Documents

Majalah_Penilai_Juni2013

Description
majalah untuk appraisal
Categories
Published
of 60
All materials on our website are shared by users. If you have any questions about copyright issues, please report us to resolve them. We are always happy to assist you.
Related Documents
Share
Transcript
  1 MEDIA PENILAI  Edisi Juni / TH.VIII / 2013  2 MEDIA PENILAI  Edisi Juni / TH.VIII / 2013  3 MEDIA PENILAI  Edisi Juni / TH.VIII / 2013 Redaksi Media Penilai menerima tulisan, artikel, pengalaman profesional serta informasi terkait dengan profesi penilai.Diharapkan tulisan yang dikirim ke redaksi Media Penilai harap melampirkan identitas diri beserta CV penulis. Terima kasih. Pelindung:  Pengurus Pusat MAPPI – Pemimpin Redaksi:  Ir. Karmanto, M.Ec. Dev, MAPPI (Cert.) – Sekretaris Redaksi:  R.A. Dewi Kencanawati, SE, MAPPI (Cert.) – Dewan Redaksi:  Ir. Karmanto, M.Ec. Dev, MAPPI (Cert.), Muhammad Adlan, M.Ec. Dev, SSi, MAPPI (Cert.), R.A. Dewi Kencanawati, SE, MAPPI (Cert.), Ir. Budi Prasodjo, M.Ec. Dev. MAPPI (Cert.), Iwan Bachron, SE, MAPPI (Cert.), Yudistira Ananda, SE, Ak MAPPI (Cert.), Bunga Budiarti, SE  – Redaksi:  Suharto, Mukhlisin – Desain Grafs:  Arif Maulana – Distribusi:  Sekretaris MAPPI  – Alamat Redaksi:  Wisma Penilai, Jl. Kalibata Raya No. 11-12 E Jakarta Selatan, Telp: 021-7949079, Fax:  021-7949081 – Website:  www.mappi.or.id – e-mail:  media_penilai@yahoo.com Majalah Penilai diterbitkan oleh Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI), dibagikan secara gratis untuk kalangan anggota serta stakeholder profesi penilai D A F T A R I S I Menyambut Standar Baru P ada April 2013, Pengurus Pusat Masyarakat Profesi Penilai Indonesia (MAPPI) mengesahkan Standar Penilaian Indonesia (SPI) 2013. SPI baru yang menggantikan SPI 2007 mulai berlaku efektif pada November nanti. Guna menyambut pember-lakuan standar baru tersebut, Pusat Pembinaan Akuntan dan Jasa Penilai (PPAJP) Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan gencar mengadakan kegiatan sosialisasi. Kegiatan sosialisasi dilaksanakan sebanyak enam kali di Bogor dan Bandung, Jawa Barat, mulai Mei hingga Juli nanti. Tujuannya, begitu nanti mulai efektif berlaku, semua penilai sudah memahami dan menguasai, sehingga dapat menerapkannya dalam kegiatan penilaian. Pendeknya, terhitung mulai November nanti, seluruh kegiatan penilaian sudah harus mengacu dan didasarkan pada ketentuan-ketentuan yang diatur dalam SPI 2013. Guna turut menyambut dan menyukses pemberlakuan standar baru tersebut, Majalah  Media Penilai dalam Rubrik  Laporan Khusus  mengangkat topik tentang SPI 2013 tersebut. Diturunkan dalam  beberapa tulisan, laporan ini membahas secara mendalam dan detail hal-hal yang berkaitan dengan SPI 2013. Diharapkan, melalui laporan tersebut, tersaji referensi yang cukup baik  bagi profesi penilai maupun  stakeholder   lain untuk memahami keberadaan SPI 2013 ini. Dan, mari bersama-sama kita sambut standar profesi yang baru ini.Di sini kami juga menginformasikan,  Laporan Utama  kali ini mengangkat topik tentang  bisnis pertambangan batu bara. Dalam beberapa tahun terakhir, usaha tambang batu bara booming   dan produk batu bara menjadi komoditas primadona di pasar ekspor. Namun,  belakangan, bisnis tambang ini terguncang lantaran harga batu bara di pasar internasional terus merosot. Lanskap bisnis tambang batu bara ini kami laporkan agar dapat menjadi referensi bagi  profesi penilai yang telah dan akan banyak melakukan kegiatan penilaian di lingkungan usaha tambang batu bara. Dengan demikian, informasi tersebut dapat membantu dan memudahkan  penilai dalam melakukan penilaian.Pada rubrik-rubrik lain,  Media Penilai  edisi ini juga menyajikan berbagai laporan penting dan menarik, seperti penilaian pesawat terbang, artikel-artikel yang berkaitan dengan bidang  penilaian, dan dinamika yang terjadi di lingkungan asosiasi. Diharapkan, semua laporan tersebut memperkaya khazanah informasi dan pengetahuan di bidang penilaian.Selamat membaca. n  LAPORAN UTAMA4 – 11 Mencermati Fenomena Harga Properti di Ibu Kota12 – 14 TB Simatupang, dan Primadona Baru....15 – 18 Bila Harga Lahan Tak Terkendali...19 – 21 Tersebab Harga Tanah Dikendalikan Pasar  n  WAWANCARA22 – 26 “Bisnis Perumahan itu Never Ending Story” n  PROFIL27 – 28 Bidan Para Master Penilai n  ARTIKEL29 – 35 Strategi Profesi Penilai dalam Mencegah Korupsi dan Kejahatan Perbankan n  INFO MAPPI36 Seminar Banjir dan Harga Properti n  LAPORAN KHUSUS37 – 41 Problem Daerah Memungut PBB42 – 44 Mari Bermain di NJOP n  ARTIKEL45 – 51 Optimalisasi Aset Dalam Perspektif UUPA n  INFO MAPPI52 – 53 Selamat Datang USP Baru n  ARTIKEL56 – 58 Implementasi    F   I   L   E   L   A   M   A  4 MEDIA PENILAI  Edisi Juni / TH.VIII / 2013 L A P O R A N U T A M A Galaunya Bisnis Batu Bara Didera tren penurunan harga dan stok yang kian melimpah, usaha tambang batu bara nasional mulai limbung. Dikhawatirkan, cadangan batu bara akan cepat ludes tanpa banyak memberi manfaat bagi kepentingan ekonomi nasional. Diperlukan adanya kebijakan dan pengaturan yang visioner. G alau. Satu kata yang pas buat menggambarkan kondisi usaha tambang batu bara di Indonesia saat ini. Banyak faktor yang menyebabkan bisnis batu bara kian tak menentu, mulai dari tren kemerosotan harga di pasar dunia, stok yang kian melimpah karena pemainnya semakin banyak, gejolak ekonomi kawasan, hingga regulasi yang tumpang tindih dan tidak visioner. Dalam beberapa bulan terakhir, di sejum-lah daerah yang menjadi sentra tambang batu  bara diberitakan mulai terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan, bah-kan mungkin ribuan, para pekerja tambang  batu bara. Di Kalimtan Selatan, misalnya, saat ini tercatat ada sekitar 70 ribu orang yang bekerja di pertambangan batu bara. Dari  jumlah itu, diperkirakan sebanyak 25 pekerja akan terkena PHK pada tahun 2013 ini. Di daerah lain, juga dilaporkan banyak perusa-haan tambang batu bara mulai merumahkan karyawannya.Itulah salah satu dampak dari merosotnya
We Need Your Support
Thank you for visiting our website and your interest in our free products and services. We are nonprofit website to share and download documents. To the running of this website, we need your help to support us.

Thanks to everyone for your continued support.

No, Thanks