Business

JURNAL WAWASAN NUSANTARA.docx

Description
JURNAL WAWASAN NUSANTARA.docx
Categories
Published
of 14
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  1 GEOPOLITIK DAN WAWASAN NUSANTARA Yulita Nur Saputri 1) , Safari Hasan,S.IP,MMRS 2) 1)  Ilmu Kesehatan Masyarakat,Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri 2) Staf Pengajar Institut Ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata Kediri  Jl.K.H. Wachid Hasyim 65 Kediri 64114 Jawa Timur Indonesia Email : yulitaputri482@gmail.com 1)  , safarihasan81@gmail.com 2)    Abstrak - Penulisan karya tulis ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan tentang Geopolitik atau yang  sering disebut dengan wawasan nusantara.   D alam implementasinya telah disusun suatu pemahaman yang disebut dengan Ketahanan Nasional yaitu dari rumusan  geostrategi. Geopolitik merupakan suatu sistem politik yang menitikberatkan pada aspek geografi/kewilayahan yang juga akan berdampak pada sistem kewilayahan di suatu negara.   Latar belakang yang mempengaruhi tumbuhnya konsepwawasan nusanatara yaitu aspek historis dan aspek  geografis serta sosial budaya. Artinya suatu wilayah dapat terbentuk karena ada suatu persaman tertentu baik segi  geografis,sosial budaya, bahkan sejarah. Terdapat suatu hal  yang bisa mempengaruhi Wawasan Nusantara, diantaranya adalah wilayah,geostrategi,dan perkembangan wilayah Indonesia beserta dasar hukumnya. Pada perkembangan wilayah inilah deklarasi Juanda dibuat sebagai pengganti ordonasi 1939 yang kemudian dikukuhkan pada UU No.4/Pp/1960 yang mengatur tentang batas-batas wilayah kelautan di Indonesia yang sebelumnya 3 mil menjadi 12 mil. Adapun juga tujuan dari Wawasan Nusantara yang  sudah terangkum pada UUD 1945 alinea 4, sedangkan  salah satu fungsinya adalah sebagai pedoman dalam semua kebijakan dan membina persatuan. Wujud penerapan Wawasan Nusantara terdapat di berbagai bidang seperti dalam bidang politik,ekonomi,sosial,dan pertahanan dan keamanan. Kata Kunci - Geopolitik,Geostrategi ,Ketahanan Nasional, Wawasan Nusantara  Abstract - Writing this paper aims to find out and explain about Geopolitics or what is often referred to as archipelago insight. In its implementation, an understanding has been developed which is called National Resilience, namely from the formulation of geostrategy. Geopolitics is a political  system that focuses on the geographical / regional aspects which will also have an impact on the territorial system in a country. The background that influences the growth of the concept of insight into nusanatara is the historical aspect and geographical and socio-cultural aspects. This means that a region can be formed because there is a certain connection both in terms of geographical, socio-cultural, even historical. There is a thing that can affect the  Archipelago's Insight, including the region, geostrategy, and the development of the Indonesian territory along with its legal basis. In this area development the Juanda declaration was made as a substitute for ordinance 1939 which was later confirmed in Law No.4 / Pp / 1960 regulating boundaries -based on the marine area in Indonesia which was previously  3 miles to 12 miles.. The purpose of the Archipelago Insight is already summarized in the 1945 Constitution paragraph 4, while one of its functions is as a guideline in all policies and  fostering unity. The manifestation of the implementation of  Archipelago Insights is found in various fields such as in the  fields of politics, economics, social affairs, and defense and  security. Keywords - Geopolitics, Geostrategy, National Resilience,  Archipelago Insight     2 1.   Pendahuluan   Semua negara di dunia bagaikan manusia,ia tidak akan bisa hidup sendiri. Keberlangsungan hidupnya ikut dipengaruhi juga oleh negara-negara lain, terutama negara-negara tetangganya atau negara yang berada dalam satu kawasan dengannya. Karena itulah diperlukan suatu sistem  politik yang berfungsi untuk mengatur hubungan antar negara-negara yang letaknya berdekatan atau negara tetangga. Sistem  politik tersebut dinamakan ‘Geopolitik’, yang mutlak dimiliki dan diterapkan oleh setiap negara dalam melakukan interaksi dengan sesama negara di sekitarnya.Termasuk Indonesia. Indonesia pun juga harus memiliki sistem geopolitik yang cocok diterapkan dengan kondisi bentuk negaranya yang  berupa negara kepulauan yang memiliki beribu-ribu pulau dan letak geografis negara Indonesia .  Geopolitik Indonesia biasa disebut dengan Wawasan  Nusantara. Wawasan Nusantara tidak mengandung unsur-unsur ekspansionisme (doktrin suatu negara dalam memperluas wilayah teritorialnya/pengaruh ekonominya dan  biasanya dengan cara agresi militer) [1]  maupun kekerasan.Cara  pandang bangsa Indonesia tentang diri maupun lingkungannya  berdasarkan ide nasionalnya yang dilandasi Pancasila dan UUD 1945, merupakan aspirasi bangsa Indonesia yang merdeka, berdaulat dan bermartabat serta menjiwai tata hidup dan tindak kebijaksanaannya dalam mencapai tujuan nasional. Wawasan nusantara juga sering dimaknai sebagai cara  pandang, cara memahami, cara menghayati, cara bertindak,  berfikir dan bertingkah laku bagi bangsa Indonesia sebagai hasil interaksi proses psikologis dan sosiokultural dengan aspek-aspek Astagatra .Unsur-unsur kekuatan nasional Indonesia dikenal dengan nama Astagatra yang terdiri atas Trigatra dan Pancagatra .  [2]   [1] https://id.wikipedia.org/wiki/Ekspansionisme diakses pada 04  November 2018 [ 2 ]  Pengertian Astragatra dan aspek aspeknya https://istiqomah196.blogspot.com/2014/04/pengertian-astragatra-dan-aspek-aspeknya.html diakses pada 04 November 2018   1.1 Rumusan Masalah Dari latar belakang yang telah ada, penulis merumuskan  beberapa permasalahan diantaranya : 1. Apakah pengertian Geopolitik ? 2. Apakah pengertian Wawasan Nusantara? 3. Apakah Latar Belakang Konsepsi Wawasan Nusantara ? 4. Apa saja Unsur-Unsur Dasar Wawasan Nusantara? 5. Apa saja Faktor-faktor yang Memengaruhi Wawasan  Nusantara? 6. Bagaimanakah Kedudukan dan Fungsi Wawasan  Nusantara? 7. Bagaimana Implementasi Wawasan Nusantara di Indonesia 1.2 Tujuan Penulisan Tujuan pembuatan jurnal ini adalah: 1. Untuk memenuhi tugas jurnal mata kuliah Kewarganegaraan 2. Untuk mengetahui pengertian Geopolitik 3. Untuk mengetahui pengertian Wawasan Nusantara 4. Untuk mengetahui latar belakang konsepsi Wawasan  Nusantara 5. Untuk mengetahui Unsur-Unsur Dasar Wawasan  Nusantara 6. Untuk mengetahui Faktor-faktor yang Memengaruhi Wawasan Nusantara 7. Untuk mengetahui Kedudukan dan Fungsi Wawasan  Nusantara 8. Untuk mengetahui Implementasi Wawasan Nusantara di Indonesia  3 2 . Pembahasan   2.1 Pengertian   Geopolitik    Geopolitik diartikan sebagai sistem politik atau  peraturan-peraturan dalam wujud kebijaksanaan dan strategi nasional yang didorong oleh aspirasi nasional geografik (kepentingan yang menitik beratkan pada pertimbangan geografi, wilayah atau territorial dalam arti luas) suatu Negara, yang apabila dilaksanakan dan berhasil akan berdampak langsung kepada system politik suatu Negara. Sebaliknya,  politik negara itu secara langsung akan berdampak pada letak geografis negara yang bersangkutan. Geopolitik berasal dari dua kata, yaitu “ geo ” dan “  politik  “.Membicarakan pengertian geopolitik,  berarti juga membahas mengenai masalah geografi dan politik. “Geo” artinya Bumi. Menurut Preston E. James, geografi mempersoalkan tata ruang, yaitu sistem dalam hal menempati suatu ruang di permukaan Bumi. Dengan demikian geografi  bersangkut-paut dengan interelasi antara manusia dengan lingkungan tempat hidupnya. Sedangkan politik,selalu  berhubungan dengan kekuasaan atau pemerintahan. Dalam studi Hubungan Internasional , geopolitik merupakan suatu kajian yang melihat masalah/hubungan internasional dari sudut pandang ruang atau geosentrik. Konteks teritorial di mana hubungan itu terjadi bervariasi dalam fungsi wilayah dalam interaksi, lingkup wilayah, dan hirarki aktor: dari nasional, internasional, sampai benua-kawasan, juga provinsi atau lokal. Dari beberapa pengertian di atas, pengertian geopolitik dapat lebih disederhanakan lagi. Geopolitik adalah suatu studi yang mengkaji masalah-masalah geografi, sejarah dan ilmu sosial, dengan merujuk kepada percaturan politik internasional .  Geopolitik mengkaji makna strategis dan politis suatu wilayah geografi, yang mencakup lokasi, luas serta sumber daya alam wilayah tersebut. Geopolitik mempunyai 4 unsur pembangun, yaitu keadaan geografis, politik dan strategi, hubungan timbal balik antara geografi dan politik, serta unsur kebijaksanaan.Suatu negara tidak akan pernah sama dengan negara yang lainnya dan tidak bisa dikatakan sempurna. Keadaan suatu negara akan selalu sejalan sesuai dengan kondisi dari wilayah geografis yang mereka tempati. Hal yang  paling utama dalam mempengaruhi kondisi suatu negara adalah kawasan yang berada di sekitar negara itu sendiri, atau dengan kata lain, negara-negara yang berada di sekitar (negara tetangga) memiliki pengaruh yang besar terhadap  penyelenggaraan suatu negara. 2.1.2 Pengertian Geopolitik Menurut Para Ahli Para ahli luar negeri telah memiliki pandangan tentang Geopolitik dan memiliki teori yang berbeda-beda diantaranya : a.    Frederich Ratzel (1844-1904) Frederich Ratzel merupakan seorang penggagas geopolitik sebagai ilmu bumi politik (Political Geography), peletak dasar-dasar suprastruktur geopolitik bahwa kekuatan suatu negara harus mampu mewadahi pertumbuhannya. Semakin luas ruang potensi geografi yang ditempati sekelompok politik (kekuatan), makin memungkinkan kelompok politik itu tumbuh. Negara sebagai suatu organisme yang memerlukan ruang hidup, mengenal proses lahir, hidup, dan mati. b.    Rudolf Kjellen (1864-1922) dan Karl Haushofer (1869-1946) Rudolf dan Karl mengembangkan geopolitik sebagai Geographical Politic yang menitik beratkan kepada analisis fenomena geografi dari aspek politik geografi menyangkut kependudukan, ekonomi sosial, dan pemerintahan, bahwa negara tidak sekedar satuan biologis juga mempunyai inteketualitas. c.    Rudolp Kjellen (1864-1922) Menurut Rudolp Kjellen, Geopolitik dipandang sebagai suatu istilah adalah singkatan dari Geographical Politic, yang  4 dicetuskan oleh seorang sarjana ilmu politik Swedia bernama Rudolp Kjellen pada 1900, dalam rangka mengemukakan suatu system politik yang menyeluruh, meliputi demopolitik, ekonomopolitik, sosiopolitik, kratopolitik, termasuk juga geopolitik. Kjellen melanjutkan ajaran Ratzel tentang teori organisme. Kjellen menegaskan bahwa negara adalah suatu organism yang dianggap sebagai “prinsip dasar”.   d.    Karl Haushofer (1869-1946) Sedangkan menurut Karl Haushofer, Geopolitik adalah landasan ilmiah bagi tindakan politik dalam perjuangan demi kelangsungan hidup suatu organisasi negara untuk memperoleh ruang hidupnya (lebensraum)”. Konsep geopolitik yang dikembangkan oleh Karl Haushofer mencakup seluruh system politik pandangan Kjellen. Geopolitik bertumpu pada geografi sosial (hukum geografis), mengenai situasi, kondisi, atau konstelasi geografi dan segala sesuatu yang dianggap relevan dengan karakteristik geografi suatu Negara. Sebagai Negara kepulauan, dengan masyarakat yang  berbhinneka, Negara Indonesia memiliki unsur-unsur kekuatan sekaligus kelemahan. Kekuatannya terletak pada  posisi dan keadaan geografi yang strategis dan kaya sumber daya alam. Sementara kelemahannya terletak pada wujud kepulauan dan keanekaragaman masyarakat yang harus disatukan dalam satu bangsa dan satu tanah air, sebagaimana telah diperjuangkan oleh para pendiri Negara ini. Dorongan kuat untuk mewujudkan persatuan dan kesatuan Indonesia tercermin pada momentum sumpah pemuda tahun 1928 dan kemudian dilanjutkan dengan perjuangan kemerdekaan yang  puncaknya terjadi pada saat proklamasi kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945.   Penyelenggaraan Negara kesatuan Republik Indonesia sebagai system kehidupan nasional bersumber dari dan  bermuara pada landasan ideal pandangan hidup dan konstitusi Undang-Undang Dasar 1945. dalam pelaksanaannya bangsa Indonesia tidak bebas dari pengaruh interaksi dan interelasi dengan lingkungan sekitarnya, baik lingkungan regional maupun internasional. Dalam hal ini bangsa Indonesia perlu memiliki prinsip-prinsip dasar sebagai pedoman agar tidak terombang-ambing dalam memperjuangkan kepentingan nasional untuk mencapai cita-cita dan tujuan nasionalnya. Salah satu pedoman bangsa Indonesia adalah wawasan nasional yang berpijak pada wujud wilayah nusantara sehingga disebut dengan wawasan nusantara. Kepentingan nasional yang mendasar bagi bangsa Indonesia adalah upaya menjamin persatuan dan kesatuan wilayah, bangsa, dan segenap aspek kehidupan nasionalnya. Karena hanya dengan upaya inilah bangsa dan Negara Indonesia dapat tetap eksis dan dapat melanjutkan perjuangan menuju masyarakat yang dicita-citakan.   Oleh karena itu, wawasan nusantara adalah geopolitik Indonesia. Hal ini dipahami berdasarkan pengertian bahwa dalam wawasan nusantara terkandung konsepsi geopolitik Indonesia, yaitu unsur ruang, yang kini berkembang tidak saja secara fisik geografis, melainkan dalam pengertian secara keseluruhan (Suradinata; Sumiarno: 2005). 2.2. Pengertian Wawasan Nusantara   Istilah wawasan berasal dari kata ‘wawas’ yang artinya  pandangan, tinjauan, atau penglihatan . kata ini kemudian membentuk kata ‘mawas’ yang artinya memandang, meninjau, atau melihat, atau cara melihat. Penamaan Nusantara kita dapatkan dari Sumpah Palapa Patih Gajah Mada yang diucapkan dalam upacara pengangkatannya menjadi Patih Amangkubumi Kerajaan Majapahit (tahun 1258 Saka/1336 M) yang tertulis di dalam Kitab Pararaton.Nama Nusantara  berasal dari dua kata bahasa Sanskerta, yaitu nusa  yang berarti “pulau” dan   antara   yang berarti “luar”.  Nusantara digunakan untuk menyebut pulau-pulau di luar Majapahit (Jawa). [3]    Antara  artinya juga menunjukkan letak anatara dua unsur. Jadi istilah nusantara dipakai untuk menggambarkan [3] Arti Nama Indonesia,Nusantara dan Asal-Usulnya https://legendanusantara.wordpress.com/legenda-nusantara/arti-nama-indonesia-nusantara-dan-asal-usulnya/ diakses pada 04  November 2018  5 kesatuan wilayah perairan dan gugusan pulau-pulau Indonesia yang terletak diantara samudra Pasifik dan samudra Indonesia, serta diantara benua Asia dan benua Australia. Jadi, Nusantara dipakai untuk menggambarkan kesatuan wilayah perairan dan gugusan pulau-pulau Indonesia yang terletak diantara dua benua, yaitu benua Asia dan Australia dan dua samudera, yaitu Samudera Hindia dan Pasifik. Berdasa rkan pengertian modern, kata “Nusantara” digunakan sebagai pengganti nama Indonesia.   Apakah wawasan Nusantara itu? Secara konsepsional wawasan nusantara (Wasantara) merupakan wawasan nasionalnya bangsa Indonesia. Perumusan wawasan nasional  bangsa Indonesia yang selanjtnya disebut Wawasan Nusantara itu merupakan salah satu konsepsi politik dalam ketatanegaraan Republik Indonesia.   Sebagai Wawasan nasional dari bangsa Indonesia maka wilayah Indonesia yang terdiri dari daratan, laut dan udara diatasnya dipandang sebagai ruang hidup (lebensraum) yang satu atau utuh. Wawasan nusantara sebagai wawasan nasionalnya bangsa Indonesia dibangun atas pandangan geopolitik bangsa. Pandangan bangsa Indonesia didasarkan kepada konstelasi (keadaan) lingkungan tempat tinggalnya yang menghasilakan konsepsi wawasan Nusantara. Jadi wawasan nusantara merupakan penerapan dari teori geopolitik  bangsa Indonesia.   Sedangkan terminologis, Wawasan menurut beberapa  pendapat sebagai berikut :   1.   Menurut  prof. Wan Usman, “Wawasan  Nusantara adalah cara pandang bangsa Indonesia mengenai diri dan tanah airnya sebagai Negara kepulauan dengan semua aspek kehidupan yang beragam.”   2.   Menurut GBHN 1998 , Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya, dengan dalam  penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat,  berbangsa, dan bernegara.   3.   Menurut Samsul Wahidin pengertian wawasan nusantara adalah cara pandang, cara memahami, cara menghayati, cara bersikap, bertindak, berpikir dan  bertingkah laku bagi Bangsa Indonesia sebagai hasil interaksi proses-proses psikologis, sosiokultural dalam arti yang luas dengan aspek-aspek asta grata.   4.   Menurut Munadjat Danusaputro, pengertian wawasan nusantara adalah cara pandang Bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya dalam eksistensi yang serba terhubung serta pemekarannya di tengah-tengah lingkungan tersebut berdasarkan asas nusantara.   5.   Menurut Srijanti, Kaelan, dan Achmad Zubaidi arti wawasan nusantara adalah cara pandang Bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya  berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta sesuai dengan geografi wilayah nusantara yang menjiwai kehidupan bangsa dalam mencapai tujuan atau cita-cita nasionalnya.   6.   Menurut Sumarsono definisi wawasan nusantara adalah nilai yang menjiwai segenap peraturan  perundang-undangan yang berlaku pada setiap strata di seluruh wilayah negara, sehingga menggambarkan sikap dan perilaku, paham serta semangat kebangsaan atau nasionalisme yang tinggi yang merupakan identitas atau jati diri Bangsa Indonesia.   7.   Menurut M. Panggabean pengertian wawasan nusantara adalah doktrin politik bangsa Indonesia untuk mempertahankan kelangsungan hidup Negara Republik Indonesia, yang didasarkan pada Pancasila dan UUD 1945 dengan memperhitungkan pengaruh geografi, ekonomi, demografi, teknologi dan kemungkinan strategik yang tersedia.   8.   Menurut Akhadiah MK, pengertian wawasan nusantara adalah cara pandang Bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungannya sesuai dengan ide nasionalnya, yaitu Pancasila dan UUD 1945, sebagai aspirasi suatu bangsa yang merdeka, berdaulat dan  bermartabat di tengah-tengah lingkungannya, yang
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks