaan tinjaukan dan penekanan terhadap masalah tertentu. Namun ada kecenderungan umum para ulama’ memasukkan kedalam bidang    fiqih ibadah,  masalah-masalah taharah, shalat, shiyam,haji, I’tikaf, nazar, kurban,   sembelihan, aqiqoh,  berburu, dan makanan.[3]   Bidang Fiqih Muamalah Kata Mu’amalat ( ( تم  yang kata tunggalnya mu’amalah (( ةم  yang berakar pada kata لم ع   secara arti kata me ngandungarti “ saling berbuat ” atau berbuat secara timbal balik lebih sederhana lagi berarti “hubungan antara orang dengan orang” bila kata ini dihubungkan pada lafadz fiqh, mengamdung arti aturan yang mengatur hubungan antara seseorang dengan orang lain dalam pergaulan hidup di dunia. Ini merupakan imbangan dari segi fiqh ibadat yang mengatur hubungan lahir antara seseorang dengan Allah pencipta. 1.   Bentuk bentuk fiqih muamalah meliputi: 2.   Bidang al-Ahwal al-Syakhsiyah  Bidang al-Ahwal al-Syakhsiyah, yaitu hukum keluarga, yaitu yang mengatur hubungan antara suami istri, anak, dan keluarganya. Pokok kajiannya meliputi: a) Fiqih Munakahat, b) Fiqih Mawaris, c) Fiqih Wasiat, d) Wakaf. A. Fiqh Munakahat  Munakahat secara bahasa ad-dhommu artinya berkumpul, dan al- wat’u artinya bersetubuh, secara syarat adalah akad yang mengandung kebolehannya bersetubuh dengan adanya ijab kobul atau adanya pasangan atau lafadz nikahnya.[4]   B. Fiqih Mawaris Waris secara bahasa al- baqa’u yang artinya tetap atau pindahnya sesuatu dari satu kaum ke kaum yang lain. Secara syarat hak yang diterima untuk dibagi dan haknya itu tetap bagi orang yang  berhak setelah mati, orang yang berhak yaitu kerabat atau diantara kerabat atau sejenis pewaris.[5]   C. Fiqih Wasiat Wasiat secara bahasa al-isolu  berarti tanda terima, secara syarat sumbangan atau pemberian dengan hak yang ditambahkan meskipun diakui kepemilikan barang setelah mati, bukan dengan  pengelolaan dan tidak tergantung kepada kebebasan.[6]   B. Waqaf Wakaf secara bahasa menahan, secara syarat menahan secara nyata, kepemilikan yang diterima untuk dipidahkan yang memungkinkan mengambil manfaat dari barang pemindahan tersebut. Beserta tetapnya barang yang ditahan, dengan putusnya pembelanjaan harta dalam kekuasaan orang yang memiliki barang kepada orang yang diperbolehkan membelanjakan harta.[7]   2.   Bidang fiqih mualamah (dalam arti sempit) Bidang ini membahas tentang jual beli (bayi), membeli barang yang belum jadi, dengan disebutkan sifat-sifatnya dan jenisnya (sallam) gadai (ar-rahn), kapailitan (taflis), pengampunan (hajru),  perdamaian (al-sulh), pemindahan utang (al-hiwalah), jaminan hutang (ad-dhaman al-kafalah),  perseroan dagang (syarikah), perwakilan, (wikalah), titipan (al- wadi’ah), pinjam meminjam (al -ariyah), merampas atau merusan orang lain (al- ghash), hak membeli paksa (syuf”ah), memberi modal dengan bagi untung menyewa (al-ijaaroh), mengupah orang untuk menemukan barang yang hilang (al-  ji’alah), membuka tanah baru (ihya al -mawat), dan barang temuan (luqathah).
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x