Software

Weruh Sak Durunge Winarah

Description
Perawakannya kurus kering. Usianya yang tengah mencapai enam kepala membuat tubuhnya terlihat cukup rapuh, apalagi dengan aksesoris uban yang menyinari kepala dan kekeriput yang menjalar di seantero kulitnya. Namun demikian, tatapan matanya membuat
Categories
Published
of 31
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  1 Weruh Sak Durunge Winarah Perawakannya kurus kering. Usianya yang tengah mencapai enam kepalamembuat tubuhnya terlihat cukup rapuh, apalagi dengan aksesoris uban yangmenyinari kepala dan kekeriput yang menjalar di seantero kulitnya. Namundemikian, tatapan matanya membuat ia tetap berwibawa. Bukan karena pancarannya, tetapi karena ketajaman penglihatannya.Kemampuan itu telah dimilikinya sejak ia mulai memiliki kemampuanmelihat dunia. Beragam cerita yang beredar. Ada yang berkata, Kasbolah bisaseperti itu karena dukun bayi yang membantu kelahirannya adalah Nabi Khidhir.Ada yang berkata, Nabi Khidhir adalah ayah kandungnya. Ada yang berkata,Kasbolah lah Nabi Khidhir itu. Ada yang berkata, Kasbolah adalah putra dariwanita suci yang dianugerahi keistimewaan sebagaimana Maria. Bahkan ada yangmenganggap Kasbolah adalah nabi baru, yang diutus untuk memperbaiki akhlak umat, karena dianggap kenabian Muhammad sudah usai, atau telah usang, atautidak relevan lagi, atau butuh pembaruan. Yang lebih parah dari itu semua, adayang menganggap Kasbolah adalah Tuhan.Mendengar itu semua, Kasbolah mengklarifikasi, “Saya hanyalah manusia biasa, seperti kalian semua.”Orang-orang yang merasa pernah membaca kitab suci berkesimpulan, “Apayang disabdakan Kasbolah, persis seperti yang berada dalam kitab suci.”  2 Pertapaannya di sebuah gua mungil yang dulu sangat sepi, kini menjadidemikian ramai oleh orang-orang yang lapar kasih sayang. Kasih sayang daridirinya sendiri. Tujuan awal Kasbolah bertapa sebenarnya adalah untuk menghilangkankemampuan bawaannya, yaitu kemampuan weruh sak durunge winarah. Melihatsesuatu yang belum terjadi. Dan itu hanya bisa diraih ketika ia tidak kumpulmanusia. Pertapaannya lima tahun telah berhasil memudarkan kemampuannya,sehingga ia sama sekali tidak tahu lima tahun setelah lima, akan terjadi sepertisaat ini.Mulanya, yang mendatanginya adalah orang-orang lemah yang memohon petunjuk, pekerjaan apa yang kiranya mampu mengubah nasibnya. KemampuanKasbolah kembali muncul. Hanya dengan menatap matanya, Kasbolah mampumembaca apa yang akan terjadi mendatang. Dan benar, tidak lama setelah itu,orang-orang yang pernah meminta petunjuk kembali datang dengan nasib yang berbeda. Namun, semakin lama, semakin banyak orang yang mendatanginya. Bukanhanya orang-orang melarat yang susah sandang pangan saja, tapi juga manusia-manusia berlimpah harta yang rakus akan dunia. Mereka mendatangi Kasbolahuntuk memuaskan nafsu duniawinya. Yang lebih parah dari itu semua, ada jugatokoh agama yang datang untuk meminta agar ia diberikan popularitas dalamdakwahnya, dan meminta agar ia dikaruniai banyak pengikut.  3 Kasbolah sudah merasa tidak wajar dengan yang ia alami saat ini. Ia bersegera untuk meninggalkan tempat bertapanya yang telah ia duduki selamasepuluh tahun terakhir.Begitu Kasbolah keluar, betapa terkejutnya saat ia menjumpai tempat yangsepuluh tahun lalu adalah kesunyian, kini menjadi keramaian. Dan, rupa-rupanya,telah ada panitia yang mengatur pertemuan orang-orang dengannya.Pertapaannya sepuluh tahun itu dirasanya sangat sia-sia. Jika dulu ia hanya bisa melihat yang akan terjadi, saat ini ia juga bisa melihat masa lalu, dengansangat detail, bahkan dengan tanpa menatap matanya, juga tanpa menyentuhnya. **********Dahulu, saat Kasbolah masih kecil, ia menganggap kemampuannya ituadalah anugerah. Dengannya, seolah ia bisa mengatur takdirnya sendiri. Ia barumenyadari bahwa itu merupakan kutukan ketika ia melihat kepala retak, darah, jalanan beraspal, kerumunan orang, mobil, dan air mata. Ia melihatnya setiap kalimenatap mata ibunya.Kasbolah meyakini pasti ada yang keliru dengan penglihatannya. Dikampungnya tidak ada jalan yang beraspal, dan tidak ada mobil. Jangankan aspaldan mobil, listrik saja masih belum ada. Yang menerangi kampungnya di malamhari hanyalah pancaran rembulan dan lampu uplik.  4 Dalam terang maupun gelap, dalam sepi maupun keramaian, dalam tidur maupun terjaga, bayangan kepala pecah bersimbah darah itu semakin lamasemakin tampak jelas. Sebisa mungkin ia berusaha agar apa yang ia lihat itu tidak pernah terjadi. Iamelarang ibunya agar tidak pergi ke mana-mana. Tapi, ibunya selalu bilang agar iatidak memercayai kekhawatiran, karena, kata ibunya, kekhawatiran atas apa yang belum terjadi itu datangnya dari setan. Ketakutan pada kekhawatiranmenunjukkan keimanan seseorang lemah.Kekhawatirannya kian bertambah ketika ia tahu ibunya akan pergi ke kota.Katanya, sudah saatnya Kasbolah diperkenalkan dengan ayah kandungnya. Dan, kekhawatirannya benar-benar terjadi. Dengan mata kepalanya sendiriia melihat bayangan yang menghantui selama ini. Ibunya kecelakaan saatmenyeberang jalan usai menziarahi makam suaminya, ayah kandung Kasbolah.Kemampuannya melihat apa yang tidak mampu dilihat orang lain itukemudian diyakininya sebagai kutukan. Kasbolah kemudian meminta nasehat dariKiai Mastur, tokoh masyarakat yang dituakan di kampungnya, kiranyakemampuannya itu bisa hilang.Kemampuan itu hilang setelah ia menjalani ritual-ritual yang diperintahkanoleh Kiai Mastur dan dibacakan wirid-wirid olehnya. Namun, Kiai Mastur tidak menjamin kemampuan itu hilang secara permanen. Ia bisa hadir lagi jikaKasbolah memiliki keinginan kuat untuk menguasai kemampuan itu lagi. Dan,untuk menghilangkannya lagi, ia harus bertapa di tempat yang sepi, yang tidak  pernah didatangi manusia.  5 Kasbolah merasa telah mencapai kemenangan. Bisa menjalani hidup sebagaimanusia normal, dengan indahnya menebak-nebak kejadian perkara. Ia mengiraending kehidupannya berakhir bahagia, padahal sebenarnya itu hanyamukaddimah dalam hidupnya.Menginjak usia remaja, Kasbolah jatuh cinta pada kembang desa dikampungnya. Cinta itu tumbuh begitu subur dan cepat berbunga. Siangnya selaluhabis oleh bayangan indah, dan malamnya tidak pernah terlewat oleh mimpimempesona. Cinta yang subur dan bertebaran bunga tetap saja terkubur jika tidak dinyatakannya. Sebagaimana remaja umumnya, mengungkapkan cinta pertamatidaklah semudah anjing menjulurkan lidah. Dalam kedamaian hatinya, tumbuhlah benih hasrat keingintahuan, apakah gadis yang dicintainya memiliki rasa yangsama atau tidak. Melihat senyumnya, sepertinya iya. Tapi begitu didekati, yangdicintainya selalu menghindarinya. Rasa itu terpendam hingga ia menjadi perjaka tua. Bahkan yang dicintainyasudah dua kali menjanda. Walau sudah janda, julukan “kembang desa” tidak  pernah luntur darinya. Mungkin karena dua kali pernikahannya tidak mengkaruniahkan putra, ia masih tampak begitu cantik dan menjadi rebutan pria- pria desa, yang masih lajang, duda, maupun yang masih memiliki istri. Mantap, akhirnya ia memutuskan untuk kembali lagi memiliki kemampuanyang sudah sangat lama hilang darinya. Hanya dalam sekejap, kemampuan itu punkembali.
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks
SAVE OUR EARTH

We need your sign to support Project to invent "SMART AND CONTROLLABLE REFLECTIVE BALLOONS" to cover the Sun and Save Our Earth.

More details...

Sign Now!

We are very appreciated for your Prompt Action!

x