Research

Sinetron, feminisme dan sosiologi

Description
artikel ini bercerita tentang pengaruh pengetahuan perempuan pada sosiologi yang menghasilkan pandangan standpoint theory. Pengetahuan perempuan memperkaya kajian sosiologi, yang diperlihatkan melalui kajian sinetron atau soap opera. kajian yang
Categories
Published
of 176
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  Dewan Redaksi Gadis AriviaNur Iman Subono Pemimpin Redaksi Adriana Venny Redaktur Pelaksana Mariana Amiruddin Redaksi Mikael JohaniHenny IrawatiSinta Situmorang Sekretaris Redaksi Suprihadi Desain & Layout Agus Wiyono Penjualan & Sirkulasi Budi HermawanEndang SetiyawatiArdhiansyah Percetakan SMKG Desa Putera, Jakarta Alamat Redaksi  Jl. Tebet Barat VIII No. 27 Jakarta Selatan 12810Telp.: (021) 83702005 ( hunting )Faks: (021) 8302434E-mail: yjp@jurnalperempuan.comWebsite: www.jurnalperempuan.com Penerbit YAYASAN JURNAL PEREMPUANCetakan Pertama, Jakarta, Juli 2006 ISSN : 1410-153XDidukung oleh bermitra dengan Hak Cipta dilindungi undang-undang. Dilarang memperbanyak, mengkopisebagian atau keseluruhan tanpa seijin Yayasan Jurnal Perempuan.Isi tulisan tidak harus mencerminkan pandangan redaksi. No. 48, 2006  • Daftar Isi •2Jurnal Perempuan 48 Prolog 4Pentingnya MetodologiFeminis di Indonesia Topik Empu 7Ilmu Pengetahuan +Perempuan = ... Elli Nur Hayati 17Feminisme: IlmuPengetahuan MerindukanKebenaran  Mariana Amiruddin 27Kapan Ilmu akan Berubah?:Lebih dekat kepadaMetodologi Feminis Rachmad Hidayat 39Pengalaman Perempuan:Sumber Pengetahuan yangMembebaskan  Misiyah 55Ilmu Politik, Bias Gender, danPenelitian Feminis Nur Iman Subono 69Feminisme dan Universitas Rocky Gerung 79Sinetron Feminisme danSosiologi Widjajanti M. Santoso Kliping 52Penelitian yang MemakaiPendekatan Feminis Berita 92Tema-tema Pokok IlmuwanFeminis125Manifesto Temu NasionalAktivis Perempuan Indonesia Sumber foto/ilustrasi: www.poptel.org.uk, www.wilsey.net, www.sigu7.jussieu.fr, www.komnasperempuan.or.id,www.ic.arizona.edu, www.nicholsoncartoons.com.au, www.got.net, www.calpatriot.org,feminist.stanford.edu, www.travellerspoint.com, www.af.mil, www.mccullagh.org,www.radicalwomen.org, www.photojunkie.ca, www.clarkson.edu, www.n8w.com, kristeva-www.transfinito.net, kristeva.blogs.com.jpg, whatnow.intrasun.tcnj.edu, www.royal-grafico.de, radicalgraphics.org Daftar Isi Edisi 48  • Daftar Isi •3Jurnal Perempuan 48 128Agenda Khusus: 12 Isu KritisGerakan Perempuan Tahun2006 - 2011 Wawancara 96Kristi Poerwandari (KetuaProgram Studi PascasarjanaKajian Wanita UniversitasIndonesia): “Membaca KisahLady Di dengan MetodePenelitian Feminis” Tokoh Perempuan 103Katakan dan Lawan: Bahasadan Perjuangan Feminismedalam Teori Julia Kristeva Indah Lestari Profil 119Saparinah Sadli: Women’sStudies  di Indonesia Henny Irawati JURNAL PEREMPUAN mengundang anda menuliskan ide-ide kritis danpemikiran-pemikiran alternatif yang berkaitan dengan persoalanperempuan dan isu-isu gender. Jumlah halaman tulisan 10-15 halamankuarto, spasi 2, dilengkapi dengan catatan belakang/daftar pustaka danbiodata singkat penulis. Redaksi dapat menyingkat, mengubah danmengedit tulisan tanpa mengubah maksud dan isinya. Dianjurkan tulisandikirim dalam bentuk file dalam disket atau melalui e-mail dalam bentuk attachment  . Untuk tulisan yang dimuat akan disediakan honorarium yangpantas. Tulisan yang tidak dimuat tidak akan dikembalikan kecuali ataspermintaan penulis dengan menyertakan perangko secukupnya. Cerita Perempuan 133Kamar Kecil Milikku Sendiri Virginia Woolf  Tips 150Apikasi Kebijakan GenderBudgeting sebagai Metodo-logi Feminis: MenghapusBentuk-bentuk Diskriminasiterhadap Perempuan MelaluiAlokasi Anggaran Pemerintah Kolom Budaya 164Puisi Serba-serbi 111Kata dan Makna138Rak Buku172Surat Pembaca173Tentang Penulis  4• Prolog •Jurnal Perempuan 48 Pentingnya Metodologi Feminisdi Indonesia M engapa Indonesia membutuhkan pendekatan baru dalampenelitian-penelitian sosialnya? Karena banyaknya proyekpembangunan yang gagal di Indonesia umumnya disebab-kan perempuan tidak pernah diperhitungkan dalam pertimbanganpencarian solusi. Salah satu faktornya disebabkan karena para ahlipembangunan salah dalam mengidentifikasi akar permasalahan.Kemiskinan misalnya, sering dianggap netral gender, akibatnya angka human development index  terus terpuruk karena perempuan tidak pernahdapat menikmati dampak pembangunan. Jaringan pengaman sosialmisalnya hanya ditujukan kepada laki-laki, padahal justru perempuanlahpenduduk miskin terbanyak dan pihak yang setiap hari harus memutarotak untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.Para tokoh feminis lalu menawarkan sebuah metode alternatif baruyakni metodologi penelitian feminis yang berangkat dari keprihatinanatas banyaknya penelitian tentang hubungan gender yang pada akhirnyabias gender—dan ini memang sangat berkait dengan pandangan ilmusosial yang seksis. Meski banyak kaum positivis, terutama laki-laki, sulitmenerima metodologi ini, para tokoh feminis tetap sepakat bahwametodologi feminis akan sangat bermanfaat untuk meningkatkan kualitashidup perempuan.Intinya metode baru ini harusmeng-ijinkan subjektivitas di manaperempuan mempelajari perempuandalam proses interaktif tanpa ke-senjangan subjek/ objek yang di-munculkan antara peneliti danyang diteliti. Judith Lorber mene-kankan bahwa metodologi feminislalu menjadi satu-satunya carauntuk mengetuk masuk dan mema-hami kenyataan yang dialamiperempuan, dan dengan ini kaumfeminis memberikan kontribusi unik Jurnal Perempuan 4544Jurnal Perempuan 46  rad ica lg ra p h ics.o rg  5• Prolog •Jurnal Perempuan 485 pada ilmu sosial tentang pola keterkaitan antar sebab dan akibat daripertanyaan-pertanyaan yang belum terlihat oleh peneliti yang tidakfeminis.Karenanya, dalam metodologi feminis pendekatan empati,  participatory dan in-depth interview  kerap diperlukan. Bagi peneliti yang tidak feminis,derai air mata dan isak tangis responden perempuan yang dianggap minor justru sangat bernilai dan jadi fokus yang terus digali oleh peneliti feminis.Sebab penindasan memiliki aspek lintas gender, dan hanya yang pernahmengalaminyalah yang bisa mengkomunikasikannya.Kerap juga metode penelitian yang diberlakukan selama ini sangat rigid , scientific , dan tidak peduli akan pengalaman perempuan, lebih-lebih karena secara kultur perempuan kerap dididik untuk menerimabahwa laki-lakilah pemilik kebenaran. Ini lalu membuat perempuanhilang rasa percaya diri dan langsung menyerahkan pendapatnyakepada pihak laki-laki. Metodologi feminis justru sebaliknya, yangdipentingkan adalah memecah kebekuan itu. Perempuan sebagaiinforman penelitian harus dibuat menjadi merasa sangat nyaman danpercaya bahwa mereka adalah individu-individu yang sangat relevandalam riset ini.Peneliti feminis harus bisa menjadi sahabat, dan bukan orang asingbagi informan perempuan. Apabila ia tidak mampu menempatkan diri,bisa dipastikan ia akan gagal membuat analisa yang mendalam dalampenelitian tentang kasus-kasus yang sangat sensitif bagi hidupperempuan, misalnya: aborsi, lesbianitas, trafiking, pelecehan seksual,ketidaksuburan, perkosaan, dan sebagainya.Akhirnya, justru karena metodologi feminis belum populer diIndonesia, kini sangatlah perlu untuk segera diimplementasikanmengingat persoalan perempuan di Indonesia sudah sedemikianmendesak untuk segera dipecahkan. Metodologi feminis kini wajibdipahami oleh generasi muda, mahasiswa, pelajar dan seterusnya,sebagai bekal mereka untuk menganalisa permasalahan gender dalampembangunan di masa depan. Jurnal Perempuan kali ini akan menjadiliteratur yang demikian penting bagi berbagai pihak: birokrat, akademisi,politisi, dan seluruh komponen masyarakat serta para pengambilkeputusan untuk mengakomodir suara, pengalaman serta kebutuhanperempuan—sebagai alat yang bisa memecahkan berbagai persoalansosial yang membelenggu bangsa. (Adriana Venny)
Search
Tags
Related Search
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x