Internet & Technology

SITA JAMINAN DALAM LEMBAGA PERADILAN AGAMA DI INDONESIA Endah Winarsih1

Description
SITA JAMINAN DALAM LEMBAGA PERADILAN AGAMA DI INDONESIA Endah Winarsih1
Published
of 8
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  1 SITA JAMINAN DALAM LEMBAGA PERADILAN AGAMA DI INDONESIA Endah Winarsih 1  A.   Pendahuluan Peradilan Agama merupakan salah satu pelaksanaan kekuasaan kehakiman bagi rakyat  pencari keadilan yang beragama islam mengenai perkara perdata tertentu yang diatur dalam Undang-Undang. Peradilan Agama dibentuk dan dikembangkan untuk memenuhi tuntutan  penegakan hukum dan keadilan dalam pergaulan hidup masyarakat. Hukum bukan hanya berguna sebagai sarana pengedali untuk memelihara ketertiban sosia, akan tetapi juga untuk mengendalikan perubahan masyarakat ke arah yang dikehendaki. Artinya hukum adalah sarana utama untuk mewujudkan kesejahteraan dan keadaban publik. Jika materi hukum dan penegakan hukum dijalankan secara adil dan kebijakan politik dijalankan secara proporsional berdasarkan nilai-nilai yang hidup di tengah masyarakat (living politic and law,) maka dipastikan kesejahteraan dan keadaban publik dapat terwujud. Sebaliknya jika penegakan hukum dijalankan hanya untuk mewujudkan kepentingan elit dan berjumawa meninggalkan rasa keadilan tak berpihak pada yang lemah, maka hukum tak lagi berdaulatan dan menjauh dari nilai-nilai dasar ideologi Pancasila. 2  Dalam upaya pelaksanaan penegakan hukum seringkali diperlukan tindakan-tindakan  paksa yang bersifat mencegah kerugian ataupun pemulihan kerugian yang diderita oleh  pihak yang merasa dirugikan. Tindakan paksa dalam hukum acara perdata hanya bisa dilakukan berdasarkan suatu penetapan dari hakim pengadilan yang berwenang yang salah satunya adalah penyitaan. Penyitaan dalam perkara perdata memiliki tujuan untuk menjamin  bahwa kelak apabila putusan atas perkara yang memenangkan pihak penggugat, maka  penggugat memiliki jaminan bahwa putusan tersebut tidak hampa (illusoir) dan penggugat 1  Mahasiswa Kelas HES 5H Jurusan Hukum Ekonomi Syariah Fakultas Syari’ah IAIN Surakarta, NIM. 162111285 2  Riwanto, Agus, 2017,  Mewujudkan Hukum Berkeadilan Secara Progresif Perspektif Pancasila, Jurnal al-ahkam. 02(2): 137-138    2 dapat meminta pengadilan untuk melaksanakan secara paksa putusan tersebut atastergugat apabila tergugat tidak secara sukarela melaksanakan isi putusan. 3  Permohonan sita sebenarnya tindakan eksepsional yang tidak perlu dimohonkan apabila tidak terdapat indikasi yang cukup tergugat hendak mengasingkan atau mengalihkan harta kekayaannya selama pemeriksaan perkara dengan maksud untuk merugikan  penggugat. 4   B.   Rumusan Masalah Adapun rumusan masalah dalam makalah ini adalah: 1.   Apakah yang dimaksud dengan Sita Jaminan ? 2.   Apa saja macam-macam Sita Jaminan ? 3.   Bagaimana tatacara penyitaan diatur ? C.   Pembahasan 1.   Pengertian Sita Jaminan Penyitaan atau beslag memiliki pengertian sebagai tindakan menempatkan harta kekayaan tergugat berupa barang yang disengketakan, atau barang yang akan dijadikan sebagai pelunasan secara paksa ke dalam penjagaan selama proses pemeriksaan  berlangsung yang dilakukan secara resmi atas perintah Hakim atau pengadilan, sampai adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Dari pengertian tersebut dapat diketahui hakikat dari adanya tindakan penyitaan, yaitu: tindakan yang dilakukan secara paksa; penempatan harta kekayaan tergugat dalam penjagaan; dilakukan atas  perintah pengadilan; dan sampai adanya putusan tetap. 5  Agar terdapat jaminan kelak apabila gugatan yang diajukan telah diputus dan mempunyai kekuatan hukum tetap dan dapat dilaksanakan eksekusi maka penggugat  perlu untuk mengajukan permohonan Sita Jimnan ( beslaag  ). Dengan permohonan Sita 3  Sujayadi, Yuniarti. Pelaksanaan Sita Jaminan dalam Hukum Acara. Jurnal Yuridika Vol. 25 No. 3, September   –  Desember 2010 hlm. 228  4   M. Yahya Harahap, Hukum Acara Perdata, Sinar Grafika, Jakarta, 2006 hlm. 282-283   5   Adjie, Ambrosius, 2015,  Peletakan Sita Jaminan atas Hak Kekayaan Intelektual, Jurnal Veritas Et Justitia Unpar. 01(2): 433    3 Jaminan yang dikabulkan oleh    pengadilan penggugat mempunyai jamuinan atas benda- benda yang dijaminkan untuk memenuhi tuntutan dalam gugatan. Sita Jaminan perlu diajukan karena gugatan yang diajukan dan dikabulkan akan sia-sia dengan tidak adanya  jaminan agar tuntutan penggugat dapoat terpenuhi atau dengan kata lain agar penggugat tidak hanya menang diatas kertas saja. 6  Sita Jaminan diajukan agar harta benda milik penggugat atatu dalam penguasaan tergugat tidak dapat dialihkan atau dipindahtangankan kepada orang lain atau dibebani hak tanggungan. Tanpa adanya Sita jaminan tergugat dapat dengan mudah memindahkan atau mengalihkan harta bendanya sehingga apa yang menjadi tuntutan penggugat yang dikabulkan akan sia-sia karena tidak adanya harta benda yang dimiliki oleh tergugat untuk memenuhi tuntutan penggugat. 7  Sita Jaminan dapat diajukan bersamaan dengan gugatan atau diajukan kapan saja sebelum perkara memperoleh kekuatan hukum tetap. Apabila Sita Jaminan dikabulkan maka dalam putusan harus memuat Sita Jaminan diangkat (dicabut). Dari uraian diatas dapat diambil pengertian bahwa Sita Jaminan adalah upaya untuk mempersempit kesempatan tergugat untuk tidak memenuhi kewajibannya bila nantinya gugatan yang diajukan oleh penggugat untuk tergugat telah dikabulkan  pengadilan. 2.   Macam-macam Sita jaminan a.   Conservatoir Beslaag Conservatoir Beslaag   adalah penyitaan terhadap harta benda bergerak milik tergugat atas permohonan penggugat untuk menjamin gugatannya. Permohonan Conservatoir Beslaag diajukan secara tertulis ( Pasal 227 ayat (1) HIR ) dengan ketentuan berikut:    Adanya sangka atau dugaan yang beralasan bahwa tergugat akan menggelapkan atau memindahkan barang-barangnya sebelum putusan dijatuhkan.    Barang yang disita adalah barang bergerak atau tidak bergerak milik tergugat. 6  Abdullah tri wahyudi  , Peradilan Agama Di Indonesia , Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2004, hlm. 143 7  Abdullah tri wahyudi  , Hukum Acara Peradilan Agama , Mandar Maju, Bandung, 2018, hlm. 111  4    Permohonan diajukan kepada pengadilan atau kepada Majelis hakim yang memeriksa perkara.  b.    Revinducatoir Beslaag  Revinducatoir Beslaag   adalah penyitaan yang diajukan oleh pengugat kepada  pengadilan terhadap harta benda bergerak maupun tidak bergerak milik penggugat yang berada dalam kekuasaan tergugat. Permohonan  Revinducatoir Beslaag   diajukan secara tertulis dengan ketentuan  berikut :    Berupa barang bergerak milik penggugat yang berada ditangan tergugat.    Diajukan kepada Ketua Pengadilan atau Majelis Hakim yang memeriksa  perkara.    Barang tersebut diterangkan secara seksama dan terperinci. c.   Sita marital Sita Marital adalah penyitaan yang diajukan istri atas barang-barang bergerak atau tidak bergerak yang merupakan harta bersama karena adanya gugatan perceraian agar selama proses berlangsung suami tidak dapat memindahkan, mengalihkan harta  bersama. Dalam pasal 78 huruf (c) Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 menyatakan : “Selama berlangsungnya gugatan perceraian atas permohonan penggugat pengadilan dapat menentukan hal-hal yang perlu untuk menjamin terpeliharanya barang-barang yang menjadi hak bersama suami istri atau barang-barang yang menjadi hak suami atau barang-  barang yang menjadi hak istri”. 8   3.   Tatacara Penyitaan Tatacara penyitaan diatur dalam pasal 197, pasal 198, dan pasal 199 HIR  9  sebagai  berikut: Pasal 197    Penyitaan dijalankan oleh panitera pengadilan negeri 8   Abdullah tri wahyudi  , Peradilan Agama Di Indonesia , Pustaka Pelajar, Yogyakarta, 2004, hlm. 145   9   Abdullah tri wahyudi  , Hukum Acara Peradilan Agama , Mandar Maju, Bandung, 2018, hlm. 113    5    Bila panitera itu berhalangan karena tugas dinas atau karena alasan yang lain, maka ia digantikan oleh seorang yang cakap atau dapat dipercaya, yang ditunjuk untuk itu oleh ketua atas atas permintaannya oleh kepala pemerintahan setempat (dalam hal ini asisten-residen); dalam hal menunjuk orang itu menurut cara tersebut, jika dianggap perlu memuat keadaan, ketua berkuasa juga untuk menghemat ongkos sehubungan dengan jauhnya tempat penyitaan itu.    Penunjukan orang itu dilakukan hanya dengan menyebutkan atau dengan mencatatnya dalam surat perintah.    Panitera itu atau orang yang ditunjuk sebagai gantinya, hendaklah membuat  berita acaratentang tugasnya, dan memberitahukan maksud isi berita acara itu kepada orang yang disita barangnya itu, kalau ia hadir.    Penyitaan itu dilakukan dengan bantuan dua orang saksi, yang disebutkan namanya, pekerjaannya dan tempat diamnya dalam berita acara itu, dan yang ikut menandatangani berita acara itu dan salinannya.    (s. d. u. dg. S. 1932-42,) Saksi itu harus penduduk Indonesia, telah berumur 21 tahun dan dikenal oleh penyita itu sebagai orang yang dapat dipercaya, atau diterangkan demikian oleh seorang pamong praja bangsa Eropa atau Indonesia.    Penyitaan barang bergerak kepunyaan debitur, termasuk uang tunai dan surat  berharga, bolehjuga dilakukan alas barang bergerak yang bertubuh, yang ada di tangan orang lain, tetapi tidak boleh dilakukan atas hewan dan perkakas yang sungguh-sungguh berguna bagi orang yang kalah itu dalam menjalankan mata  pencahariannya sendiri.    Panitera atau orang yang ditunjuk menjadi penggantinya hendaklah membiarkan, menurut keadaan, barang bergerak itu seluruhnya atau sebagian disimpan oleh orang yang disita barangnya itu, atau menyuruh membawa barang itu seluruhnya atau sebagian ke suatu tempat penyimpanan yang memadai. Dalam hal pertama, hal itu harus diberitahukan kepada polisi desa atau polisi kampung, dan polisi itu harus mewaga, supaya jangan ada barang yang dilarikan orang. Bangunan- bangunan orang Indonesia, yang tidak melekat pada tanah, tidak boleh dibawa ke tempat lain. (Rv. 444, 446, 449, 454, 473; IR. 94 dst., 113. Pasal 198
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x